Syarat-syarat Kewajiban Puasa

Oleh Pada Wednesday, 1 September, 2010 10:50 AM. Under Fikih  

Shaum menurut bahasa : Menahan
menurut istilah syara’: menahan diri dari perkara yang membatalkan puasa, dengan niat tertentu pd tiap2 hari tertentu yg diperbolehkan berpuasa bagi umat islam, berakal, suci dari haidh dan nifas.

Syarat-syarat Kewajiban Puasa

Syarat-syarat Kewajiban Puasa ada 4 :

  1. Muslim, tidak wajib puasa atas orang kafir asli (didunia), tetapi diakhirat mendapat siksa, karena meninggalkan puasa ( islam ) tidak mau bertaubat
  2. Orang yang sudah baligh, tidak wajib dan bukan termasuk maksiat anak yang meninggalkan puasa meskupun ia ada kemampuan berpuasa. akan tetapi wali atau penggantinya wajib memerintahkan puasa kepada anak yang sudah berusia tujuh tahun jika ia tamyiz serta kuat mengerjakannya.
  3. orang yang berakal sehat. tidak wajib puasa atas orang yang akalnya hilang tanpa disengaja. dan wajib puasa jika hilangnya akal disengaja. seperti wajibnya puasa bagi orang murtad.
  4. Orang yang mampu mengerjakan puasa dengan baik. tidak wajib puasa bagi orang dho’if atau lemah karena sudah tua renta. atau juga orang muda yang sakit parah, sudah tidak bisa diharapkan lagi kesembuhannya secara lahiriyah. tetapi ia wajib membayar fidyah beras sebagai penggantinya setiap hari 1 mud.

Dinukil dari kitab ri’ayah al himmah jilid 1 bab puasa

Mari Beramal Dengan Menyebarkan Artikel Ini :

About admin

Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah Tingkahe dangan lan abot sayah, Tingkahe sugih miskin gagah Tuwin loro waras susah dalam manah. ( Syaikh Ahmad Rifa'i )

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :