10:55 pm - Saturday May 25, 2013

Sabotase Listrik saat Warga Tadarus, Turis AS Diancam Pasal Penghinaan

Thursday, 2 September 2010 8:21 | Warta | 1 Comment | Read 749 Times

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Turis asal Amerika Serikat (AS), Gregory Llyod Luke (50 tahun) yang sedang berlibur diusir warga sekitar. Pasalnya, Gregory mengganggu peribadatan masyarakat yang sedang melakukan tadarus di salah satu mushala desa.

Menurut Kepala Bidang Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Marwoto Soeto, Gregory melakukan aksinya karena merasa terganggu dengan tadarus warga.

Pada Ahad (22/8), sekitar pukul 20.30 WIB, warga kampung tembeluk, Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten Loteng, Nusa Tenggara Barat, yang melakukan tadarus dikejutkan oleh aksi Gregory yang melontarkan makian kasar dan memutuskan aliran listrik mushala. “Dia merasa tidak nyaman akhirnya marah-marah dulu. kemudian memutuskan aliran listrik (mushala),” ungkap Marwoto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/8).

Tidak terima dengan perlakuan Gregory, Warga kemudian membalas. Warga lantas meluapkan emosi dengan merusak rumah penginapan Gregory dan mengusirnya dari lokasi. “Setelah itu, Gregory diamankan di hotel oleh polisi,” tambah Marwoto.

Polisi pun melakukan pemeriksaan terhadap turis asing tersebut. Namun sayangnya, belum ada penetapan tersangka terhadap yang bersangkutan. Marwoto mengungkapkan, Gregory sebenarnya bisa menjadi tersangka karena melakukan penghinaan.

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: , ,

Anda mungkin juga menyukaiclose

Switch to our mobile site