Tanbihun.com – Sering kali, disaat bertemu dengan beberapa kawan, terlempar sebuah celetukan yang hangat sederhana namun butuh pemikiran tajam untuk menjawabnya.
Kenapa sih umat Islam ngga maju-maju…???
jawaban pertanyaan ini sebenarnya sangat banyak dan beragam, namun bila dirunut maka yang menjadi biang keladi kemunduran Islam adalah kejumudan dalam berfikir dimana pengaruh dominannya adalah sikap Ta’ashub terhadap pendapatnya, dengan tanpa mau mengindahkan pendapat orang lain yang berbeda pendapat dengannya. Perbedaan pandangan agama dan perbedaan madzhab yang terjadi dikalangan muslim yang disikapi dengan cara berlebihan merupakan cikal bakal dari penyakit-penyakit pemikiran yang dapat menyebabkan kemunduran Islam.
Penyakit Jumud merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang menimpa alam pemikiran kaum Muslimin sebab kebekuan berfikir ini bisa menimbulkan perselisihan dan dapat mencabik-cabik persatuan umat hanya dalam rangka membela pendapatnya semata.
Kebebasan berijtihad dan toleran terhadap pandangan orang lain harus dikembangkan sebab dengan cara begitu semua ilmu yang terrangkum dalam al-Qur’an dapat tereksplorasi dengan baik, bukan hanya dalam batas teoritis semata namun juga harus dalam bentuk terapan. Dengan begitu tidak ada lagi dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama. Semua ilmu bersumber dari Al Qur’an, oleh karena itu orang muslim wajib untuk menelaah dan mendalami berbagai bidang ilmu baik itu sains, ilmu sosial, ilmu humaniora maupun ilmu agamanya.



Sejutu bngt! Orang yg hanya tahu HITAM dan PUTIH tak mengherankan akan terkaget-kaget saat melihat yg berWARNA-WARNI. fiqih itu luas,tdk kaku,tp karna keterbatasan ilmu dan pemahaman sering menimbulkan pertentangan antar umat krn masalah khilafiah.. bahkan para musuh islam sengaja mempelajari hal ini dan menggunakan khilafiah ini sbg alat pemecah belah umat. kalau sehari2 kt hanya memperdebatkan perbedaan,tak ada waktu untuk kt berfikir maju menghadapi perkembangan zaman dgn menghasilkan karya karya ilmiah’