2:05 pm - Sunday July 15, 0351

Tata Cara Mengurus Janazah (versi lengkap)

Monday, 20 December 2010 16:06 | Fikih | 2 Comments | Read 2491 Times

Oleh: KH. Khaeruddin Khasbullah

بسم الله الرحمن الرحيم

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُواْ إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

“Mereka adalah orang- orang yang ketika musibah menimpa mereka, mereka berkata: Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun = Kita ini adalah milik Allah, dan kita semuanya  akan kembali kepada Nya” (Surat Al- Baqoroh, ayat: 156 ..

عن صهيب بن سنان رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : عَجَبًا لأمرٍ المُؤْمِنِيْنَ  إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ .  وَلَيْسَ ذَالِكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ  . إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ . رواه مسلم

Hadist dari sohabat Shuhaib bin Sinan RA: Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda: “Menakjubkan  urusan orang- orang beriman itu. Sesungguhnya segala urusannya semuanya baik. Dan demikian itu tak akan terjadi pada seseorang kecuali pada orang beriman. Apabila ia memperoleh kebaikan, iapun  bersyukur, maka syukurnya itu baik untuk dia. Dan apabila ia tertimpa musibah, iapun bershobar, naka shobarnya itu baik baginya”. Hadist riwayat Muslim.

Penting:

Nomor- nomor pada akhir kalimat adalah nomor hadist yang terdapat dalam kitab BULUGHUL MAROM, karya Syekh Ibnu Hajar Al- Asqolany.

I . KEWAJIBAN BAGI PENDERITA SAKIT.

a.      Bershobar…….Sesuai ayat dan hadist diatas.

b.     Berikhtiyar dan berobat tanpa kenal putus asa….Q.S. Yusuf 87).

c.     Terus berdoa’ untuk kesembuhannya, dan tawakkal kepada Allah…QS.A- Mu’min 44-45)

d.     Berkhusnuddhon kepada Allah.

e.      Berwashiyat….986).

II. KEWAJIBAN BAGI KAUM MUSLIMIN/ TETANGGA/KERABAT

a.      MENJENGUKNYA

  • Menasehati dengan kesabaran…..Surat Al- Ashr)
  • Mendo’akan agar lekas sembuh….8)

Diantara do’a ma’tsurot yang dicontohkan Nabi adalah:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ  مُذْهِبَ اْلبَأْسَ  إِشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لَا شَافِيَ إِلَّا َنْتَ شِفّاءً لَا يُغَادِرُ سَقَماً -  رواه البخاري

“Ya Allah, Tuhan nya manusia, Penyembuh segala penyakit Sembuhkanlah dia. Engkaulah Maha Penyembuh. Suatu kesembuhan yang tak terulang sakit lagi”.

Hadist riwayat Bukhori dari Anas bin Malik.

  • Membantu meringankan beaya pengobatannya, atau memberikan makanan yang dapat mendorong kesembuhannya.

وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

“Bertolong- tolnganlah kalian dalam kebaikan dan taqwa dan jangan kalian bertolong- tolngan dalam dosa dan saling permusuhan”.(QS. Al- Ma’idah 2)

b.     MENUNTUN (MENTALQINNYA (…10)

  • Dengan kalimah Thoyyibah, Dzikir dan Istighfar.
  • Menuntun saat- saat Sakarotul Maut dengan kalimat: Laa Ilaaha Illallooh, terus ber- ulang- ulang…559 + 520)

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺴﻌﻴﺪ ﻭﺃﺑﻲ ﻫﺭﻴﺭﺓ ﺮﺿﻰ ﺍﻟﻟﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻻ ﻗﺎﻞ ﺮﺴﻭﻝ ﺍﻟﻟﻪ ﺼﻟﻰ ﺍﻟﻟﻪ ﻋﻟﻴﻪ ﻭﺴﻟﻡ : ﻟَﻗّْﻧْﻮْﺍ ﻤَﻮْﺘَﺎﻜُﻡْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻟَّﻪ . ﺮﻮﺍﻩ ﻤﺴﻟﻡ ﻮﺍﻷﺮﺑﻌﺔ

III. TATA CARA MENGURUS JANAZAH.

1. SESAAT SETELAH MENINGGAL.

  • Menutupkan kelopak matanya….560).
  • Mengikat rahangnya dengan tali yang lembut.
  • Menutupinya dengan kain dari kepala sampai telapak kakinya….562)
  • Menempatkannya ditempat yang layak dan jauh dari gangguan binatang.
  • Memohonkan ampunan.

