<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanbihun Online &#187; Hikayah</title>
	<atom:link href="http://tanbihun.com/category/sosbud/hikayah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tanbihun.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 15:30:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Fatwa Kentongan Musholla &#8220;Al-Kisruh&#8221;</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/fatwa-kentongan-musholla-al-kisruh/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/fatwa-kentongan-musholla-al-kisruh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2011 17:13:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah Dibalik Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=10717</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun &#8211; Alkisah belum lama ini dimusholla Al-kisruh(jama&#8217;ah memberi alias nama musholla yang sebenarnya namanya adalah An-Nur) karena di musholla ini sering terjadi kisruh(rusuh) atau ribut-ribut, ada saja yang diributkan....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/08/kentongan-musholla.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-10765" title="kentongan musholla" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/08/kentongan-musholla.jpg" alt="" width="300" height="446" /></a>Tanbihun</strong> &#8211; Alkisah belum lama ini dimusholla Al-kisruh(jama&#8217;ah memberi alias nama musholla yang sebenarnya namanya adalah An-Nur) karena di musholla ini sering terjadi kisruh(rusuh) atau ribut-ribut, ada saja yang diributkan. Musholla yang jumlah jama&#8217;ahnya cuma 20 KK,kyainya 3 orang,ustadz mudanya 10 orang, 2 orang jebolan Universitas,meski pun masuk kefakultas yang kata orang sekedar untuk isi-isi saking tidak lakunya itu jurusan, hingga banyak yang digratiskan. Yang 7 ustadz murni lulusan pesantren,2 orang tergolong benar-benar &#8216;alim,sisanya setengah &#8216;alim.</p>
<p style="text-align: justify;">Dimusholla Al-kisruh,masalah mukul kentongan penanda masuk waktu sholat saja tidak sembarangan orang yang boleh menabuh, sudah ada jadwal yang tertulis,dan semuanya dari keluarga kyai atau ustadz. Pernah kang parlan iseng-iseng memukul kenthongan dengan batu,karena si &#8220;pemukul&#8221; yang tertera dijadwal tidak hadir-hadir dan pemukul kentongan dibawa olehnya(sesuai peraturan) yang memukul terakhir harus menyerahkan pemukul ke orang yang dapat jadwal berikutnya. Kang parlan dimaki habis-haabisan,katanya irama pukulannya tidak pas, tidak sesuai dengan piwulang (ajaran) orang tua-tua dahulu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;heran masa&#8217; mukul kentongan saja ada fatwanya?&#8221; gerutu kang parlan</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;wis ben to kang ! buat peringatan, lain kali mukul kaca saja&#8221; kataku guyonan</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;dengkulmu mlocot,wis ga usah mrongos,cengengesan,ayo pulang&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kang parlan langsung mengajak pulang setelah dapat<br />
santapan ruhani&#8221; perihal fatwa pemukul kentongan seusai sholat jama&#8217;ah, dalam perjalanan pulang kami masih bercanda soal fatwa kentongan. Kami penasaran apa iya ada sesepuh jaman dulu yang memberikan fatwa soal irama kentongan? kalau benar-benar ada,mengapa saat ditanya mana catatannya? koq tidak dijawab, malah semakin menyudutkan dengan menghakimi &#8220;kamu tidak percaya dan melawan fatwa para sesepuh?&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;mungkin memang ada fatwa itu kang?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;koq ndak dikasih bukti tertulisnya?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;mungkin saja ada fatwa tertulisnya,tapi hilang,jaman dulu kan belum ada foto kopi,jadi tidak ada duplikatnya,beda dengan sekarang,apa saja bisa dikopi,duplikat,jangankan dokumen lha wong bojo wae ono duplikate koq kang&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;bener juga kamu lee,tapi mbok yo ngomong &#8220;hilang&#8221; gitu kan enak?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;yo mungkin masih dicari-cari,mungkin terselip dimana gitu&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;mboh lah&#8230; kadang aku berpikir,jangan-jangan fatwa kentongan ini hanya dalih untuk melarang orang-orang awam seperti kita beraktifitas di musholla,kecuali sholat jadi makmum,ta&#8217;lim jadi pendengar,yang cuma bisa bilang &#8220;nggih&#8230;.leres&#8230;.setuju&#8221; atau kalau kyai baca dalil qur&#8217;an dengan irama seperti mu&#8217;amar kita bareng-bareng &#8221; ALLAH&#8221;. Selain itu ddilarang keras&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;wis ah kang puasa-puasa ga usah omong beginian,sekarang kita pulang ke rumah masing-masing, nanti waktu sholat ashar kita ke musholla,tapi nunggu adzan dulu,biar tidak kena &#8220;musibah&#8221; lagi. Kang parlan hanya mengangkat dua jempolnya sambil ngeloyor pergi meningalkan aku.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah malam tiba sehabis tarawih, kang parlan mengajak saya ke rumah seorang kyai sepuh lain kampung, tujuannya bertanya soal fatwa kentongan,rupanya kang parlan masih penasaran. Setelah memaparkan panjang lebar, giliran pak kyai menjawab.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;kamu juga kurang pas lan,harusnya yang kamu tanyakan itu bukan tulisan fatwanya,tapi isinya&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;nggih yai,justru saya menanyakan tulisannya karena ingin tahu isinya&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;maksud saya,memukul kentongan kentongan yang sesuai fatwa sesepuh itu yang bagaimana?biar kami-kami yang muda-muda tahu dan tidak salah lagi, mohon bimbing kami&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;oh&#8230;. inggih yai, matur nuwun atas ilmunya&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">kami pamit, dalam perjalanan kami sama-sama diam, ternyata kami juga salah, yang penting bukan soal bukti fatwanya,tapi isinya itu yang lebih penting untuk ditanyakan.(zid)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/fatwa-kentongan-musholla-al-kisruh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Nyata: Surat Ijin Menikah(SIM) Dari Orang Tua</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/kisah-nyata-surat-ijin-menikahsim-dari-orang-tua/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/kisah-nyata-surat-ijin-menikahsim-dari-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 12:58:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanank Saputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Ketemu Jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[Mencari Jodoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=6479</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun &#8211; Dahulu aku mendapati seorang teman yang sedikit pendiam tapi sangat luwes saat bergaul dan berteman. ternyata selain mudah bergaul dan selalu semangat saat bekerja dia juga selalu ingin...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/06/surat-ijin-menikah1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-6480" title="surat ijin menikah1" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/06/surat-ijin-menikah1-300x188.jpg" alt="" width="300" height="188" /></a>Tanbihun</strong> &#8211; Dahulu aku mendapati seorang teman yang sedikit pendiam tapi sangat luwes saat bergaul dan berteman. ternyata selain mudah bergaul dan selalu semangat saat bekerja dia juga selalu ingin menyenangkan hati kedua orang tuanya. walau masih sangat muda namun sudah di beri kemapanan dalam usaha.</p>
