Penetapan Awal Ramadhan 1432 H,Ajang Ibadah Atau Kontroversial?

Thursday, 28 July 2011 21:47 | Opini | 4 Comments | Read 1054 Times

menentukan awal ramadhanTanbihun – “Barang siapa merasa senang dengan datangnya ramadhan, maka diharamkan jasadnya masuk neraka” (belum jelas ini hadis). Bulan yang menuai berkah, pahala, dan kemuliaan di sisi Allah swt. Banyak cara dan ideal untuk mengetahuinya. Bahkan dalam komentar Dr. Ali Mustafa Ya’kub menyebutkan ada tujuh penetapan awal ramadhan tahun ini (lihat di situs MUI). Mulai dari rukyatul hilal, ikmal syakban, imkanurrukyah, wujudul hilal, dugaan adanya hilal, ilham Sang Guru Tarekat, dan kemauan bersama.

Tampaknya, bulan dan tahun ini, mereka buat sebagai ajang kontroversial dan egoisme partai atau gerakan tertentu. Quran dan hadis tidak lagi menjadi pedoman. Cukup pandangan dan rokyu saja.

Hal ini bisa disebabkan beberapa hal di antaranya:

a)     Ketidakpuasan oknum dengan ketetapan pemerintah. Maka perlu solusi cepat. Misalnya diskusi bersama dengan pemaparan urgensi kesatuan madzhab dalam hal ini. Kemudian mencetuskan undang-undang khusus mengenai masalah istbatu ramadhan dan bulan lainnya.

b)    Fanatik buta satu komunitas terhadap ketua mereka. Mungkin solusinya adalah membenahi “Sang Kepala” dalam berijtihad penetapan awal ramadhan.

c)     Perbedaan manhaj (metode) penetapan bulan dari setiap pengajar ilmu falak. Maka di antara solusi yang harus diterapkan adalah mencari titik temu dengan menggunakan dalil lain, misalnya teropong, atau semacamnya. Artinya bukan ilmu falak murni, namun ditopang dengan sains tekhnologi yang ada.

Pertanyaan yang timbul:

  1. Akankah perbedaan awal ramadhan seperti ini termasuk kategori ikhtilaf yang membawa rahmat?
  2. Kapan perbedaan seperti ini bisa diselesaikan? Apakah cukup mulai dari diri kita atau semuanya tergantung pemerintah?
  3. Apakah ketujuh dasar di atas mempunyai tendensi kuat dalam syariat?

Dan jawaban yang paling mudah adalah: Entahlah ! yang jelas kami mengikuti yang berilmu.

Wallahu a’lam.

Hamba Allah

Fuqohak@gmail.com

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

Anda mungkin juga menyukaiclose

Switch to our mobile site