Mengenal “SOMAT” (Serombongan Anak Muda Tarajumah) | Media Dakwah Rifaiyah

Mengenal “SOMAT” (Serombongan Anak Muda Tarajumah)

Februari 3rd 2010 | Posted by em.yazid
re-exposure-of-dsc00147

Pegang tanganku Kawan !

Ngawinan, adalah sebuah dusun di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Kurang lebih setengah kilometer ke arah Kota Bandungan dari dusun ini terdapat Terminal Agribisnis. Pusat terjadinya transaksi jual beli sayur mayur terbesar se-Jawa Tengah. Dusun ini pertama dibedol oleh Nyai Tangkisan yang makamnya terletak di bilangan sawah Lor Omah. Kurang lebih 500 jiwa penduduk tinggal di dusun ini. Memiliki jumlah 4 rukun tetangga/RW 04. Tercatat 100% penduduk beragama Islam ta’at. Kegiatan agama pun seringkali diadakan di dusun ini. Tidak lebih setiap minggunya terselenggara acara-acara keagamaan tentang beberapa pengajian hukum syari’ah, ketauhidan, maupun tentang tasawwuf dan lain-lain. Dengan memiliki kepercayaan menganut faham Ahlusunnah Wal Jama’ah -fiqih dari madzhab arba’ah, tauhidnya Imam Asy’ari dan tasawwufnya Imam Junaedi Al Baghdadi. Dengan satu panutannya K.H Ahmad Rifa’i yang menerjemahkan sekaligus menjelaskan tentang isi dari kitab para imam tersebut. Sering mereka menyebutnya kitab irengan. Tidak lain, dengan para pengajar santri Mbah Rifa’i yang tidak kalah ‘alimnya.

Bicara tentang “Somat” (serombongan anak muda tarajumah), lahir dari sebuah perkumpulan tim sepak bola Ngawinan. Yang hingga kini dijadikan simbol bagi mereka anak-anak muda Ngawinan. Tidak lain para pemuda ini menganut taslim dari ajaran K.H Ahmad Rifa’i. Sering diantara mereka mengikuti pengajian-pengajian ala ajaran A. Rifa’i di masjid maupun di beberapa mushola yang ada di dusun ini. Selain mudah dipahami tentang pengajian ini, karena bahasa kitab irengannya pun memakai bahasa jawa (baca : arab pegon-red). Sikap saling gotong royong dari anak-anak muda ini pun sangat kentara dan kental. Dilihat dari mereka sering mengikuti bahu-membahu membersihkan masjid, membersihkan sanitasi dusun sendiri dan lain-lain. Sikap ini terukir di benak para anak-anak muda dusun ini, sehingga seperti acara-acara bulan suci Ramadlan maupun hari-hari besar agama islam lain pun terlaksana dengan gegap gempita. Kekompakan mereka adalah penerus generasi Rifaiyah di seantero dunia pada umumnya dan Ngawinan khususnya.

Tanbihun tan keno ora wong nejo ngibadat
Arep mepeki sekehe rukun lan syarat

Sekeh rukun lan bathale weruhe dihajat
Sucine banyu wajib dihimmat

Utawi banyu kang sah ginawe sucine
Iku banyu pepitu warno wilangane

Banyu udan banyu segoro banyu kaline
Banyu sumur banyu sumberan tinemune

Banyu bon banyu burud iku kinaweruhan
Lamun durung paham moko wajib pitakonan

Barang ngelmu pahame saking guru pituturan
Takon mareng ngalim ngadil kaparcayaan

Dan sederet bait kitab irengan lainnya yang sering terdengar di seantero dusun ngawinan sebelum pengajian dimulai oleh lantunan para pemuda Rifaiyah Dusun Ngawinan.

Kata orang, perjalanan masih panjang. Sebagai pemuda tetap menjalankan segala yang terbaik. Untuk mereka yang terlupa dan bangsa yang haus akan air pengetahuan para pemuda. Mari sudah saatnya bersama-sama dengungkan yel-yel perdamaian dan keberlanjutan Somat. Hingga pada akhirnya malaikat membantu kemulusan jalan kita ke surga Allah Sang Maha Pengampun.

Oleh : Nanang Azzawij

Artikel Terkait

Pengembaraan Mencari Kitab Riayah

Malam itu bulan purnama begitu sempurna. Terlihat cahayanya berpendar menerangi kolong langit. Sesekali segulungan awan bergerak menutupi keelokannya. Cahaya itu membangunkan yang tidur, juga menidurkan yang siang hari bertebaran. Aku terus saja mempercepat langkahku. Sudah terasa remuk redam balung-balung yang sudah dua puluh jam tak dihempaskan [...]

10 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Lingkungan

Penggunaan bahan bakar fosil seperti gas alam, batubara, minyak dan bensin akan meningkatkan level karbon dioksida di atmosfer, dan karbon diaksoda merupakan penyumbang utama terhadap efek rumah kaca dan pemanasan global. Kamu bisa membantu mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dengan menggunakan energi yang lebih ramah. Ada 10 tindakan [...]

Utusan Kuburan untuk Cinta Indonesia

Suatu malam pada Jumat kliwon, saat aku berkunjung ke pusara Simbah. Tiba-tiba guyuran gerimis menimpa bumi ini. Tubuhku kena rintikan gerimis yang mendadak datang itu. Aku bermaksud segera meninggalkan persemayamanmu.... Simbah. Tapi.... Tapi tiba-tiba saja asap tebal muncul dari kuburan yang pas ada di depanku, dan membentuk wujud [...]

Kisah Pohon Apel Dan Seorang Anak Kecil

Si Pohon Apel Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak [...]

Leave a Reply:

Name (required):
Mail (will not be published) (required):
Website:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Jangan Lupa Jawab Ini:

Copyright @ 2010 Media Dakwah Rifaiyah | Tegakkan | Syariat | Tharikat | Hakikat | Hubungi Kami | fbkcl twt