<p style="text-align: justify;">Seiring waktu berjalan datanglah saatnya cobaan menyapanya cobaan ketaaatan kepada orang tua nya. kala itu dia telah mendapati seorang yang ingin ia jadikan pendamping hidup nya karna dia sudah merasa mampu untuk berumah tangga walau usia masih muda tapi dia telah sangat berniat membina rumah tangga dengan gadis yang menurutnya mampu untuk mendampinginya dalam mengarungi kehidupan dunia juga diakhirat kelak. Langkah pertama yang dia lakukan adalah mendatangi ibunda tercintanya untuk menyampaikan keinginan hatinya karena ayahnya telah wafat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama dia meminta izin ingin menikahi gadis yang menjadi kekasihnya saat itu dengan perasaan senang dan bangga hati tentunya,tapi ternyata ibunya menolak dan tidak mau memberikan do&#8217;a restunya tanpa alasan apapun pokok nya<strong>&#8221; TIDAK!!!&#8221;</strong> kata sang Ibu tegas. Kemudian setelah satu minggu berlalu dia pun berbicara laghi kepada Ibunya dengan permintaan yang sama dan untuk yang kedua kalinya Ibunya tetap menjawab tidak,dia pun berfikir mungkin waktunya kurang tepat mungkin besok cari waktu saat suasana hati ibu lagi fresh.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah selama dua minggu dia pun meminta izin kepada sang Ibu dan kali ini menurutnya penentu kalau di izinkan ya Alhamdulillah dan jika tidak pun ya mundur saja walau hati kecewa. dan ternyata jawab ibunya masih tetap sama &#8220;tidak boleh&#8221;. Ahirnya dengan niat birrul walidain kepada ibunya dia pun mundur teratur. Kecewa sudah pasti hinggap dihatinya, perasaannya seakan teriris, gugus harapan yang pernah menghiasi hari-harinya hancur lebur, mimpi-mimpinya pun mendadak berubah drastis dipenuhi nuansa sendu. Saat itu dunia berasa kiamat lokal, namun keinginan membahagiakan ibunya lebih besar daripada keinginan yang lain. Rasa ta&#8217;dhim  kepada orang tuanya membuatnya merelakan mengesampingkan urusan pribadinya bahkan perasaannya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ingin rasanya ia segera melewati masa-masa pahit ini, namun sepertinya sang waktu masih enggan menghempaskan kecewa yang masih tersisa. Suatu waktu datanglah seorang teman mengajak nya pergi jauh ke negeri sebrang untuk sekedar untuk refresing saja bukan untuk mencari kerja,dan pergilah ia dengan seorang temanya ke sebrang nan jauh di sana setelah beberapa hari dia dan teman temanya melepaskan penat yang mengendap di pikiran dan hatinya tiba juga saat nya untuk pulang. saat pulang dia mengajak temannya untuk mampir ke tempat guru ngajinya  waktu dulu kemudian mampirlah mereka berdua dengan perasaan yang sudah plong sudah fresh.</p>
<p style="text-align: justify;">setelah beberapa hari tidak di sengaja dia bertemu dengan cucu dari guru ngaji nya itu lalu mengobrol sedikit dan saling berbagi nomor handphone kemudian keesokan harinya dia pun pamit kepada gurunya untuk kembali pulang. Perkenalan dengan cucu guru ngajinya biasa saja, tak ada yang spesial, semua berjalan biasa-biasa saja. Sampai di rumah pun tak ada perasaan spesial  atau ingat dengannya,  sampai pada suatu malam, saat dia pulang dari bekerja seharian, disaat dia teringat dengan keinginan berumah tangga yang sempat redup, tiba-tiba dia teringat gadis yang baru beberapa hari dikenalnya. Singkat cerita dengan diawali basa-basi sms, mereka pun akhirnya jatuh hati.</p>
<p style="text-align: justify;">Kadang sekali waktu mereka bisa bertemu saat ada kunjungan atau acara-acara lainnya, meski pun mereka masih malu-malu saat harus bertatap muka. Waktu telah menyatukan hati mereka, dengan niat yang mantab mereka sudah yakin melangkah ke arah hubungan yang serius.</p>
<p style="text-align: justify;">kemudian diapun mengutarakan maksud hatinya kepada ibundanya untuk menyunting cucu dari kyainya. Trauma penolakan dari ibunya tiba-tiba menggelayuti pikirannya, kadang dia yakin kali ini restu ibunya pasti didapat, kadang dia was-was jangan-jangan kali ini nasibnya akan sama dengan yang dulu. dan apa yang di harapkan pun terjawab dengan senyum ibunya menjawab &#8220;ia boleh dan sangat boleh&#8221;.  Saat itu dunia seakan berubah penuh warna, senang, haru,bahagia, campur-aduk tak dapat dilukiskan dengan kata-kata, hanya ucapan terima kasih kepada ibunya dan puji alhamdulillah kepada robb-nya atas anugerah yang diberikan kepadanya, jodoh seorang gadis yang dia sayangi, masih cucu kyainya dan dapat restu dari ibunya. Ingin rasanya saat itu juga dia melamar pujaan hatinya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">itu secuil kisah dari seorang kawan yang mampu menuruti kehendak orang tua dan di beri anugrah yang taiada tara dari Alloh subhanahu wata&#8221;ala karana kesabranya untuk selalu ta&#8217;at kepada orang tuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ketahuilah meninggalkan keta&#8217;atan kepada kedua orang tua tanpa adanya sebab udzur adalah dosa besar(riayah ahir bab dosa gede : duso gede tinggal to&#8217;at ing tuo roro tan ka&#8217;udzuran).</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/kisah-nyata-surat-ijin-menikahsim-dari-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbakti Kepada Orang Tua &amp; Guru</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/berbakti-kepada-orang-tua-guru/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/berbakti-kepada-orang-tua-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 21:54:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah wali]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=4545</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun.com &#8211; Dulu saat masih kanak-kanak, ketika ngaji kitab akhlaq lil banin (budi pekerti untuk anak-anak),ustadz pernah bercerita, “jaman dahulu kala, ada seorang anak yang sangat patuh kepada ibunya,anak itu...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/01/tilawah.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4402" title="tilawah" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/01/tilawah-300x237.jpg" alt="" width="300" height="237" /></a>Tanbihun.com</strong> &#8211; Dulu saat masih kanak-kanak, ketika ngaji  kitab <a href="../" target="_blank"><strong>akhlaq lil  banin</strong></a> (budi pekerti untuk anak-anak),ustadz pernah  bercerita, “jaman dahulu kala, ada seorang anak yang sangat patuh kepada  ibunya,anak itu bernama ahmad,usianya baru 12 tahun, selepas kepergian  ayahnya yang wafat saat ahmad beranjak usia 3 tahun, praktis ahmad  menjadi tulang punggung keluarganya, ia hidup bertiga dengan ibu dan  adik perempuannya yang berusia 2 tahun dibawah ahmad.Ahmad sangat  berbakti kepada ibunya,ia juga rajin belajar setiap sore disebuah  madrasah. Di madrasah ahmad juga terbilang murid yang rajin dan sagat  menghormati gurunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu hari ibunya ahmad sakit, karena  sakitnya sudah parah, sore itu ahmad dating ke <a href="../" target="_blank">madrasah,</a> tapi tidak  untuk belajar seperti biasanya, melainkan dia pamit kepada gurunya,hari  itu dia ijin tidak masuk karena mau memeriksakan ibunya ke seorang tabib  di kota.</p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar ibunya ahmad sakit,  sehabis  mengajar sang ustadz  buru-buru ke rumah ahmad, namun nampaknya ustadz  terlambat, ahmad sudah keluar dari rumahnya, mereka berpapasan ditengah  jalan menuju rumah ahmad, sang ustadz <a href="../" target="_blank">ta’jub</a>, dilihatnya ahmad menggendong ibunya,  sementara adik perempuannya berjalan dibelakang sambil membawa segala  keperluan ibunya. Ustadz memutuskan untuk menemani mereka berobat ke  tabib.</p>
