2:05 pm - Tuesday July 15, 7445

Binatang Yang Haram Dimakan

Saturday, 5 March 2011 14:06 | Fikih | 6 Comments | Read 2654 Times

MASALAH KE ENAM
SESUATU YANG DIHARAMKAN DALAM HUKUM

Diharamkan bagi orang memakan sesuatu itu disebabkan oleh alasan salah satu dari ‘illat (alasan) sebagai dibawah ini:

1. Diharamkan karena nash Alqur’an dan Al Hadits

2. Diharamkan karena diperintah membu-nuhnya

3. Diharamkan karena dilarang membunuhnya

4. Diharamkan karena keji dan menjijikkan

5. Diharamkan karena memberi mudharat

7. Diharamkan karena dimulyakan

Sesuatu yang diharamkan berdasarkan nash Al Qur’an ialah firman Allah:

حرمت عليكم الميتة والدم ولحم الحنزيرومااهل لغيرالله به والمنحمقة والموقوذ ة والمتردية والنطيحة وماأكل السيع إلاماذكيتم وماذبح على النصب وان تستقسموا بالأزلام ذلكم فسق

. (المائدة : 3).

“Diharamkan atasmu memakan: (1) bangkai (2) darah (3) daging babi (4) binatang yang disembelih dengan nama selain Allah (5) bina-tang yang nati tercekik (6) yang mati terpukul (7) yang mati jatuh (8) yang mati tertanduk binatang lain (9) mati dimakan bina-tang buas, kecuali yang dapat kamu sembelih dan (10) binatang yang disembelih atas nama berhala.” (Q.S. Al Maidah: 3).

Yang dimaksud dalam ayat ini ialah: selain bangkai belalang, darah yang cair, bukan darah yang semula kental seperti limpa dan hati, daging babi ini meliputi tubuh babi seluruhnya, kulit, otak, babad, jantung, usus dan yang lain, mati tercekik, terpukul, tergelincir jatuh, tertanduk dan termakan binatang buas, semuanya haram karena tidak tersembelih menurut hukum syariat, Adapun menyembelih binatang tanpa mengucap Basmalah tidak menjadikan binatang itu haram dimakan, karena bacaan Basmalah dalam menyembelih hukumnya adalah sunnah.

Boleh memakan sesuatu yang diharam kan karena darurat. Atas perbuatan salah yang amat mendesak ini tidak berdosa dan Allah akan mengampuninya.” (Q.S. Al Baqarah: 173).

 

Jenis Binatang (Dawaab) Haram

Sebagian jenis binatang (dawaab) yang haram dimakan, antara lain gajah, himar, bighal, warak (badak), macan, kera, lutung, anjing, sekalian binatang yang punya kuku panjang, siyung dan gigi pan-jang, kuwuk, kucing, tikus, bajing, kelabang, kalajengking, semut, gendon, tokek, cicak, kemlandingan (laba-laba), coro (kecoak) dan ulat.

Memenuhi nasihat dari Syaikh dipandang perlu mencantumkan nama-nama jenis binatang (dawaab) yang haram dimakan sebagai pelengkap dari sejumlah nama-nama binatang haram yang sudah disebutkan di atas. Nama-nama jenis binatang haram itu antara lain: Singa, bengkarung, Ular dengan berbagai jenisnya, orang hutan, buaya, serigala, babi hutan, beruang, kaki seribu (luloh) kura-kura, arnab (seperti tikus), kucing hutan, musang, biawak pasir, zahafah, dza-rabanun (sebesar kucing warna abu kehitam-hitaman amat busuk). Ibnu miqridl (warna-nya kekuning-kuningan, penangkap merpati sering mengoyak-oyak kain lebih besar dari tikus), blekicot, hinzirul hindi, zarafah dan lainnya.

Oleh : KH. Syadzirin Amin

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

binatang yang haram dimakan,binatang haram,hewan yang haram dimakan,hewan haram,binatang yang haram dimakan menurut islam,hewan yang haram dimakan menurut islam,hewan yang haram di makan,binatang haram dimakan,binatang yang haram

Anda mungkin juga menyukaiclose