TANBIHUN ONLINE

Bersuci Dengan Batu ( Istijmar )

 Breaking News
  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Tanbihun.com- Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan...
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Tanbihun.com- “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri...
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com- Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa...
  • Petunjuk Nabi saw Tentang Konflik Yaman (antara hijrah dan iqomah) Tanbihun.com- al iimaanu Yamaanun wal hikmatu Yamaniyyatun, Yaman adalah poros dan gambaran kuatnya iman dan hikmah.. Hingga Nabi saw pun menegaskannya Ditengah konflik perang “saudara seislam”, banyak ijtihad ulama dalam...
  • Kartini apa ‘Aisyah? Tanbihun.com- Jika Kartini dianggap mendobrak kejumudan berpikir wanita, Aisyah yg jauh-jauh hari melawan mainstream Jahiliah yang mendiskreditkan wanita. sampai beliau mengatakan: وقالت عائشة نعم النساء نساء الأنصار لم يمنعهن الحياء...
June 22
11:32 2011

Tanbihun.com – Di antara kemudahan yang di ajarkan Syara’, salah satunya adalah istijmar. Istijmar merupakan alternatif bersuci ( baca: cebok ) dengan menggunakan benda selain air yang suci, yaitu dengan menggunakan batu maupun benda semisal yang bersifat keras. istijmar diperbolehkan bersama’an dengan adanya air. namun bersuci menggunakan air lebih utama dikarenakan secara asalnya, air merupakan alat bersuci dan bersifat lebih membersihkan najis.

Ada beberapa syarat yang perlu di ketahui berkena’an dengan benda benda yang dipergunakan untuk istijmar, yaitu ;

  1. Benda yang di gunakan harus suci dan kering lagi dapat menyerap kotoran.
  2. Benda yang di gunakan bersifat keras dan kasar, semisal batu, kayu dan  sejenisnya.
  3. Tidak boleh istijmar dengan benda-benda berikut:
  • Kotoran hewan.
  • Benda-benda yang najis.
  • Tulang karena dia adalah makanan bangsa jin.
  • Dikiaskan kepadanya makanan manusia.
  • Benda yang bisa membahayakan tubuh.
  • Benda yang tidak bisa menyerap air.
  • Benda yang mempunyai kehormatan, semisal kertas-kertas yang berisi ajaran agama.

Sedangkan syarat lain berkaitan dengan keberada’an tempat najis yang dapat disucikan dengan cara istijmar ialah ;

  1. Qubul dan Dubur, yaitu najis yang keluar dari salah satunya
  2. Masih dalam ke’adaan belum kering serta tidak melebar ke tempat lain.
  3. Tidak tercampur dengan najis yang lainya
  4. Wajib menggunakan minimal tiga batu atau tiga kayu, dan seterusnya. Karenanya jika dengan dua batu saja najis sudah hilang maka wajib untuk menambah batu ketiga, karena tidak boleh istijmar kurang dari tiga batu.
  5. Tidak boleh istijmar dengan menggunakan satu batu besar lalu mengusap najis pada ketiga sisi batu tersebut.
  6. Wajib untuk mengganjilkan jumlah batu yang dipakai istijmar. jika najisnya sudah hilang hanya dengan 4 batu maka dia wajib untuk menambah batu kelima, dan demikian seterusnya.

Berikut adalah beberapa riwayat hadist, berkaitan dengan Istijmar, yaitu;

Dari Abdurrahman bin Yazid dari Salman -radhiallahu anhu- bahwa:

قِيلَ لَهُ قَدْ عَلَّمَكُمْ‏‎ ‎نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللَّهُ‏‎ ‎عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلَّ‏‎ ‎شَيْءٍ حَتَّى الْخِرَاءَةَ‏‎ ‎قَالَ فَقَالَ أَجَلْ لَقَدْ‏‎ ‎نَهَانَا أَنْ نَسْتَقْبِلَ‏‎ ‎الْقِبْلَةَ لِغَائِطٍ أَوْ‏‎ ‎بَوْلٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِيَ‏‎ ‎بِالْيَمِينِ أَوْ أَنْ‏‎ ‎نَسْتَنْجِيَ بِأَقَلَّ مِنْ‏‎ ‎ثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ أَوْ أَنْ‏‎ ‎نَسْتَنْجِيَ بِرَجِيعٍ أَوْ‏‎ ‎بِعَظْمٍ

“Ditanyakan kepadanya, “(Apakah) Nabi kalian telah mengajarkan segala sesuatu hingga adab beristinja?” Abdurrahman berkata, “Salman menjawab, “Ya. Sungguh beliau telah melarang kami untuk menghadap kiblat saat buang air besar dan saat buang air kecil, serta beliau melarang kami untuk beristinja’ dengan tangan kanan, beristinja’ dengan batu kurang dari tiga buah, atau beristinja’ dengan kotoran hewan atau tulang.” (HR. Muslim no. 262)

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ‏‎ ‎فَلْيَسْتَنْثِرْ وَمَنْ‏‎ ‎اسْتَجْمَرَ فَلْيُوتِرْ

“Barangsiapa yang berwudhu maka hendaknya beristintsar (mengeluarkan air dari hidungnya), dan barangsiapa yang beristijmar (bersuci dengan batu) maka hendaklah dia mengganjilkan jumlah (batu) nya.” (HR. Muslim no. 239)

Dari Abu Qatadah ra. dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

إِذَا بَالَ أَحَدُكُمْ فَلَا‎ ‎يَأْخُذَنَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ‏‎ ‎وَلَا يَسْتَنْجِي بِيَمِينِهِ‏‎ ‎وَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ

“Jika salah seorang dari kalian kencing maka janganlah dia memegang kemaluannya dengan tangan kanannya, jangan beristinja’ dengan tangan kanan, dan jangan bernafas dalam bejana saat minum.” (HR. Al-Bukhari no. 153 dan Muslim no. 267)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra. dia berkata: Rasulullah -shallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

لَا تَسْتَنْجُوا بِالرَّوْثِ‏‎ ‎وَلَا بِالْعِظَامِ فَإِنَّهُ‏‎ ‎زَادُ إِخْوَانِكُمْ مِنْ‏‎ ‎الْجِنِّ

“Janganlah kalian beristinja` dengan menggunakan kotoran hewan dan tulang, karena sesungguhnya dia adalah makanan saudara kalian dari bangsa jin.” (HR. Abu Daud no. 39, At-Tirmizi no. 18, dan An-Nasai no. 39)

 

Di antara adab dalam buang air  adalah:

  1. Makruhnya buang air menghadap kiblat berdasarkan hadits Salman di atas.
  2. Tidak boleh bersuci dari buang air besar dan kecil dengan menggunakan tangan kanan.
  3. Tidak boleh menyentuh kemaluan dengan tangan kanan saat buang air.
  4. Dan termasuk adab yang disebutkan dalam hadits Abu Qatadah di atas adalah larangan bernafas dan meniup makanan atau minuman baik di piring/gelas maupun pada bejana lainnya.

(di sarikan dari kitab Ri’ayatul Himmah)

Tags
Share

Artikel Terkait

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Latest Comments

Assalamu'alaikum W W Kepada Admin Yth. ini sangat bagus sekali karena masyarakat luas bisa menikmati hasil karya...

maaf izin share, terima kasih :) ...

Terimakasih banyak. Ilmunya bermanfaat bgt buat saya. ...