<p style="text-align: justify;">Kota yang dituju dimana tabib itu  berpraktek jauhnya kira-kira 5 kilo meter, dan harus menyeberangi  sungai, hari itu hujan lebat baru saja usai, sungai meluap,tak ada  perahu yang berani beroperasi, satu-satunya jembatan jaraknya 10 KM dari  tempat penyeberangan itu. Ditengah-tengah kebingunan ahmad,adik dan  ustadz, tiba-tiba ibunya ahmad mengeluh, ahmad segera mendudukan ibunya  disebuah <a href="../" target="_blank">emperan gubuk </a>dipinggir  sungai,namun ibunya sudah keburu pingsan, ahmad sangat kwatir,apalagi  ketika diraba dahinya, panasnya kembali naik.</p>
<p style="text-align: justify;">“ustadz, tolong jaga adik saya ” ucap ahmad  sambil bergegas menggendong ibunya sambil berjalan kearah sungai yang  sedang meluap.</p>
<p style="text-align: justify;">“kamu mau kemana?”</p>
<p style="text-align: justify;">“saya harus segera sampai ditempat  tabib,ibu sudah sangat parah sakitnya”</p>
<p style="text-align: justify;">“sungainya masih banjir,belum ada perahu  yang mau menyeberangkan kita”</p>
<p style="text-align: justify;">“kalau menunggu banjir surut,saya kwatir  ibu sduah tidak kuat”</p>
<p style="text-align: justify;">“lha terus kamu mau lewat mana?”</p>
<p style="text-align: justify;">“saya akan berjalan lewat sungai ini?”</p>
<p style="text-align: justify;">“jangan nekad ahmad,tunggulah  sebentar,semoga banjirnya segera surut”</p>
<p style="text-align: justify;">“ustadz,jum’at kemarin kan ustadz pernah  bilang,kalimat basmallah itu mengandung banyak manfaat, saya akan  praktekkan”</p>
<p style="text-align: justify;">Selesai berkata demikian, ahmad membaca  basmallah 10 kali,lalu dengan percaya diri ahmad melenggang, berjalan  diatas air sungi,subhanalloh !!!! ahmad dan ibunya tidak  tenggelam,mereka seperti berjalan layaknya ditanah.</p>
<p style="text-align: justify;">Diantara ta’jub,dan penasaran sang ustadz  mencoba meniru ahmad, ia membaca <a href="../" target="_blank">basmallah</a> 10 kali,terus kakinya dicelupkan ke  sungai,maksudnya mau berjalan diatas air seperti ahmad,namun ternyata  kakinya masuk kedalam air,ustadz tidak bisa berjaan diatas air seperti  ahmad yang menggendong ibunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ustadz benar-benar heran,padahal yang  member tahu soal kelebihan-kelebihan basmallah,diantaranya,jika mau  memulai suatu pekerjaan dahului dengan membaca basmallah,maka pekerjaan  itu akan disempurnakan oleh Alloh. “Kenapa ahmad bisa,koq saya tidak?”  begitu pertanyaan ustadz didalam hatinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Entah apa cerita semacam itu benar-benar  ada,tapi yang pasti kalimat basmallah adalah sebuah kalimat yang menjadi  ummul fatihah,mungkin bukan haya karena kalimat basmallah yang dibaca  ahmad,tapi bisa saja itu ma’unah (pertolongan ALLOH) yang diberikan  kepada ahmad karena baktinya kepada ibu dan gurunya. <a href="../" target="_blank"><strong>Wallahu a’lam</strong></a> (hanya Alloh yang lebih tahu).(zid)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff6600;"><strong>Hikmah yang  bisa dipetik :</strong></span></span></h3>
<ul style="text-align: justify;">
<li>
<h4 style="text-align: left;">Berbakti kepada orang tua dan guru akan membawa berkah,memudahkan  urusan,dianugerahi nikmat yang lebih dari Alloh.</h4>
</li>
<li>
<h4>Seorang guru tidak selalu diatas muridnya,ilmu dan kelebihan itu  merupakan anugerah,Alloh akan memberikan anugerah-Nya kepada orang-orang  yang dikehendaki-Nya.</h4>
</li>
<li>
<h4 style="text-align: left;">Keyakinan (iman) adalah sumber kekuatan dan kebahagiaan.</h4>
</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/berbakti-kepada-orang-tua-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Seorang Mu&#8217;min dan Tukang Cukur</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/kisah-seorang-mumin-dan-tukang-cukur/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/kisah-seorang-mumin-dan-tukang-cukur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2010 03:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=4106</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun.com Pernah terjadi di Rusia disebuah negri yang terkenal atheis, seorang pria pergi ke tukang cukur. Saat rambutnya dicukur ia terserang kantuk. Sehingga membuat seorang tukang cukur kesal, dan untuk...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><em><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/11/b2.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-4110" title="b" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/11/b2.jpeg" alt="" width="201" height="240" /></a>Tanbihun.com</em></strong> Pernah terjadi di Rusia disebuah negri yang terkenal atheis, seorang pria pergi ke tukang cukur. Saat rambutnya dicukur ia terserang kantuk. Sehingga membuat seorang tukang cukur kesal, dan untuk membuatnya agar tidak kantuk si tukang cukur mengajaknya bicara.</p>
<p><em>&#8220;pak.. apakah bapak termasuk orang yang percaya dengan adanya Tuhan?&#8221;<br />
</em><br />
Pelanggan menjawab <em>&#8220;ya.. saya percaya dengan adanya Tuhan!&#8221;<br />
</em><br />
<em>&#8220;menagapa anda bertanya demikian&#8221;</em> pelanggan balik bertanya</p>
<p><em>&#8220;kalau benar didunia ini ada Tuhan, dan sifatNya adalah maha pengasih dan penyayang, menurut saya tidak mungkin didunia<br />
ada orang yang punya banyak masalah, terlilit hutang, terserang penyakit, kelaparan, kemiskinan dan lain-lain. Ini kan<br />
bukti sederhana bahwa didunia ini tidak ada Tuhan.</em> Tukang cukur berbicara dengan lantang</p>
<p>Si pelangganb terdiam, dalam hati dengan keras ia mencari jawabannya. Namun sayang sampai cukuran selesai ia belum juga<br />
menemukan jawabannya. Maka pembicaraan pun terhenti, sementara si tukang cukur tersenyum sinis, seolah ia telah memenangkan<br />
perdebatan.</p>
<p>Akhirnya saat cukuran selesai, si pelanggan bangkit dari kursi dan memberikan ongkos yang cukup atas jasa cukuran.<br />
Namun dalam langkahnya, ia masih tetap mencari jawaban atas perdebatan kecil yang baru ia jalani.<br />
Saat berdiri didepan pintu barbe shop, ia tarik tungkai pintu kemudian hendak melangkahkan kakinya keluar.<br />
DAn pada saat itu Alloh SWT mengirimkan jawaban untuknya.</p>
<p>Matanya tertumbuk pada seorang pria gila yang berparas awut-awutan. Rambut panjang tak terurus, janggut lebat berantakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Demi mencermati gerak geriknya, pintu barbe shop yang tadi telah ia buka maka ditutup kembali. Ia pun datang lagi kepada tukang cukur dan berkata <em>&#8220;pak&#8230; menurut saya yang tidak ada didunia ini adalah TUKANG CUKUR..!&#8221;,</em> merasa aneh dengan pertanyaan itu, tukang cukur balik bertanya, <em>&#8220;bagaimana bisa anda berkata demikian, padahal baru saja rambut anda<br />
selesai saya pangkas..!&#8221;</em></p>
