<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanbihun Online &#187; Ilmu Hikmah</title>
	<atom:link href="http://tanbihun.com/category/tasawwuf/ilmu-hikmah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tanbihun.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 15:30:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Bukti Kasih Sayang Allah</title>
		<link>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/bukti-kasih-sayang-allah/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/bukti-kasih-sayang-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 09:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Faried</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[allah maha adil]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=35119</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohim…. Tanbihun - Bukti kasih sayang tak harus sesuai  dengan apa yang manusia harapkan, karena disetiap keinginan juga harapan selalu ada hawa nafsu yang ada disitu. Begitu juga dengan kasih...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/bukti-kasih-sayang-allah/attachment/kasih-sayang-allah/" rel="attachment wp-att-35120"><img class="alignleft size-medium wp-image-35120" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2011/11/kasih-sayang-allah-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Bismillahirrohmanirrohim….</p>
<p><strong>Tanbihun -</strong> Bukti kasih sayang tak harus sesuai  dengan apa yang manusia harapkan, karena disetiap keinginan juga harapan selalu ada hawa nafsu yang ada disitu. Begitu juga dengan kasih sayang Allah, ketika manusia dihinggapi keputus- asaan ia bahkan tidak tahu apa sebenarnya yang dikehendaki oleh kemauan hati, tak jarang membuat pikiran seolah tumpul hingga tidak mampu berbuat apa-apa kecuali kegalauan yang buntu.</p>
<p>Tahukah? Bahwa kasih sayang Allah sebenarnya sedang memproses gegundahan hati yang seperti itu, guna mendapat predikat <em>kependekaran</em> dalam hal keimanan? Buktinya apa?</p>
<p>Coba kita tanyakan dan ingat-ingat kembali dalam do’a harian yang biasa kita lantunkan, do’a apa saja yang kita panjatkan?</p>
<h2>اَللّٰهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ</h2>
<p>““Ya Allah! berikanlah kebaikan kepada kami di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari adzab Neraka.” (HR. Al-Bukhari-Muslim)</p>
<p><em>Bukankah do’a ini yang selalu dipanjatkan?</em></p>
<p><em>Atau pun yang ini?</em></p>
<h2>اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ</h2>
<p>““Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar dimasukkan<br />
ke dalam Surga dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka. ” (HR. Abu Dawud-Ibnu Majah-Ibnu Khuzaimah)</p>
<p>Ketika kita minta kepada Allah, supaya diberikan kebaikan didunia jangan pernah beranggapan bahwa kebaikan dunia itu hanya yang enak-enak saja. Karena mustahil itu terjadi, bukankah kata kebaikan disini bermakna terhindar dari fitnah-fitnah dunia?</p>
<p>Juga kebaikan diakhirat nanti. Allah akan menunjukkan kasih sayangNya untuk memberikan kebaikan diakhirat dengan berupa ujian, dan tentunya itu dalam pandangan yang manusiawi sangatlah tidak meng-enakkan. Karena disitu kita disuguhi berbagai macam gempuran batu ujian yang tidak lain maksud Allah adalah sebagai jalan meningkatkan keimanan hambaNya.</p>
<p>Sayangnya ketika kita mendapati cobaan yang tidak menentramkan dihati atau bahkan sampai membawa kearah frustasi kita lupa dengan komitmen do’a yang senantiasa kita panjatkan. Tak jarang diantara kita seolah merasa tidak mendapati lembutnya kasih sayang dari Tuhan yang maha lembut, dan parahnya lagi sampai beranggapan Tuhan tidak adil. <em>Na’udzubillah.</em></p>
<p>Sebagai ibroh, bukti kasih sayang Allah mengambil sesuatu yang teramat kita kasihi, sudah disuri tauladankan oleh beliau Rasul.</p>
<p>Ketika air mata Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menetes menangisi gugurnya para syuhada’, Sa’ad bin ‘Ubadah Radhiallaahu anhu bertanya: “Wahai Rasulullah, Anda menangis?” Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menjawab: “Ini adalah rasa kasih sayang yang Allah Ta’ala letakkan di hati hamba-hamba-Nya. Sesungguhnya hamba-hamba yang dikasihi Allah Ta’ala hanyalah hamba yang memiliki rasa kasih sayang.” (HR. Al-Bukhari)</p>
