TANBIHUN ONLINE

Kitab ADABUZZIARAH Karya KH.Ahmad Rifa’i,Membahas Tata Cara Ziarah Beserta Do’anya

 Breaking News
  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Tanbihun.com- Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan...
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Tanbihun.com- “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri...
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com- Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa...
  • Petunjuk Nabi saw Tentang Konflik Yaman (antara hijrah dan iqomah) Tanbihun.com- al iimaanu Yamaanun wal hikmatu Yamaniyyatun, Yaman adalah poros dan gambaran kuatnya iman dan hikmah.. Hingga Nabi saw pun menegaskannya Ditengah konflik perang “saudara seislam”, banyak ijtihad ulama dalam...
  • Kartini apa ‘Aisyah? Tanbihun.com- Jika Kartini dianggap mendobrak kejumudan berpikir wanita, Aisyah yg jauh-jauh hari melawan mainstream Jahiliah yang mendiskreditkan wanita. sampai beliau mengatakan: وقالت عائشة نعم النساء نساء الأنصار لم يمنعهن الحياء...
March 29
19:40 2012

Tanbihun.com- Karya-karya Syaikhina Haji Ahmad Rifa’i masih banyak yang belum dikenal, apalagi dikaji oleh anak muridnya. Terutama kitab-kitab kecil yang terdiri dari 1-2 kuras (20-40 halaman), seperti kitab Adabuttholab yang membahas tentang problematika rumah tangga, didalamnya akan kita temukan juga pembahasan keutamaan ziarah ke makam kedua orang tua beserta bacaan (do’a) yang dibaca.

Kali ini kami akan mempersembahkan ebook kitab “ADABUZZIARAH” yang memuat pembahasan seputar adab ziarah kubur beserta bacaan (do’a) yang dibaca ketika berada dimakam, tata cara bertamu, adab kondangan sekaligus memberi sumbangan, dan pembahasan lainnya yang masih relevan.

Berikut adalah cuplikannya;

Utawi ziarah kubur iku sunnat
Kerono faidahe dadi ngalap ibarat

Lan ngalap pitutur awake manfaat
Naliko ningali ahli kubur hajat

Sunnate ziarah qubur dino jum’ah
Dino kamis lan sabtu kang wus winarah

Moco Qul hu ping sewelas lan fatihah
Surat yasiin lan tabarok arep sihhah

KH.Ahmad Rifa’i|Kitab Adabuzziarah

Arti bebasnya: “Hukum ziarah kubur itu sunnah,sebab mempunyai manfaat;mengambil i’tibar, sebagai nasihat untuk diri sendiri ketika menyaksikan ahli kubur (makamnya). Hari untuk berziarah disunnahkan pada hari kamis, jum’at atau sabtu. Saat ziarah membaca surah ikhlash 11 kali, dilanjutkan surah Fatihah,surah yasiin dan surah almulk atau juga dikenal dengan tabarok.”

Kitab Adabuzziarah terdiri dari 1 kuras (20 halaman), Silahkan Download:

Ebook Kitab Adabuzziarah 

Share

Artikel Terkait

4 Comments

  1. Rofiudin Rofi
    Rofiudin Rofi January 30, 05:29

    begini..,Muhammad Rosulallah SAW kan dulu sudah melarang mendatangi makam..,lalu hadist itu di hapus..,lalu tiba2 jadi boleh..kan aneh..,dilarang ya udah dilarang saja , sampai kapanpun, dimanapun. SAYANG-nya..,tahlillan dipake sarana untuk minta-minta ke kuburan.(ngalap berkah di kuburan ). mengingat kematian kan tiap kita solat sudah di ingatkan; …wamahyaya, wamamaati..,lillahirobbilaalamiin.

    Reply to this comment
  2. ciung
    ciung February 18, 22:57

    Mas Rofi yang terhormat, Yang menghapus larangan ziaroh itu bukan orang lain, tapi Nabi sendiri. Tolong deh lihat hadistnya Sohih riwayat Muslim (Subulus Salam Juz II halaman 114 hadist no 50). Nabi melarang Ziarah ketika di Mekah tatkala iman orang belum lurus. Ketika iman kaum muslimin sudah kuat, Nabi menghapus larangan itu dan menganjurkan ziarah kubur. Kami para peziarah kubur tidak pernah minta sama mayat yang dalam kubur, tapi kami mendo’akan mereka agar ditempatkan ditempat yang layak disisi Allah, dan kami berziarah karena mengamalkan hadist sohih itu. Apakah anda sudah mengamalkan hadist itu? Kalau belum, ayo ikuti perintah Nabi melalui hadist sohih itu agar kita makin mengingat mati dan segera bertaubat. Yang minta- minta pada kubur itu bukan kelompok kami para peziarah kubur, tapi mungkin para Juhala’. Jangan samakan kami dengan mereka.

    Reply to this comment

Write a Comment

Latest Comments

Maaf, link downloadnya koq kosong. keterangannya file deleted.. . ...