<p><em>Begini pak, dijalan saya dapati orang yang kurang waras. Rambutnya panjang tak terurus, janggutnya pun lebat berantakan. Kalau benar didunia ini ada tukang cukur, rasanya tidak mungkin ada pria yang berperawakan seperti itu!&#8221; </em>si pelanggan menyampaikan penjelasannya.</p>
<p>Tukang cukur tersenyum, sejenak dengan entek ia berkata.<em> &#8220;pak.. bukan tukang cukur yang tidak ada didunia ini, masalah sebenarnya adalah pria gila yang anda ceritakan tadi tidak mahu hadir dan datang kesini, ketempat saya&#8230; andai ia datang maka rambut dan janggutnya akan saya rapikan sehingga ia tidak berperawakan seperti itu!&#8221;<br />
</em><br />
Tiba-tiba si pelanggan meledakkan suaranya, <em>&#8220;Naaaahhhhhhh&#8230;. itu dia jawabannya!!, rupanya anda juga telah menemukan jawaban dari pertanyaan yang anda lontarkan!!&#8221;, &#8220;apa maksud anda!&#8221;</em> si tukang cukur bingung tidak mengerti dengan pertanyaan pelanggannya.</p>
<p><em>&#8220;anda kan bilang&#8230; bahwa didunia ini banyak manusia yang punya masalah, kalau saja mereka datang kepada Tuhan pastilah masalah  mereka akan terselesaikan. Persis sama kejadiannya bila pria gila tadi datang kemari dan mencukurkan rambutnya  kepada anda!&#8221; </em>si tukang cukur hanya bengong tanpa bisa berkata apa-apa lagi<br />
Tanbihuncell/20/11/1o</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/kisah-seorang-mumin-dan-tukang-cukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sang Barsesho &#8211;   Ulama Besar Itu Terperangkap  Kedalam Jebakan Iblis</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/sang-barsesho-ulama-besar-itu-terperangkap-kedalam-jebakan-iblis/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/sang-barsesho-ulama-besar-itu-terperangkap-kedalam-jebakan-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 01:25:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[godaan wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=3885</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun.com - Rayuan Wanita Banyak kisah- kisah dalam Al- Qur’an maupun Hadist Shohih yang menceriterakan bagaimana Iblis dengan segala daya dan upayanya termasuk dengan menggunakan  rayuan gombal seorang wanita untuk...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Tanbihun.com -</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Rayuan Wanita</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/10/woman.jpeg"><img class="size-full wp-image-3887 alignleft" title="woman" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/10/woman.jpeg" alt="" width="167" height="167" /></a>Banyak  kisah- kisah dalam Al- Qur’an maupun Hadist Shohih yang menceriterakan  bagaimana Iblis dengan segala daya dan upayanya termasuk dengan  menggunakan  rayuan gombal seorang wanita untuk  memperdayakan ummat manusia, tidak terkecuali godaan kepada para Ulama  Besar bahkan kepada Nabi Allah, seperti Nabi Yusuf yang dirayu oleh  Zulaikha yang cantik lagi bangsawan, dimana suaminya sang bangsawan  Mesir terlalu sering meninggalkannya kesepian seorang diri. Nabi Yusuf  selamat karena melihat “Burhan”, cahaya ilahiyah yang meresap didalam  jiwanya (Q.S. Yusuf).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Atau  kiyai Juraij, yang difitnah oleh pelacur yang hamil dengan seorang  penggembala kambing yang akan merasa lebih terhormat bila semua orang  percaya bahwa yang menghamilinya adalah kiyai Juraij, sebagaimana para  TKW korban perbuatan asusila zaman sekarang  yang  akan lebih gagah bila ia mengaku digagahi majikan daripada mengakui  fakta sebenarnya bahwa ia bergaul bebas dengan para sopir dari  Bangladesh, India atau Pakistan. Kiyai Juraij juga selamat karena adanya  kesaksian dari suara bayi dalam kandungan ibu penfitnah itu. (Hadist  Riwayat Bukhori dan Muslim, lihat pada Riyadhus Sholihin bab Keutamaan  Muslim Yang Lemah &amp; Fakir Miskin. No.8)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ternyata  kisah- kisah seperti ini akan terus terjadi bahkan akan terus berulang  melewati batas- batas kultur, bangsa dan negara. Pada masa sekarang kita  mengenal kisah- kisah seperti ini yang sedang hangat. Seperti pada  kasus Swami anand, seorang GURU dari India yang amat terkenal sampai ke  Eropa, yang ketangkap kamera sedang bercumbu dengan seorang actrees dari  Srilangka atau Anand Krishna yang sedang diusut kebenaran pengaduan  para korban pelecehan sexualnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebagian  dari mereka selamat, seperti pada kasus Nabi Yusuf, Syekh Juraij maupun  Tiga orang yang terjebak kedalam runtuhan gua. (Insyaallah kissahnya  akan dibahas lain waktu).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Diantara mereka yang tidak selamat  bahkan akhirnya menjadi kafir adalah seorang Ulama besar pada zaman sebelum Ummat Muhammad, yakni BARSHISHO.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Kisah Barshisho</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kisah Barshisho secara singkat diceriterakan oleh Rasulullah melalui sebuah hadist Shohih riwayat  Imam  Ibnu Hibban dalam kitab Shohihnya (Durroh halaman 67). Namun kemudian  ceriteranya berkembang dari sumber- sumber Israiliyyat menjadi beberapa  versi  yang pada intinya menggambarkan bahwa  seseorang, betapa sholeh pun, tak boleh membanggakan dan sombong dengan  kesalehannya, karena pada detik- detik terakhir, kesalehannya bisa saja  terhapus dan hidup berakhir dengan Su’ul Khotimah. Naudzubillaahi  mindzaalik.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Diantara beberapa versi ceritera itu adalah seperti berikut ini:</p>
<p style="text-align: justify;">Kissahnya  dimulai bahwa pada zaman nabi-nabi ummat terdahulu itu ada seorang  Ulama’ besar yang telah ber-ibadah kepada Allah selama lebih dari  seratus tahun (dalam kitab tersebut dua ratus tahun) dengan sangat  ikhlas dan tekun, sehingga ketika ia sholat, sajadahnya terangkat  keudara. Iapun sangat dicintai Allah sehingga doa- doanya dikabulkan.  Maka banyaklah orang yang datang kepada beliau dengan segala hajat dan  kebutuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Malaikat  pun sering memperbincangkan beliau dan mengagumi beliau, bahkan mereka  percaya bahwa Barshisho akan memperoleh sorga yang mulia, setan Iblispun  telah berputus asa menggoda dan ingin menjatuhkan Barshisho, sampai  tatkala kemudian ia mencuri dengar firman Allah kepada para malaikat  pengagum Barshisho: Bahwa belum tentu seseorang yang nampak awalnya  baik, akan berakhir hidupnya juga dengan baik.  Maka  Setanpun timbul semangatnya lagi untuk menggoda Barshisho dan kini  menggunakan jurusnya yang paling ampuh, yakni dengan menggunakan  kekuatan kecantikan dan rayuan seorang wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">Telah  masyhur dan tersebar luaslah berita bahwa Barshisho bisa mengobati  penyakit-penyakit sihir dan penyakit lainnya karena kedekatan  pengabdiannya kepada Allah. Akhirnya setan menggunakan kondisi ini  dengan memanfaatkan anak Raja yang berkuasa saat itu. Anak raja itupun  dikerjain oleh setan sehingga anak raja yang cantik itupun sakit parah  yang tak kunjung sembuh walau telah mencoba berobat kemancanegara.  Seorang kakek tua penasehat Negara menyarankan kepada Raja agar membawa  putrinya untuk berobat ke Barshisho. Maka diturutilah nasehat seorang  kakek tua yang sebenarnya penjelmaan Iblis itu, dan berobatlah ia ke  Barshisho.</p>