<p>Dan ketika air mata Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menetes disebabkan kematian putra beliau bernama Ibrahim, Abdurrahman bin ‘Auf Radhiallaahu anhu bertanya kepada beliau: “Apakah Anda juga menangis wahai Rasulullah?” Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menjawab: “Wahai Ibnu ‘Auf, ini adalah ungkapan kasih sayang yang diiringi dengan tetesan air mata. Sesungguhnya air mata ini menetes, hati ini bersedih, namun kami tidak mengucapkan kecuali yang diridhai Allah Ta’ala. Sungguh, kami sangat berduka cita berpisah denganmu wahai Ibrahim.” (HR. Al-Bukhari)</p>
<p><strong>Saudaraku,</strong> pada hakikatnya kita tidak punya apa-apa didunia ini, tapi kita sering merasa kehilangan dengan sesuatu yang tidak kita punyai. Kita sering merasa didholimi oleh keadaan, tahukan sebenarnya kita sendiri yang mendholimi keadaan itu sendiri dengan tidak relanya kita akan keadaan itu.</p>
<p>Sungguh, dosa… dosa… ya, dosa lah yang memporak-porandakan kehiduan kita. Karena janji Allah pasti akan datang kepada para pendosa, demikian juga janji Allah akan datang kepada mereka yang sudah bersusah payah menghindar dari dosa.</p>
<p>Kasih sayang Allah akan turun kepada mereka yang diberi kejayaan berupa harta namun ia lalai, hingga Allah mengambilnya kembali, agar mereka sadar “hartaku melalaikanku, kemudahan fasilitasku melalaikan ibadahku, sibuk kerjaku melalaikan taqarrubku, nafsu syahwatku melalaikanku tentang nikmatnya dzikir”.</p>
<p>Kasih sayang Allah akan turun kepada mereka yang terpedaya fitnah wanita atau pun pria. Ia (Allah) akan mengambil semua apa-apa yang menyebabkan mereka terpedaya, demi kembali kerengkuhanNya. Meskipun kasih sayang itu terwujud dari sesuatu yang berat untuk dihadapi.</p>
<p>Kalau kita benar-benar sadar, kita akan merasakan kalau Allah sudah menunjukkan sebuah jalan baru, yang lebih bersih juga begitu indah dibelahan bumiNya untuk menuntun kita kembali kejalanNya, melalui jalan kinsyafan juga pertaubatan.</p>
<p>Inilah hakikat sebenarnya dari do’a yang senantiasa kita lafadzkan.</p>
<p><em>Wallahu’alam.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/bukti-kasih-sayang-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Islam VS Klenik Arab &amp; Jawa</title>
		<link>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/islam-vs-klenik-arab-jawa/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/islam-vs-klenik-arab-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 12:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[definisi dukun]]></category>
		<category><![CDATA[klenik jawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=3874</guid>
		<description><![CDATA[Tanbihun.com &#8211; Suatu saat, Muawiyah bin Abi al-Hakam berkata kepada Rasul saw., “Kami melakukan beberapa hal pada masa jahiliyah. Kami mendatangi dukun.” Lantas Rasul saw. bersabda, “Janganlah kamu mendatangi dukun.”...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/10/reg-dukun.jpeg"><img class="alignright size-full wp-image-4029" title="reg dukun" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/10/reg-dukun.jpeg" alt="" width="223" height="167" /></a>Tanbihun.com</strong> &#8211; Suatu saat, Muawiyah bin Abi al-Hakam berkata kepada Rasul saw., “Kami melakukan beberapa hal pada masa jahiliyah. Kami mendatangi dukun<em>.</em>” Lantas Rasul saw. bersabda, <em>“Janganlah kamu mendatangi dukun.” </em>Muawiyah berkata lagi, “Dan kami juga melakukan <em>tathayyur</em>.” Beliau bersabda, <em>“Itu hanyalah perasaan di dalam hati seseorang di antara kalian. Maka janganlah hal itu menghalangi-halangi kalian.”