2. MEMANDIKAN.

A.   PERSIAPAN MEMANDIKAN.

  • Cari tempat yang tertutup.
  • Siapkan air yang SUCI MENSUCIKAN + Air Sabun + Air yang telah dicampur KAPUR BARUS….565 + 567)
  • Sediakan SARUNG TANGAN KARET, sesuai jumlah yang memandikan. (Biasanya tiga orang). Ini adalah demi alas an medis.
  • Siapkan Gulungan KAIN KASA untuk menyumpal duburnya sehingga kotoran tak keluar lagi saat diangkat.

B.    BERSAMAAN DENGAN ITU KAIN KAFAN DISIAPKAN, agar mayit tak menunggu  setelah dimandikan. Yang meliputi:

  • Sehelai tikar.
  • Kain Kafan, dengan ukuran dan jumlah yang akan diterangkan kemudian…567)
  • Gunting.

C.   CARA MEMANDIKAN JANAZAH.

a.      Gunakan air yang suci mensucikan/ air murni.

  • Mulailah dari Anggota Wudhu….567)
  • Mulailah dari anggota badan yang kanan….567)
  • Meratakan siraman keseluruh tubuh.
  • Para sahabat ada yang menjadikan rambut janazah wanita menjadi tiga bagian dan DIKEPANG. Setelah itu diurai kembali (Fiqhus Sunnah I/266).

b.     Gunakan Air Sabun.

  • Bersihkan Qubul dan Duburnya.
  • Ratakan keseluruh tubuh.
  • Jangan lupa gosok giginya.
  • Jangan lupa bersihkan sela- sela kukunya dengan plastic yang runcing atau tangkai daun agar tak melukai mayat.
  • Jumhur ulama’ tidak menganjurkan kuku yang panjang dipotong. (Fiqhus Sunnah I/266).

c.     Gunakan kembali Air Murni untuk membilas bekas air sabun.

d.     Tutup Permandian dengan menggunakan AIR KAPUR BARUS.,,,

e.      Badan Mayit dikeringkan dengan handuk yang lembut…565+599).

f.       Tutup dengan kain….

@ SARAN: Sebaiknya mayat ditutup dengan kain agak tipis dan mengguyurkan airnya DARI ATAS PERMUKAAN KAIN. Maka air akan menembus pori- pori kain penutup ketubuh mayat. Tangan yang menggunakan sarung tangan karet menggosok seluruh tubuh mayat USAHAKAN TANPA MELIHAT AURAT MAYATNYA.

3. MENGKAFANI JANAZAH..567 + 568 + 569 + 570 + 571)

  • Panjang kain kafan adalah seukuran tinggi mayat + 60 cm.
  • Untuk mayat laki- laki sebanyak 3 LAPIS….(568)
  • Untuk mayat perempuan 3 LAPIS + Baju kurung + Sarung + Celana dalam + kerudung.
  • Kain kafan jangan menggunakan kain yang mahal/ berlebihan…573).

A.   JANAZAH LELAKI.

a.      Gelar sehelai tikar.

b.     Letakkan lima utas tali,

  • Tiga utas tali panjang untuk daerah SIKUT, PINGGANG dan LUTUT.
  • Dua utas tali pendek untuk mengikat UJUNG KEPALA/ POCONG dan UJUNG KAKI.

c.     Gelar kain I sedikit serong kekanan untuk KEPALANYA.

d.     Gelar kain II sedikit serong kekiri

e.      Hamparkan kain ke III diatas kedua lembar kain yang sebelumnya. Bila mayat kecil, lapisan bisa ditumpuk saja.

f.       Taruhlah hamparan kapas, serbuk kayu cendana dan wewangian yang lain diatasnya.

A.   JENAZAH PEREMPUAN.

a. Yaitu tiga lapis kain kafan seperli untuk lelaki.

b. + Baju kurung dengan bagian pinggir kanan kiri tak berjahit.

Dihamparkan pada daerah searah punggung, dan kemudian

dibuka kearah atas. Lubang kepala searah kepala.