<p style="text-align: justify;">Disinilah  syaitan mulai memainkan perannya, ia (dalam wujud manusia) menyarankan  kepada raja, “Karena ia sakitnya parah, ia harus dirawat inap dirumah  Barshisho, jangan hanya sekedar rawat jalan”.</p>
<p style="text-align: justify;">Awalnya  Barshisho mengobati pasien dengan tekun, apalagi ia adalah seorang  putri raja. Namun kemudian Iblis merasuki hatinya dan menggoda nya  melalui kecantikan paras sang putri dan kemolekan tubuhnya yang terus  menerus ada dibawah pengawasan dan terapinya. Lama-kelamaan jebol juga  pertahanan iman Barshisho tidak kuat godaan berupa wanita dengan wajah  nan cantik jelita, masih muda lagi, dan dalam keadaan tak berdaya. Maka  terjadilah sesuatu yang seharusnya tak patut terjadi dan akhirnya putri  raja itu  hamil.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena  putri raja itu hamil, Barshisho gelisah dan malu, saat itu masuklah  Iblis ke dalam pikiran Barshisho: “Apa kata orang, Barshisho yang sholih  itu telah menghamili anak raja? Malu dong!  maka bunuh saja, <em>toh</em> tidak ada yang tahu”. Akhrinya putri raja itu dibunuhnya, dikubur di  belakang rumahnya dan disamarkan kuburannya dengan tanaman dan sampah.  Sudah berzina, besar dosanya; membunuh pula, bertambah besar lagi  dosanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena  anaknya hilang, lama-lama raja mencari-cari. Dikatakan oleh Barshisho  bahwa anaknya sudah pulang. Iblis yang menjelma menjadi seorang kakek  itupun pun muncul lagi memberikan wejangan kepada sang raja, “Anakmu  tidak pulang, tetapi pasti telah dibunuh oleh Barshisho, coba periksa di  belakang rumahnya”.  Maka segera disuruhlah  anggota Reserse dan PusLabFor untuk menyelidiki kemungkinan itu, dan  ternyata benar disana ada kuburan baru yang disamarkan. Dibongkarlah  kuburan itu dan setelah dibuktikan, ternyata benar bahwa anaknya telah  dibunuh Barshisho, akhirnya dibawah pengadilan kerajaan, ditetapkanlah  hukuman mati bagi Barshisho di pedang Algojo, dan sebelumnya diikat dan  dirantai disebuah tiang untuk menjadi tontonan orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum  dihukum mati, setan muncul lagi dalam bentuk manusia di hadapan  Barshisho, “Barshisho, aku bisa menyelamatkanmu, hanya syaratnya kamu  harus menyembah kepadaku”. Kata Barshisho, “Bagaimana aku bisa melakukan  itu, sedangkan badanku diikat seperti ini?” Kata Iblis, “Cukup engkau  sujud batin saja atau engkau anggukkan kepalamu saja bahwa itu adalah  permintaanmu kepadaku, maka akan selesailah masalahmu”.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata Barshisho, “Saya tidak mau, itu adalah perbuatan syirik”.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata  syaitan, “Jangan khawatir, tidak apa-apa, nanti setelah engkau selamat,  engkau bisa bertaubat dan beribadah lagi dan memulai hidup yang baru”.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya  apa yang disarankan oleh setan itu dilakukannya. Maka tertawalah setan  sambil berlalu dan berkata: “Kena Lu!!!”. Maka datanglah algojo untuk  menghukum mati Barshisho, akhirnya ia mati dalam keadaan hina dan  syirik. ……….Naudzubillahi mindzaalik.</p>
<p style="text-align: justify;">Akankah berhenti kisah- kisah seperti ini? Tidak.!!! Sejarah akan terus berulang: “LE HISTORIE LE REPETIE”.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu mari amalkan do’a Nabi Muhammad SAW agar akhir hayat kita tetap didalam ridho ilahy:</p>
<h2 style="text-align: justify;">ﺍﻟﻟﻬﻡ ﺇﻨﺎﻧﺴﺌﻟﻚ ﺍﻟﻬﺪﻯ ﻮﺍﻟﺘﻗﻰ ﻭﺍﻟﻐﻧﻰ ﻮﺍﻟﻌﻔﺎﻒ ﻮﺤﺴﻦ ﺍﻟﺨﺎﺘﻤﺔ <strong> </strong></h2>
<p style="text-align: justify;">“Ya Allah, kami memohon kepadaMu PETUNJUK, KETAQWAAN, KEKAYAAN HATI, KEHORMATAN DIRI, dan AKHIR HIDUP YANG BAIK”</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh: <strong>KH.Khaeruddin Khasbullah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/sang-barsesho-ulama-besar-itu-terperangkap-kedalam-jebakan-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati Dan Lidah</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/hati-dan-lidah/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/hati-dan-lidah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 07:57:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rifai Ahmad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[hati dan lidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=3060</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari Luqman Al Hakim diperintahkan majikannya untuk menyembelih seekor kambing dan mengambil dagingnya yang terbaik untuk jamuan tamu. Luqman lalu membeli seekor kambing kemudian menyembelihnya dan mengambil lidah dan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/04/hatinurani1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3062" title="hatinurani1" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/04/hatinurani1-263x200.jpg" alt="hatinurani1" width="263" height="200" /></a>Suatu hari Luqman Al Hakim diperintahkan majikannya untuk menyembelih seekor kambing dan mengambil dagingnya yang terbaik untuk jamuan tamu. Luqman lalu membeli seekor kambing kemudian menyembelihnya dan mengambil lidah dan hatinya untuk dimasak dan disajikan kepada majikan dan tamunya. Melihat akan hal itu majikannya marah dan menegur.&#8221; Hai&#8230;bukankah tadi aku perintahkan untuk mengambil daging terbaik untuk jamuan para tamuku&#8230;???. Luqmanpun menjawab,&#8221;.. tidak ada daging yang terbaik kecuali lidah dan hati.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu kemudian majikannya memerintahkan kepadanya untuk menyembelih kambing kembali dan menyuruhnya untuk membuang daging yang terburu. Luqmanpun ke pasar untuk membeli kambing dan menyembelihnya, kemudian ia buang lidah dan hatinya. Melihat ulah luqman sang majikanpun kesal lalu berkata,&#8221; apa maksudmu wahai Luqman..??? Kemarin aku perintahkan untuk menyembelih kambing dan menghidangkan daging terbaik dan kau hanya menyuguhkan hati dan lidah, dan sekarang ketika aku menyuruh engkau untuk menyembelih kambing lagi dan memerintahkan kepadamu agar membuang daging terburuk dan yang kau buang adalah hati dan lidah&#8230;.apakah kamu bermaksud mempermainkan aku&#8230;?</p>
<p style="text-align: justify;">&#8221; Maafkan hamba tuan, akan tetapi apa yang hamba lakukan itu memang sudah sepatutnya, karena tidak ada daging yang terbaik kecuali lidah dan hati apabila digunakan untuk kebaikan dan tidak ada daging terburuk kecuali lidah dan hati kalau dibuat untuk keburukan.&#8221; Jawab Luqman dengan lugas.</p>
<p style="text-align: justify;">Jagalah Lidah dari Bahaya-bahaya lisan dan jaga hati dari segala penyakit hati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/hati-dan-lidah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>April Fool</title>
		<link>http://tanbihun.com/sejarah/april-fool/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sejarah/april-fool/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 04:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rifai Ahmad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[april mop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=3039</guid>