</em> <strong>(HR. Ahmad)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah salah satu potongan <span style="color: #ff6600;"><strong>episode sejarah Islam</strong></span> yang sangat penting ketika Islam tengah menawarkan pencerahan keyakinan dan akal kepada  umat manusia. Dalam kisah tadi, kita melihat seorang sahabat menanyakan sebagian dari sisi-sisi kegelapan jahiliyah Arab, yakni dunia perdukunan dan <em>tathayyur</em>. Terhadap perdukunan, Nabi saw. melarang mendatangi dukun dan terhadap masalah <em>tathayyur</em>, Nabi saw. menegaskan bahwa itu hanyalah perasaan-perasaan hati yang tidak perlu dirisaukan dan jangan sampai menghalangi  seseorang untuk melakukan aktivitasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam <em>Syarh Shahih Muslim </em>(5/22) Imam Nawawi menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan <span style="text-decoration: underline;"><strong><span style="color: #ff6600;">definisi dukun</span></strong></span> (<em>kahin/’arraf)</em> adalah <strong>orang yang mengaku-ngaku mengetahui peristiwa yang akan terjadi, rahasia-rahasia gaib, dan keberadaan benda-benda yang hilang atau dicuri</strong>. Maka siapa saja yang kriterianya seperti tadi, apapun lebelnya dan jabatannya, ia termasuk dukun  yang dilaknat agama Islam. Islam telah memerangi perdukunan karena ia akan menumpulkan akal pikiran manusia. Jika terjadi sesuatu, selalu dikaitkan dengan sesuatu yang supranatural, walaupun hanya dengan terkaan-terkaan tanpa ada dasarnya. Memang unsur yang utama dalam hal ini adalah percaya dan tidak percaya. Jika kamu ingin masuk perdukunan, hilangkanlah akal sehatmu. Lalu kamu akan menjadi gila tanpa kamu  sadari.</p>
<p style="text-align: justify;">Mendatangi dukun adalah dosa besar dan menyebabkan shalat tidak diterima selama empat puluh hari. Jika membenarkannya, maka Islam telah menganggap hal ini sebagai bentuk kekafiran. Adapun mengenai pelaku perdukunan, banyak ulama telah menghukuminya dengan kafir dan sebagian ulama lagi menghukuminya  dengan dosa besar saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu apakah yang dimaksud dengan <em>tathayyur</em> ? Dalam <em>al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyah </em>(12/182) dijelaskan bahwa <span style="text-decoration: underline;"><em>tathayyur</em> </span>adalah mengangap keberadaan sesuatu yang didengar atau dilihat mengakibatkan timbulnya mala petaka atau sesuatu yang tidak menyenangkan. Mengenai asal usul <em>tathayyur</em>, Imam Nawawi kembali menjelaskan bahwa orang-orang Arab pada zaman jahiliyah ketika ingin melakukan suatu perjalanan, mereka mendatangi sarang burung, lalu mengagetkannya. Jika burung terbang ke kanan, berarti itu pertanda baik. Dan jika burung terbang ke kiri, berarti pertanda buruk. Termasuk sejenis dengan ini adalah perhitungan hari-hari nahas. Misalnya mempercayai hari-hari tertentu berdasarkan perhitungan primbon Jawa sebagai hari yang buruk. Termasuk juga ramalan astrologi dan horoskop.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua kepercayaan itu dilarang dalam agama Islam. Dan jika hati kita merasakan tidak enak karena hal-hal tersebut, maka sesungguhnya itu hanyalah perasaan saja dan janganlah menghalangi kita untuk melakukan aktivitas yang harus kita kerjakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah dua sisi kegelapan jahiliyah dari  kegelapan-kegelapan yang lain yang telah diperangi Islam sejak awal. Lantas, bagaimana dengan masyarakat Islam saat ini, terutama masyarakat Islam Jawa? Sebagaimana yang kita ketahui bersama, masyarakat Jawa adalah masyarakat yang sangat kental dengan dunia klenik. Kepercayaan-kepercayaan terhadap hal-hal seperti itu telah mendarah daging dalam diri masyarakat Jawa. Menurut data-data yang valid, Islam datang di bumi Nusantara sudah mulai abad VII Masehi. Namun, sampai saat ini, masih saja kita saksikan maraknya perdukunan dan kepercayaan-kepercayaan yang berbau <em>tathayyur</em>. Sehingga  pantaslah beberapa ahli menyimpulkan bahwa agama apa saja boleh masuk  ke Jawa, tetapi keyakinan Jawa harus tetap ada. Kita banyak menemukan praktik-praktik keagamaan yang mencampurkan antara Islam dan Jawa atau yang sering diistilahkan dengan sinkretisme. Dan seringkali jika diberitahu tentang ajaran Islam yang murni, mereka mengatakan itu berlaku di dunia Arab. Adapun Jawa punya keyakinan dan tradisi yang tersendiri. <em>La haula wa la quwwa illa billah!