1:37 pm - Sabtu,18 Mei 0030

Cerpen:Berselingkuh Dengan Facebook

Kamis, 24 Februari 2011 17:01 | Bebas | 5 Comments | Read 315 Times

Tanbihun - Malam itu kang ipul menghidupkan laptop yang baru dibelinya 3 bulan yang lalu, sementara parlan asik mengamati sang jago game online ini menacapkan usb modem dilaptopnya. Tak seberapa lama laptop pun terkoneksi ke internet dengan sinyal very good, kang ipul langsung membuka mozilla firefox update versi 4 yang paling gress tool penjelajah kesukaannya. Parlan yang gaptek cuma bisa melongo sambil kedal-kedul menghisap rokok kreteknya.

“aku diajari ya kang?biar bisa menjelajah kaya’ sampeyan” pinta parlan yang memang sudah ngebet ingin diajari berselancar didunia maya

“yo,ojo kwatir,tenang baelah” kang ipul menjawab sambil matanya tetap fokus kejendela browser yang sudah mulai nongol isi halamannya

“buka tanbihun.com kang”.ucap parlan sambil menggeser posisi duduknya tepat disamping kang ipul

“buka facebook aja lan,di FB kita bisa chatting,update status dan komentari status teman, asik lho lan”. kata kang ipul menjelaskan

“lho katanya beli laptop biar bisa nulis ditanbihun.com,koq malah FB-an dulu?nanti keasyikan malah lupa dengan niat awal lho kang?”

“nanti aja nulisnya,intermezo dulu lan,cari hiburan dulu,refreshing kan ga salah lan?”

“yo kang ipul memang ndak salah,tp aku cuma heran,dulu saat belum punya laptop sampai begadang diwarnet nulis ditanbihun,sampai dibela-belain ngutang segala,sekarang giliran sudah punya laptop koq malah “berselingkuh” dengan FB, piye to kang?”. protes parlan yang memang fans berat blog tanbihun online

“mboh yow…. lan… sekarang rasanya koq males nulis,boro-boro nulis baca atau komen saja sudah males,memang kamu ga salah lan, dulu aku paling betah nongkrong ditanbihun,tapi setelah punya akun fb,jadi lupa dengan tanbihun,lagi pula sekarang teman-teman di tanbihun juga pada hijrah di fb,para penulisnya juga sudah tidak produktif lagi,pada sibuk kali ya lan?”

“ah sampeyan itu cuma cari pembenaran wae,namanya orang istiqomah ya tidak tergantuung dengan situasi dan kondisi,seperti de sugi yang selalu datang kemasjid sebelum subuh,ndak peduli hujan angin,beliau tetap konsisten dengan tugasnya”. parlan nerocos tanpa kendali

“wuihhhh… kamu sudah pinter ya lan?kaya’ politikus aja?

“kan sampeyan yang ngajarin?”

“hahahahahha…. tapi benar katamu lan,3 bulan terakhir ini aku sudah keasyikan dengan facebook,yo wis sekarang kita buka Tanbihun.com yo lan,coba ada berita terbaru apa sekarang?”

“wadow tampilanya koq sudah berubah yo kang?” ucap parlan sambil mendekatkan mukanya ke layar laptop

“tuh lihat lan,artikelnya masih itu-itu saja kan?kalau pun ada update artikel tetap sepi dari diskusi,ga seperti dulu lan, coba kita lihat diskusi yang sempat ramai,kita buka link yang ini Rifaiyah diantara Muhammadiyah dan NU ya lan? juga yang ini Perkembangan Kasus Tahlil Haram, semua aktif memaparkan pengetahuan dan pendapatnya.”

“iyo … yo kang…… aku koq jadi terbawa suasana kang,aku merasa duduk disatu majlis ta’lim yang sedang “ngonce’i” (mengupas) ilmu Alloh yang Maha luas,s eakan-akan aku duduk dinatara para santri yang sedang bahtsul-masa’il.” kalimat parlan terbata-bata,air mata bening tak mampu dibendung oleh kedua kelopak mata parlan,ia pun jatuh mengalir dikedua pipinya

“udah lan jangan cengeng begitu dong,kaya’ ibu-ibu nonton sinetron wae”. kalimat kang ipul menyeka aliran air mata parlan

“aku cuma terharu kang,seandainya para santri,sarjana,ustadz,kyai mau berbagi ilmu pengetahuan dan pengalamannya dengan cara ditulis dan di posting di blog ini,lalu didiskusikan,hmmmm….. insya Alloh akan banyak manfaatnya yo kang,terutama buat aku yang baru bisa ngaji “irengan” itupun masih grathul-grathul(membaca nadhoman yang ditulis berwarna hitam,dan masih belum lancar)”.

“wis lan….. aku koq jadi terbayang Syaikhina Ahmad Rifa’i, dulu beliau dengan tekad baja,dengan hati ikhlash merangkum ilmu-ilmu agama islam kedalam bahasa jawa,untuk mempermudah umat agar bisa cepat memahami dasar-dasar ilmu syari’at, tapi aku sebagai muridnya koq pasif, tidak bisa meneledani semangat beliau dalam mensyi’arkan agama Alloh.”

“iyo kang,sekarang kita malah ndak paham dengan bahasa jawa yang ada dalam kitab-kitab beliau,seharusnya dibikin bahasa indonesia,biar lebih banyak dibaca dan dipahami oleh orang banyak,bukan cuma orang jawa,lha wong jowo banyak yang ndak paham dengan bahasa jowo koq”.

“mbah Rifa’i pasti senang kalau hasil karyanya tersebar luas yo lan?” ucap kang ipul mulai terbata-bata,menandakan dia menahan haru dalam dadanya

“aku koq mau nangis lagi kang,jangan ditertawakan yo kang?”

“iyo lan, aku yo pengin nangis,ayo nangis bareng lan”.

Sukorejo, 24 Februari “11

Oleh : em.yazid

Guru Online
Sebarkan Dan Simpan Dalam Bentuk Word & Pdf !

Penulis:

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

stop selingkuh (25),cerpen tentang facebook (2),stop game online (1)

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda

Masukkan email disini,jangan lupa cek email anda untuk pengaktifannya :

Delivered by FeedBurner