		<description><![CDATA[Masuk pada hari kedua bulan ini: April 2010, di Indonesia bertepatan dengan wafatnya Yesus Kritus, semua orang apapun background agamanya sama-sama &#8216;merayakan&#8217;(baca:libur), di hari yang kalau dalam Islam di kenal...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masuk pada hari kedua bulan ini: April 2010, di Indonesia bertepatan dengan wafatnya Yesus Kritus, semua orang apapun background agamanya sama-sama &#8216;merayakan&#8217;(baca:libur), di hari yang kalau dalam Islam di kenal dengan <em>sayyidu al-ayyam</em>, yang bertepatan pula dengan Hari Jumat Kliwon (dalam tradisi Jawa adalah jumat yang paling bertuah). Seperti yang kita ketahui, selain Valentine&#8217;s Day yang biasa di sambut pada 14 Februari, ada satu lagi budaya barat yang meresap dalam diri umat Islam, khususnya golongan remaja yang biasa menyambut awal bulan ini dengan nama Fool&#8217;s Day atau April Fool. Mereka menganggap tidak akan lengkap apabila melewatkan begitu saja tanpa membuat gurauan, lelucon dan komedi yang tujuannya tiada lain untuk memalukan orang lain. Masyarakat pada hari ini sebenarnya tidak mengetahui tentang asal usul April fool&#8217;s ini, bagi mereka 1 april merupakan hari kejutan dengan berbagai perkara menarik, lucu dan menghebohkan. Namun apa yang dilihat hari ini ternyata banyak membawa unsur yang dapat memalukan orang lain, yang secara tegas dapat menjatuhkan harkat dan martabat seseorang, dan pada akhirnya bagi orang-orang yang tidak menerima ejekan dan gurauan itu, akan menyimpan perasaan negatif dalam dirinya sehingga timbul menjadi pribadi pendendam bahkan sanggup menjadi pembunuh untuk kawannya sendiri.</p>
<p>Kalau dilihat dari akar katanya, dengan jelas bahwa Fool itu mempunyai arti yang bermaksud bodoh atau tolol, maknanya suatu perbuatan bodoh yang pastinya akan membawa dampak negatif kepada siapa saja yang melakukan perbuatan tersebut. Dan ini merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima oleh landasan syara&#8217;, kita tidak wajar berkiblatkan budaya barat apalagi mengagungkannya, karena Islam agama yang tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi darinya. Itu semua karena Islam mempunyai adab dalam bersenda gurau tanpa harus menyakiti perasaan orang lain apalagi sampai menganiaya,</p>
<p>karena dalam Islam selain menghormati orang lain, kita juga diwajibkan untuk menutup kekurangan dan keaiban orang lain.</p>
<p>Bagi mereka yang tidak memahami sejarah, tidak akan merasakan apa-apa tentang budaya April fool&#8217;s tanpa menyadari bahwa budaya ini merupakan satu penghinaan halus kepada umat Islam. Sebagaimana Baginda Nabi SAW pernah bersabda yang artinya:</p>
<p>&#8220;Kamu pasti akan mengikuti jejak-jejak orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sehingga mereka masuk ke dalam lubang biawak sekalipun, pasti kamu akan tetap mengikuti mereka&#8221; Kami(sahabat) bertanya:&#8221;Wahai Rasulullah, Yahudi dan Nasrani? Baginda menjawab: Lalu siapa lagi (kalau bukan mereka)&#8221;.[HR.Bukhori Muslim].</p>
<p>Dalam sejarah muslim Spanyol, April Fool&#8217;s berawal pada tahun 1487 atau 892 Hijriah. Perayaan April Fool&#8217;s diawali dengan peristiwa penyerangan besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang waktu itu masih berada di bawah kekuasaan kekhalifahan Islam.</p>
<p>Beberapa kota di Spanyol yang dikuasai pasukan Islam seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota berhasil dikuasai tentara Salib.</p>
<p>Granada adalah kota pelabuhan yang merupakan kota terakhir yang ditaklukkan pasukan Salib. Penduduk Islam di Spanyol yang juga disebut orang Moor terpaksa berlindung dalam rumah. Pasukan Salib pun terus mengejar mereka. Mereka tahu orang Moor itu bersembunyi di rumah. Pasukan Salib meneriakkan pengumuman dengan lantang bahwa para Muslim Granada dapat keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol.</p>
<p>Namun, orang-orang Muslim masih curiga dengan tawaran tersebut. Beberapa dari mereka diperkenankan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang telah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah mereka yakin bahwa kapal-kapal itu disediakan, maka bersiaplah mereka untuk berangkat meninggalkan Granada.</p>
<p>Pasukan Salib berjanji memberikan kebebasan serta menjamin keselamatan para Muslim jika mereka meninggalkan Spanyol serta persenjataan mereka.</p>
<p>Ketika ribuan orang-orang Muslim telah berkumpul di pelabuhan, kapal-kapal yang bersandar dan sedianya untuk mengangkut mereka langsung dibakar dan orang-orang Muslim itu dibantai hingga air laut menjadi merah kehitam-hitaman bersimbah darah. Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji itu terjadi pada 1 April 1487 dan dikenang sebagai &#8216;The April Fool Day&#8217;.</p>
<p>Untuk itu, di hari yang mulia ini bagi kita umat Islam, akankah terbawa arus <em>mudharat</em> yang berakibat fatal dalam <em>entire of our life</em> di saat kita &#8216;merayakan&#8217; perbuatan bodoh itu, atau justru sebaliknya, dengan satu hari kita dapat tambahan libur yang bertepatan dengan hari yang agung ini, ke depan kita bisa mengisi aktifitas yang lebih manfaat, dan kelak akan menjadi pribadi yang Fool&#8217;s atau Winner-kah kita???</p>
<p>Sholli &#8216;Ala Muhammad</p>
<p>Ibnu Dahlan El-Madary</p>
<p>PG.Othman 2.7</p>
<p>09:45,020410</p>
<p>Selangor</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sejarah/april-fool/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mutiara Hitam</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/mutiara-hitam/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/mutiara-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 16:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Saifullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=2998</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan yang panjang, bagiku, bagi anak desa yang tak pernah bepergian jauh. Sepanjang umurku ini, inilah perjalanan terjauhku yang menjangkau kota orang, dan melewati banyak kota. Aku merasa bahagia dengan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-2999" title="68829604t05euarvoza32" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/03/68829604t05euarvoza32-298x200.jpg" alt="68829604t05euarvoza32" width="298" height="200" />Perjalanan yang panjang, bagiku, bagi anak desa yang tak pernah bepergian jauh. Sepanjang umurku ini, inilah perjalanan terjauhku yang menjangkau kota orang, dan melewati banyak kota. Aku merasa bahagia dengan perjalanan ini, karena bisa melihat banyak kenyataan yang selama ini tak ku saksikan sebelumnya.<br />
Ada beberapa anak seumuranku menenteng kentrung kecil dengan khas lagunya yang suka menyindir penumpang: &#8221; yang pura-pura tidur tak doakan&#8230;.tidur beneran&#8230;dan yang memberi semoga cepat pergi haji&#8230;.dan naik gaji&#8221; Setelah itu terdengar nyanyian Bang Iwan Fals</p>
<p>Di jalanan kami sandarkan cita-cita&#8230;</p>
<p>Ada diantara mereka yang tak beralas kaki. Panasnya aspal tak sepanas hidup mereka, sehingga sengatan aspal yang terbakar sinar matahari di kakinya dirasakan sebagai sengatan biasa. padahal telah memecahkan telapak kakinya. Gelap kulit, dan rambut kepirangan warnanya jarang kesentuh air di tutupi debu jalanan yang telah mengebalkan tubuh mereka dari berbagai macam penyakit. Tapi aku sempat terkesan dengan lagu dan suaranya yang bening dan tinggi.</p>
<p>Ku teringat hati<br />
Yang bertabur mimpi<br />
Kemana kau pergi cinta<br />
Perjalanan sunyi<br />
Engkau tempuh sendiri<br />
Kuatkanlah hati cinta</p>
