Kitab ADABUZZIARAH Karya KH.Ahmad Rifa’i,Membahas Tata Cara Ziarah Beserta Do’anya

Hosting Unlimited Indonesia


Tanbihun.com- Karya-karya Syaikhina Haji Ahmad Rifa’i masih banyak yang belum dikenal, apalagi dikaji oleh anak muridnya. Terutama kitab-kitab kecil yang terdiri dari 1-2 kuras (20-40 halaman), seperti kitab Adabuttholab yang membahas tentang problematika rumah tangga, didalamnya akan kita temukan juga pembahasan keutamaan ziarah ke makam kedua orang tua beserta bacaan (do’a) yang dibaca.

Kali ini kami akan mempersembahkan ebook kitab “ADABUZZIARAH” yang memuat pembahasan seputar adab ziarah kubur beserta bacaan (do’a) yang dibaca ketika berada dimakam, tata cara bertamu, adab kondangan sekaligus memberi sumbangan, dan pembahasan lainnya yang masih relevan.

Berikut adalah cuplikannya;

Utawi ziarah kubur iku sunnat
Kerono faidahe dadi ngalap ibarat

Lan ngalap pitutur awake manfaat
Naliko ningali ahli kubur hajat

Sunnate ziarah qubur dino jum’ah
Dino kamis lan sabtu kang wus winarah

Moco Qul hu ping sewelas lan fatihah
Surat yasiin lan tabarok arep sihhah

KH.Ahmad Rifa’i|Kitab Adabuzziarah

Arti bebasnya: “Hukum ziarah kubur itu sunnah,sebab mempunyai manfaat;mengambil i’tibar, sebagai nasihat untuk diri sendiri ketika menyaksikan ahli kubur (makamnya). Hari untuk berziarah disunnahkan pada hari kamis, jum’at atau sabtu. Saat ziarah membaca surah ikhlash 11 kali, dilanjutkan surah Fatihah,surah yasiin dan surah almulk atau juga dikenal dengan tabarok.”

Kitab Adabuzziarah terdiri dari 1 kuras (20 halaman), Silahkan Download:

Ebook Kitab Adabuzziarah 

2 Comments on Kitab ADABUZZIARAH Karya KH.Ahmad Rifa’i,Membahas Tata Cara Ziarah Beserta Do’anya

  1. Rofiudin Rofi // 30 January 2014 at 5:29 am // Reply

    begini..,Muhammad Rosulallah SAW kan dulu sudah melarang mendatangi makam..,lalu hadist itu di hapus..,lalu tiba2 jadi boleh..kan aneh..,dilarang ya udah dilarang saja , sampai kapanpun, dimanapun. SAYANG-nya..,tahlillan dipake sarana untuk minta-minta ke kuburan.(ngalap berkah di kuburan ). mengingat kematian kan tiap kita solat sudah di ingatkan; …wamahyaya, wamamaati..,lillahirobbilaalamiin.

  2. Mas Rofi yang terhormat, Yang menghapus larangan ziaroh itu bukan orang lain, tapi Nabi sendiri. Tolong deh lihat hadistnya Sohih riwayat Muslim (Subulus Salam Juz II halaman 114 hadist no 50). Nabi melarang Ziarah ketika di Mekah tatkala iman orang belum lurus. Ketika iman kaum muslimin sudah kuat, Nabi menghapus larangan itu dan menganjurkan ziarah kubur. Kami para peziarah kubur tidak pernah minta sama mayat yang dalam kubur, tapi kami mendo’akan mereka agar ditempatkan ditempat yang layak disisi Allah, dan kami berziarah karena mengamalkan hadist sohih itu. Apakah anda sudah mengamalkan hadist itu? Kalau belum, ayo ikuti perintah Nabi melalui hadist sohih itu agar kita makin mengingat mati dan segera bertaubat. Yang minta- minta pada kubur itu bukan kelompok kami para peziarah kubur, tapi mungkin para Juhala’. Jangan samakan kami dengan mereka.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*