1:38 pm - Tuesday July 29, 2014

Mengapa harus menghujat

Monday, 15 March 2010 7:52 | Bebas, Rifaiyah | 8 Comments | Read 2073 Times
tanda-tanya

Mengapa masih menghujat?

Perbedaan pendapat dan pemikiran adalah hal yang lumrah bahkan diakomodasi oleh Al Qur’an. Sebagai contoh batas iddah bagi perempuan yang dicerai oleh suaminya disebutkan oleh al Qur’an dengan kata tsalaastati quruu’. padahal makna quruu’ sendiri dalam bahasa Arab itu musytarok bisa berarti haidh juga bisa berarti suci. oleh sebab itu maka Imam Asy Syafii memberikan makna suci pada lafadh quruu’, sementara imam Ahmad memberikan makna haidh.

Hal-hal yang sifatnya masih dhoniyyuddalaalah maka masih sah untuk diperdebatkan, apalagi kalau hal itu tidak dijumpai nash atau dalil yang shorih karena memang permasalahan itu belum muncul dizaman Nabi. perbedaan pemahaman, pemikiran dan penafsiran dalam masalah ini masih dapat ditoleransi sepanjang mengacu kepada kaidah-kaidah yang baku yang telah disepakati.  Adapun suatu perkara yang qoth’iyyutsubuut ataupun qath’iyyuddalaalah harus kita terima apa adanya dan tidak menerima ijtihad sama sekali, seperti sholat lima waktu, puasa Romadhon dsb.

Dewasa ini, semenjak arus informasi mendobrak peradaban kita dan pemikiran serta pemahaman agama semakin beragam macamnya, muncul ke depan sekelompok golongan yang dengan sangat radikal menghujat golongan lain, membid’ahkan bahkan mengkafirkan, padahal mereka yang disesatkan adalah ahlul qiblat, berTuhan hanya kepada Alloh dan bernabikan Muhammad saw. mereka mengklainm bahwa golongan mereka lah yang paling benar dan paling sesuai dengan amaliyah Nabi sementara yang lain tidak.

Bila setiap perbedaan pemahaman dan pemikiran harus disikapi dengan menghujat, maka yang terjadi adalah tumbuh suburnya akhlakudzamiimah di kalangan umat islam sendiri. Rasa persaudaraan dan persatuan akan luntur, hingga yang tersisa hanyalah sikap saling mencurigai satu sama lain.

Oleh sebab itu, silahkan anda berbeda dengan kami, namun kita tetap saudara. Perbedaan justru akan membuat Islam makin indah dan kokoh.

Wallahu a’lam

Share on :

About

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

tanda tanya,mengapa,kartun tanda tanya

BACA JUGA!close