<p>lagu itu mengiringi kepergianku dari kampung halaman menuju kawah candra dimuka yang entah aku sendiri belum bisa membayangkan. Hanya rasa penasaran campur degdegan berkecamuk di hati. Orang tuaku memang bertabur mimpi untuk memiliki anak shaleh yang diharapkanya mungkin sejak mereka masih lajang. Terutama Ibuku yang selalu ketat dalam hal yang namanya ngaji. Selalu beliau yang mengontrol aku agar istiqomah mengikuti sorogan di mushola dan masjid setiap pagi dan petang. &#8220;syarat utama jadi anak shaleh itu ngaji le&#8230;.makanya kamu dikasih nama sama Bapakmu itu: Ngajiyo alias belajarlah.&#8221; Suara itu masih saja muncul sekelibatan. Mengaduk-aduk perasaan cintaku kepada Simak.</p>
<p>Sungguh indah seandainya lagu itu dilantunkan ibu kepadaku, dia bisa bertanya dengan kalimat indah &#8220;kemana kau pergi cinta?&#8221; dalam hatiku langsung menjawab &#8220;cinta akan mencari ilmu Mak&#8230;.doakan ya&#8230;&#8221; aku tersenyum sendiri mendengar dialog hatiku sendiri.</p>
<p>&#8220;Mak&#8230;kini anakmu sudah besar. Sudah mau mandiri, dan kalianpun sudah percaya bahwa aku bisa hidup mandiri jauh dari orang tua.&#8221; Lamunanku dibuyarkan dengan sentuhan tangan Bapak di kepalaku. Tak biasanya dia menyentuh dengan kasih sayang seperti sekarang ini. aku tatap Bapak, ternyata matanya berlinang air mata. Tak sengaja satu tetes membasahi kepalaku. Aku jadi terenyuh yang langsung memunculkan air mata.</p>
<p>Ahmad Saifullah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/mutiara-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Salahkah Perintah Tuhanku?</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/salahkah-perintah-tuhanku/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/salahkah-perintah-tuhanku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 00:31:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=2266</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, suatu saat Nabi Sulaiman sekaligus sebagai seorang raja, sedang memimpin rapat Kabinet di salah satu balairung kerajaannya yang teramat megah di Palestina. Balairung itu amat luas, berlantaikan marmer dan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2267" title="kematian" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2009/10/kematian1.jpg" alt="kematian" width="261" height="348" />Alkisah, suatu saat Nabi Sulaiman sekaligus sebagai seorang raja, sedang memimpin rapat Kabinet di salah satu balairung kerajaannya yang teramat megah di Palestina. Balairung itu amat luas, berlantaikan marmer dan disokong oleh tiang- tiang raksasa yang tinggi menjulang. Ditengah kesibukan rapat, terlihat seseorang mengintip- intip dibalik tiang- tiang balairung tersebut. Sekilas orang- orang tak akan memperhatikannya karena disekitar balairung itu ada juga beberapa pelayan yang hilir mudik mengantarkan minuman dan makanan untuk para menteri yang sedang bersidang. Anehnya, laki- laki tersebut terlihat seperti memfokuskan pandangannya kepada salah satu menteri saja yang sedang rapat tersebut. Kadang ia menghilang, kadang ia muncul kembali dibalik tiang seraya memandang kepada salah seorang menteri yang ada disana. Kebetulan pula menteri tersebut sempat beberapa kali beradu pandang dengan laki- laki yang selalu memperhatikannya tersebut, maka sang menteripun merasa tercekat hatinya dengan penuh rasa heran dengan penuh tanda tanya, mengapa hanya kepadanya laki- laki tersebut mengarahkan pandangannya. Beberapa saat kemudian sidangpun berakhir, dan laki- laki yang mencurigakan itupun turut hilang dari pandangan. Kehadiran lelaki yang mencurigakan itu cukup mengganggu pikirannya, maka kemudian iapun bertanya kepada Nabi Sulaiman:</p>
<p>&#8220;Wahai sang raja, apakah anda memperhatikan adanya seseorang laki- laki yang mencurigakan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh, yang mengendap- endap dan muncul menghilang dibalik tiang- tiang itu?&#8221; Tanya Sulaiman, rupanya Nabi Sulaiman juga ikut melihat munculnya lelaki aneh tersebut.</p>
<p>Sang menteri menjawab: &#8221; Betul wahai Sulaiman, ternyata anda juga melihatnya. Apakah Tuan kenal, siapa gerangan lelaki yang mencurigakan tersebut?&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh, ya- saya kenal siapa dia&#8221;. Jawab Sulaiman. &#8220;Dia adalah Izrael, si Malaikat pencabut nyawa&#8221;.</p>
<p>Betapa kagetnya sang menteri bahwa lelaki yang selalu memperhatikannya itu adalah Malaikat Pencabut nyawa yang terkenal itu. Iapun merasakan gemetar sekujur tubuhnya bila dia ingat bahwa dari sekian banyak menteri yang hadir, sang Izrael hanya memandanginya. Iapun segera berkata kepada Sulaiman dengan suara menggigil:</p>
<p>&#8220;Ya sulaiman, kenapa dari sekian banyak menteri, ia hanya memandangiku seperti seseorang yang sedang keheranan, tidak memandangi yang lain?&#8221;</p>
<p>Nabi Sulaiman menjawab dengan enteng:&#8221; Mana aku tahu? Mungkin dia sedang memilihmu untuk dicabut nyawanya?&#8221;</p>
<p>Sang menteri bertambah- tambah gemetarnya, maka dengan memelas dan penuh ketakutan, iapun memohon dengan mengiba- kepada Sulaiman:</p>
<p>&#8221; Aduh Sulaiman, tolonglah aku,&#8230; jauhkan aku dari dia,&#8230; aku belum siap untuk mati,&#8230; dosaku masih banyak,&#8230; dan aku terlalu sering melakukan korupsi dan pengkhianatan terhadap amanat rakyat,&#8230;. Lagi pula anak- anakku masih kecil- kecil,&#8230; tolonglah aku ya Sulaiman !!!&#8221;.</p>
<p>&#8220;Terus, apa yang harus aku lakukan untuk menolongmu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya Sulaiman, bukankah kau adalah juga seorang Nabi yang memiliki banyak mukjizat?, bukankah engkau dapat menguasai angin dan dapat memerintahkannya untuk melakukan apa saja? Ya Sulaiman, jauhkan aku dari Izrail, antarkan aku kenegeri jauh, jauh sekali, agar aku tak ketemu dengan dia, aku ingin&#8230;.antarkan aku ke negeri India&#8230;&#8230; &#8220;.</p>
<p>Nabi Sulaiman pun berdo&#8217;a, dengan kekuatan dan se izin  Allah, ia perintahkan angin untuk membawa salah seorang menterinya tersebut  ke India, sesuai permintaannya.</p>
<p>Ternyata sesampai di India, dia terkejut karena Izrail sudah menunggunya disana!!!. Maka proses pencabutan nyawapun berlangsung, dan kembalilah si menteri ke alam baka untuk mempertanggung jawabkan amal- amalnya ketika ia hidup didunia. Sejatinya kita semua adalah milik Allah, dan kepada Nya lah kita akan kembali.</p>
<p>Tak berapa lama, setelah menunaikan tugasnya di India, Izrail pun kembali menemui Nabi Sulaiman di Palestina. Nabi Sulaiman bertanya:</p>
<p>&#8220;Dari mana saja anda wahai Izrail?&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya baru datang dari India&#8221;. Jawabnya.</p>
<p>&#8220;Tadi saya lihat beberapa saat yang lalu anda ada di Balairung ini, kenapa tiba- tiba ke India. Ada urusan pentingkah?&#8221;</p>
<p>Izrail menjawab:</p>
<p>&#8220;Itulah,&#8230; saya telah mendapatkan tugas dari Allah SWT, untuk mencabut nyawa si Fulan, sang menteri itu tepat pada jam 17.00 di INDIA. Yang saya heran, kenapa dia pada jam 16.55, yakni 5 (lima) menit sebelum kematiannya dia masih di PALESTINA? Saya agak bingung: SALAHKAH PERINTAH TUHANKU? Karena itulah aku bolak balik melihat dan meyakinkan, betulkah yang sedang rapat itu si Fulan yang harus mati di INDIA? Tapi aku yakin, perintah Allah pasti tidak akan salah, maka berangkatlah aku ke India dengan penuh keyakinan walaupun yang akan aku cabut nyawanya masih berada jauh di Palestina. Nyatanya, tepat pada jam 17.00 dia datang mengantarkan nyawanya sendiri ke India&#8230;..Maka aku cabutlah nyawanya disana&#8230;..</p>