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Wahai pembaca, janganlah kita menganggap masalah ini sebagai masalah yang sepele. Nabi saw. diutus di tengah-tengah masyarakat yang sangat kental dengan dunia klenik. Tetapi, kemudian Nabi saw. membimbing mereka ke jalan yang benar. Beliau memberikan pencerahan akal dan pikiran mereka. Beliau mengarahkan agar mereka mendayagunakan akal mereka dengan sebaik-baiknya. Adapun urusan-urusan gaib, cukup kita ketahui melalui wahyu dan itu lebih terjamin kebenarannya. Apakah kita menginginkan masyarakat Islam tetap berlakang? Allah swt. berfirman,</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”</em> <strong>(al-Isra: 36)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Oleh : <strong>Muhammad Abidun Zuhri</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/islam-vs-klenik-arab-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Penulisan Rajah Arab Dalam Pandangan Ulama</title>
		<link>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/hukum-penulisan-rajah-arab-daam-pandangan-ulama/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/hukum-penulisan-rajah-arab-daam-pandangan-ulama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 09:11:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[rajah]]></category>
		<category><![CDATA[Rajah arab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=3858</guid>
		<description><![CDATA[Asy &#8211; Syaih Abu Fadlol As Senori At Tubani Memfatwakan bahwa Penulisan Rajah Arab, Kitab Syamsyul Ma&#8217;arif, dan Mamba&#8217;u ushul Al Hikmah adalah termasuk Kitab-Kitab Sihir.[1] Tanbihun.com &#8211; Beliau Berkata...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: justify;"><strong><a href="#_ftn1"><strong> </strong></a><span style="color: #993300;">Asy &#8211; Syaih Abu Fadlol As Senori At Tubani Memfatwakan bahwa Penulisan Rajah Arab, Kitab Syamsyul Ma&#8217;arif, dan Mamba&#8217;u ushul Al Hikmah adalah termasuk Kitab-Kitab Sihir</span>.<a href="#_ftn1"><strong>[1]</strong></a></strong></h3>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/10/rajah.jpeg"><img class="alignright size-full wp-image-3859" title="rajah" src="http://tanbihun.com/wp-content/uploads/2010/10/rajah.jpeg" alt="" width="234" height="215" /></a>Tanbihun.com</strong> &#8211; Beliau Berkata : Sesungguhnya telah lewat keterangan mengenai Rajah Rajah Arab Yang termasuk bagian dari Sihir. Pendapat yang banyak di Salah pahami Orang, mengenai Pencetusnya adalah Sayyidina Ali Karramahu Wajhah merupakan kebohongan yang sangat jelas,</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan ketika Anda merenung dengan hati jernih mulai dari Awal yang telah kami sampaikan ( pembahasan masalah Sihir ), maka Anda akan tahu Sesungguhnya <strong>Kitab Syamsul Ma&#8217;arif</strong> dan <strong>Manba&#8217;u Ushul Al</strong> <strong>Hikmah</strong> yang di tulis oleh Syaih Al Buni ataupun Kitab Kitab  lain yang menyerupainya termasuk golongan Kitab Sihir, dan Kami yakin, bahwa Orang yang mengatakan <strong>Nadzam Jaljalutiyah</strong> merupakan Tulisan Sayyidina Ali Karramahu Wajhah Adalah Seorang Pendusta Besar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h3 style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #993300;">Fatwa AL- Habib Alwi bin Ahmad bin Abdur- Rahman Tentang &#8221; PENGGUNAAN WIFIQ-WIFIQ &#8220;</span><a href="#_ftn2"><strong>[2]</strong></a></strong></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penulisan wifiq-wifiq itu dikembalikan kepada penyesuaian bilangan-bilangan arab. Imam Ghozali termasuk salah satu ulama yang memperdalam dan menguasai ilmu ini, sehingga ilmu ini dikenal sebagai ilmu beliau.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menurut pendapat yang benar, wifiq-wifiq ini tidak diharamkan jika digunakan untuk mencapai hal-hal yang diperbolehkan. Sedangkan pendapat Al- Qorofi yang menandaskan bahwa wifiq itu termasuk sihir, diarahkan pada permasalahan ketika ada tujuan-tujuan yang diharamkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Note :</strong></span> Terlepas dari pro-kontra hukum rajah arab ini, penulis melihat fakta dimasyarakat awam, apabila mereka datang kepada salah seorang yang biasa membuat jampi-jampi dengan rajah-rajah arab, mereka akan terlena, hati dan pikiran mereka tertuju dan terikat dengan &#8220;pegangan&#8221; yang isinya rajah-rajah tersebut. Buktinya seorang &#8220;jawara&#8221; yang konon sakti madraguna, ditembak ngakak, dibedil mecicil, ketika rajah yang menjadi &#8220;piyandel&#8221;(pegangannya) hilang keberaniannya pun ikut sirna.