Hati-Hati dengan Hati ! | Media Dakwah Rifaiyah

Hati-Hati dengan Hati !

November 21st 2009 | Posted by em.yazid

doa1mungkin kau tidak akan pernah mengerti arti pedih, jika engkau belum pernah dikhianati. Kebahagiaan hanya bisa dirasakan oleh yang pernah sengsara, kesengsaraan cuma dirasakan orang yang pernah bahagia. Sedangkan orang yang sudah terbiasa dengan kepayahan, meski tiap hari didera kekurangan ia akan tegak melanjutkan hidup.

Aku bahagia berada diawal, walau tidak berada di akhirnya

Memiliki idealisme itu bagus,tapi jangan sampai itu menjadi hijab bagi penerimaan hati kita dengan keadaan dan kenyataan yang ada saat ini

Berusaha mencintai orang yang belum dikenal itu jauh lebih mudah, ketimbang harus membenci orang yang pernah kita sayangi

Hati selamanya akan senantiasa bergerak dinamis, ia akan terus berubah-ubah setiap waktu, maka tak ada jaminan bagi kelanggengan perasaan kita, saat ini boleh cinta,tapi diwaktu lain bisa saja membencinya setengah mati,atau pun sebaliknya. Berbahagialah orang yang tidak terjebak oleh cinta.

Ketika masih kecil,ingin cepat jadi orang dewasa, biar bebas tidak diatur oleh orang dewasa,bisa main kesan-kemari,dan akhirnya kawin dan punya anak,barulah terasa,betapa enaknya jadi anak kecil. Itulah manusia, selalu mengharapkan sesuatau yang bukan haknya.

by, debu jalanan

Artikel Terkait

Puisi: Selamat Jalan Ayahku

sungguh, tak sanggup kumerangkai kata tak sanggup kumenguntai makna bila harus kuungkapkan tentang sebuah rasa kehilangan andai kita masih bisa mengulang tawa canda,marah terbiasa andai waktu masih milik kita kutuntaskan baktiku padamu,ayahku kini,engkau telah pergi rasanya takkan siap kami kau tinggalkan sosok panutan yg tak [...]

Cerbung : MUTIARA HITAM

Hamparan sawah menguning sudah berminggu-minggu, tapi masih saja petani-petani memanen padinya, terus memanen tanpa habis-habis. Aku tidak merasa bahwa ayahku mempunyai sawah yang luas layaknya juragan H. Patuh. Tapi tetap saja ayah memanen, dan tak jarang menjemur hamparan padi di pelataran rumahku. Kata Ibu, ayah cuma bekerja sebagai buruh tani, [...]

Kisah Sarjana Mencari Kerja

Konon di tahun 2020 perekonomian akan benar-benar dikuasai oleh orang-orang bule(kapitalis). jangankan perusahaan-perusahaan,atau pasar saham, kaki lima pun diembat juga. nantinya tak ada lagi mang jajang yang keliling komplek mendorong grobak sayurnya, tak ada lagi uda wendra yang mempersilahakn pengunjung warung padangnya.semua dikuasai [...]

Dilema Dipersimpangan Jalan

Pagi itu kampung gunung baru kedatangan seorang warganya yang sudah lama merantau ke jakarta. Hampir 20 tahun ia meninggalkan kampung halamannya.sebut saja namanya junaedi yang oleh teman-temannya akrab dipanggil jhoni. Dua hari sudah dilalui jhoni dikampung halamannya yang dulu. Hampir semua kerabat dan sahabat ia kunjungi, pagi ini giliran [...]

Leave a Reply:

Name (required):
Mail (will not be published) (required):
Website:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Jangan Lupa Jawab Ini:

Copyright @ 2010 Media Dakwah Rifaiyah | Tegakkan | Syariat | Tharikat | Hakikat | Hubungi Kami | fbkcl twt