<p><strong>&#8220;Katakanlah: bahwa sesungguhnya kematian yang mereka  semuanya lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu pasti akan menemukan kalian&#8230;&#8230;.&#8221;</strong></p>
<p><strong>__________________________________________________________________________________<br />
</strong></p>
<p>Kisah ini merupakan Educational Story, kisah- kisah yang mengandung nilai- nilai kehidupan, dapat kita temukan pada sebuah kitab yang sering dibaca di pesantren- pesantren di Indonesia, yakni &#8220;Mawaa&#8217;idzul Usfuriyyah&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/salahkah-perintah-tuhanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Enaknya Punya Isteri 4, Mana Yang Paling Setia?</title>
		<link>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/enaknya-punya-isteri-4-mana-yang-paling-setia/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/enaknya-punya-isteri-4-mana-yang-paling-setia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 06:45:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Faried</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayah]]></category>
		<category><![CDATA[isteri 4]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=2823</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun &#8211; Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 isteri. Dia mencintai isteri ke-4 dan menganugerahinya harta dan kesenangan, sebab ia tercantik diantara semua iosterinya. Pria ini juga...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Tanbihun</strong> &#8211; Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 isteri. Dia mencintai isteri ke-4 dan menganugerahinya harta dan kesenangan, sebab ia tercantik diantara semua iosterinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pria ini juga mencintai isterinya yang ke-3. ia sangat bangga dengan sang isteri dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita cantik ini kepada semua temannya. Namun dia juga selalu kwatir kalau isterinya ini lari dengan pria lain. Begitu juga dengan isteri ke-2. sang saudagar sangat menyukainya karena ia ia isteri yang sabar dan penuh pengertian.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapan pun sang saudagar mendapat masalah, ia selalu minta pertimbangan isteri ke-2nya ini, yang selalu menolong dan mendampingi sang suami melewati masa-masa sulit.</p>
<p style="text-align: justify;">Sama halnya dengan isteri pertama, ia adalah pasangan yang sangat setia dan selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarganya. Wanita ini yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan bisnis sang suami.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi, sang pedagang kurang mencintainya meski isteri pertama ini begitu sayang kepadanya. Suatu hari sang pedagang jatuh sakit dan menyadari bahwa ia akan segera meninggal dunia. Ia meresapi semua kehidupan indahnya dan berkata dalam hati, &#8221; saat ini aku punya 4 isteri. Namun saat aku meninggal, aku akan sendirian, betapa menyedihkan&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>ISTERI KE-4 : NO   WAY</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu pedagang itu memanggil semua isterinya dan bertanya pada isteri ke-4nya. &#8221; Engkaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan indah. Nah, sekarang aku akan mati. Maukah kamu mendampingi dan menemaniku?&#8221; ia terdiam &#8230;&#8230;&#8221; tentu saja tidak mau !&#8221; jawab isteri ke-4nya dan pergi begitu saja tanpa kata terakhir yang terucap. Jawaban ini sangat menyakitkan hati, seakan sembilu mengiris-iris hati sang saudagar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>ISTERI KE-3 : MENIKAH LAGI</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pedagang itu sedih, lalu bertanya pada isteri ke-3. &#8221; Aku pun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini hidupku akan berakhir. Maukah kamu ikut denganku dan menemani akhir hayatku?&#8221; isterinya menjawab, &#8221; hidup begitu indah, akau akan menikah lagi jika kau mati. &#8221; bagai disambar petir di siang bolong, sang pedagang sangat terpukul dengan jawaban tersebut. Badannya mendadak terasa demam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>ISTERI KE-2 : SAMPAI LIANG KUBUR</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian ia memanggil isteri ke-2. &#8221; Aku selalu berpaling kepadamu setiap aku mendapat masalah dan kau selalu membantuku sepenuh hati. Kini aku butuh sekali bantuanmu. Kalau aku mati, maukah engkau mendampingiku?&#8221; jawab isterinya, &#8221; maafkan aku kali ini, aku tidak bisa menolongmu, aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur. Nanti akan kubuatkan makam yang indah untukmu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>ISTERI KE-1 : SETIA BERSAMA SUAMI</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pedagang ini merasa putus asa. Dalam kondisi kecewa itu, tiba-tiba terdengar suara, &#8221; Aku akan tinggal bersamamu dan menemanimu kemana pun kau pergi.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu. Pria itu lalu menoleh kesamping, dan mendapati isteri pertamanya di sana. Ia tampak begitu kurus, seperti orang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu berguam, &#8221; Kalau saja aku bisa merawatmu lebih baik saat aku mampu, tak akan kubiarkan engkau kurus seperti ini, isteri &#8230;.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HIDUP KITA DIWARNAI 4 ISTERI</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sesungguhnya kita punya 4 isteri dalam hidup ini</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Isteri ke-4 adalah TUBUH KITA<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seberapa banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah. Semua ini akan hilang dan suatu batas ruang dan waktu. Tak ada keindahan dan kegagahan yang  tersisa saat kita menghadap kepada-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Isteri ke-3, STATUS SOSIAL DAN KEKAYAAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saat kita meninggal, semua akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah dan melupakan kita yang pernah memilikinya. Sebesar apapun kedudukan kita dalam masyarakat dan sebanyak apapun harta kita, semua itu akan berpindah tangan dalam waktu sekejap ketika kita tiada.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Isteri ke-2 adalah KERABAT DAN TEMAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seberapa pun dekat hubungan kita dengan mereka, kita takkan bisa terus bersama mereka. Mereka akan mengantar hanya sampai ke liang lahad saja, setelah itu mereka akan meninggalkan kita sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Isteri pertama adalah JIWA DAN AMAL KITA</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia mendampingi kemana pun kita melangkah. Hanya amallah yang mampu menolong kita di akhirat kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, selagi mampu perlakukanlah jiwa kita dengan bijak serta jangan pernah malu berbuat amal, memberikan pertolongan kepada sesama yang membutuhkan. Betapa kecilnya bantuan kita, pemberian kita menjadi sangat berarti bagi mereka yang memerlukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/sosbud/hikayah/enaknya-punya-isteri-4-mana-yang-paling-setia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