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang lebih lucu lagi, kebanyakan azimat yang beredar adalah bukan rajah asli, karena definisi rajah adalah tulisan tangan, maka harus ditulis dengan tangan, bukannya difoto copi atau disablon. Memilikinya saja sudah membahayakan aqidah, konyolnya azimat yang dipercayainya adalah palsu.(zid)</p>
<hr style="text-align: justify;" size="1" />
<p style="text-align: justify;"><a href="#_ftnref1">[1]</a> <span style="color: #0000ff;">Ad Dur Al Farid, syarh Jauharoh At Tauhid, 327. sebelumnya Syaih abul Fadhol mengutip Fatwa Asyya&#8217;roni dalam Kitab Lawaaqih Al Anwar, yang menyampaikan kritik tajam atas aliran mistik Al Buni, antara lain Asya&#8217;roni mengatakan sebagai berikut : &#8221; Para Pengikut Al Buni ini menggunakan Do&#8217;a Do&#8217;a bikinan, dan mensyaratkan syarat syarat tertentu dalam melakukanya. antara lain ; tidak boleh makan binatang laut, harus lapar, dan membakar dupa.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Mereka pun semakin di benci dan jauh dari Ajaran Rasul, ada apanya dengan Albuni di bandingkan dengan Keagungan Rasulullah Saw.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">selain itu Syaih Abu Fadlol juga menyebutkan fatwa Imam Ibrahim Al Matbuli yang tidak kalah kerasnya. &#8221; demi Allah Para Penyembah berhala itu lebih baik daripada para pengikut aliran Mistik Al Buni. Mereka ini mengaku mendekatkan diri kepada Allah, namun Asma Asma yang mulia di gunakanya untuk tujuan tujuan duniawi yang rendah.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="#_ftnref2">[2]</a> <span style="color: #0000ff;">Bughyah Halaman : 298-299</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #000000;">Di Nukil dari buku Fiqih Klenik M. Ridlwan Qoyyum Sa&#8217;id</span><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/hukum-penulisan-rajah-arab-daam-pandangan-ulama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Cepat Kaya</title>
		<link>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/tips-cepat-kaya/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/tips-cepat-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 11:08:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rifai Ahmad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[doa cepat kaya]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu cepat kaya]]></category>
		<category><![CDATA[ingin cepat kaya]]></category>
		<category><![CDATA[tips agar cepat kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tips cepat kaya]]></category>
		<category><![CDATA[tips kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=1955</guid>
		<description><![CDATA[Himpitan hidup, kebutuhan yang mendesak serta mahalnya harga barang membuat sebagian orang frustasi, stress bahkan gila. Apalagi di kota metropolitan ini, hiruk pikuk persaingan yang luar biasa telah merubah perangai...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Himpitan hidup, kebutuhan yang mendesak serta mahalnya harga barang membuat sebagian orang frustasi, stress bahkan gila. Apalagi di kota metropolitan ini, hiruk pikuk persaingan yang luar biasa telah merubah perangai manusia menjadi iblis-iblis kecil. Semua itu mereka lakukan atas nama UANG.</p>
<p>Akan tetapi bagi anda yang tengah terhimpit beban hidup dan selalu hidup dalam kekurangan, maka ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar pintu rizki terbuka lebar dan kesejahteraan hiduppun dapat anda raih dengan segera Insya Alloh.</p>
<p>1. Sholat Lima Waktu, kadang orang justru disaat dia miskin, dia menjauh dari Alloh. Padahal Alloh menganjurkan kepada kita agar meminta tolong kepadaNya dengan sabar dan sholat.</p>
<p>2. Puasa Senin-Kemis, disamping penghematan puasa juga merupakan wahana kita untuk dekat kepadaNya, sehingga permohonan kita akan di Ijabah oleh Alloh.</p>
<p>3. Shodaqoh. Ingat banyak sekali hadis yang menerangkan tentang manfaat sedekah, diantaranya adalah Jalburrizqi ( sebagai penarik rizqi ).</p>
<p>4. Sholat Malam. Disaat semua orang terbuai dalam mimpinya, kita ketuk rahmat Alloh, kita haturkan proposal hidup kita kepadaNya, insya Alloh Mujarrob.</p>
<p>5. Biasakan membaca Surat Al Waqi&#8217;ah sehabis Sholat Isya&#8217;, sebab Nabi bersabda,&#8221; Tidak akan tersentuh sifat faqir seseorang yang selalu membaca surat Al Waqi&#8217;ah.</p>
<p>6. Berusaha dengan sungguh-sungguh, sebab doa tanpa usaha adalah sebuah kemustahilan.</p>
<p>7. Tawakkal kepada Alloh.</p>
<p>8. Selalu membaca Istighfar, sebab dosa yang menumpuk juga bisa menyumbat jalan rizki kita.</p>
<p>9. Senantiasa bertakwa kepada Alloh dimanapun kita berada. Sebab Alloh berfirman,&#8221; Barangsiapa dia bertakwa kepada Alloh maka Alloh akan menjadikan baginya jalan yang luas dan memberikan rizki kepadanya tanpa ia pernah perhitungkan sebelumnya.</p>
<p>Sembilan tips ini jika dilakukan dengan sungguh-sungguh serta hanya mengharap ridho Alloh semata, maka Insya Alloh, Alloh akan segera menghilangkan kefaqiran kita dan mengucurkan rizkiNya kepada kita . Mujarrab&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/tips-cepat-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menguak Rahasia Hizib,wafaq,dan Ilmu Hikmah</title>
		<link>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/menguak-rahasia-hizibwafaqdan-ilmu-hikmah/</link>
		<comments>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/menguak-rahasia-hizibwafaqdan-ilmu-hikmah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 08:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[hizib]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kitab hizib]]></category>
		<category><![CDATA[kitab ilmu hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kitab sirrul jalil]]></category>
		<category><![CDATA[sirrul jalil]]></category>
		<category><![CDATA[wafaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tanbihun.com/?p=827</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan tentang Khoriqul adah ( perkara yang diluar kebiasaan ) karomah versus sihir. Ada satu lagi yang termasuk Khoriqul adah, yaitu kelebihan yang diberikan Allah didasari dari laku riyadhoh...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://farm3.static.flickr.com/2360/2028084914_6aead123f8.jpg" alt="" width="295" height="212" />Melanjutkan tulisan tentang <em>Khoriqul adah</em> ( perkara yang diluar kebiasaan ) <em><a href="http://tanbihun.com/?p=177" target="_blank">karomah versus sihir</a></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu lagi yang termasuk <em>Khoriqul adah, </em>yaitu kelebihan yang diberikan Allah didasari dari laku riyadhoh atau membaca wirid tertentu dengan dosis yang ditentukan pula, ilmu ini sering disebut ; <em>ilmu hikmah</em>, maka ilmu ini bisa dicapai atau dimiliki oleh siapapun, tidak memerlukan bakat khusus, siapa yang memenuhi persyaratan dan melaksanakan tata-caranya, dia akan memperolehnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang berpendapat, bahwa<em> ilmu hikmah</em> itu bukan bagian dari tasawuf, meskipun ada ulama-ulama sufi yang memberikan <em>ilmu hikmah</em>, ilmu hikmah bisa berupa do&#8217;a atau wirid-wirid semacam hizib, asma atau berupa <em>wifiq\wafak </em>( rajah-rajah berupa angka maupun huruf hijaiyyah ).</p>
<p style="text-align: justify;">Ulama-ulama yang menerangkan tentang <em>ilmu hikmah</em> ini semisal ; <em>Syaikh Ali al-Buny</em> dengan kitab <em>man&#8217;baul hikmah</em> yang masyhur, <em>Abi hasan as-Syadzili </em>dengan kitab <em>Sirrul jalil</em> yang membuat juga<em> <a href="http://tanbihun.com/?p=789" target="_self">hizib nashor</a></em> yang melegenda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tanbihun.com/tasawwuf/ilmu-hikmah/menguak-rahasia-hizibwafaqdan-ilmu-hikmah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