  1. + Satu lembar untuk sarung. Dihamparkan untuk daerah PINGGANG kebawah.
  2. + Satu lembar untuk celana dalamnya yang sudah dibuka.
  3. Letakkan kerudung searah kepala mayat.
  4. Taruhlah hamparan kapas, serbuk kayu cendana dan wewangian yang lain diatasnya.

A.   CARA MENGKAFANI JANAZAH.

a.      Letakkan Janazah yang sudah dimandikan diatas hamparan kafan yang sudah dipersiapkan.

b.     Letakkan hamparan kapas diatas tubuh Janazah. Beri wewangian secukupnya.

c.     Pakaikan celana dalamnya (wanita)

d.     Balutkan sarungnya (wanita) Tutupkan baju kurungnya yang bagian depan. (wanita)

e.      Bungkuslah mayat dengan kain kafan ke 3.

f.       Bungkuslah dengan kain kafan ke 2,

g.     Kain kafan ke 1 di libatkan pada bagian atas kafan 2-3 yang sudah terpasang sebelumnya.

h.     Ikatlah Janazah dengan 5 (lima) tali yang sudah disediakan

PENTING!!!!

Bila setelah dikafani keluar kotoran/ darah lagi, maka sudah dima’fu, tak usah disucikan lagi.(Fiqhus Sunnah I/ 266).

4.SHOLAT JANAZAH.

  • Syarat Sah Sholat Janazah sama dengan Syarat Sah Sholat lainnya, seperti harus suci hadast besar, hadast kecil dan suci dari najis, baik badan pakaian ataupun tempatnya.
  • Kepala Janazah di arah UTARA (Untuk daerah Indonesia). Bila dapat dimiringkan menghadap Qiblat, tentu lebih baik.
  • Untuk Janazah laki-laki, Imam Sholat searah KEPALA atau dadanya.(Subulus Salam II/109. Hadist no 41).
  • Untuk Janazah perempuan Imam sholat berada searah PERUT nya…582  + Subulus Salam II/ 102).
  • Makmum dibelakang Imam, sebaiknya membentuk 3 SHOF atau lebih….581). Bila peserta sholat hanya 5, maka satu orang jadi imam, empat orang jadi DUA SHOF. Tiap shof dua orang. ( Fiqhus Sunnah I/276).

f. KAIFIYAT SHOLAT JANAZAH…580)

1. Takbir pertama, disusul baca FATIKHAH…587).

2. Takbir kedua, disusul membaca SHOLAWAT.

3. Takbir ketiga, disusul membaca:

“ALLOOHUMMAGHFIRLAHUU… DST”…588 + 589 + 590).

Atau do’a- do’a yang lain. Sebaiknya do’a- do’a yang pernah

dicontohkan Nabi.

4. Takbir ke- empat disusul DO’A. Diantaranya:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّاَ بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Atau:

رَبَّنَا أتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَاَب النَّارِ

5. SALAM.

Yakni:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

# CATATAN: Untuk janazah anak kecil KARENA BELUM PUNYA DOSA, kalimat Alloohummaghfirlahu…dst diganti dengan kalimat (Lihat Al- Adzkar Lin Nawawi):

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ لَهُمَا فَرَطاً وَسَلَفًا وَذُخْرًا وَثَقِلْ بِهِ مَوَازِنَهُمَا وَأَفْرِغْ الصَّبْرَ عَلَى قُلُوْبِهِمَا وَلَا تَفْتِنَّهُمَا بَعْدَهُ وَلَا تَحْرِمْهُمَا أَجْرَهُ

Yang artinya: “Ya Allah jadikanlah mayat anak ini bagi kedua orang tuanya sebagai perintis, jadikanlah ia sebagai simpanan, dan jadikanlah ia sebagai tabungan bagi kedua orang tuanya. Beratkanlah timbangan pahala kedua orang tuanya berkat anak itu, limpahkanlah kesabaran kedalam hati kedua orang tuanya dan janganlah Engkau menguji keduanya dengan fitnah sesudahnya serta janganlah Engkau menghalangi pahala kedua mereka”.

Atau boleh disngkat:

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ لَهُمَا فَرَطاً وَسَلَفًا وَذُخْرًا لِأَبَوَيْه

5. Menguburkan janazah.

A. Siapkan liang lahad…601 + Subulus Salam II/110)

# PENTING !!!

Sebelum digali, diukur dulu ARAH QIBLATNYAmemakai kompas . Untuk Jawa Barat +/- 25 derajat KE UTARA dari TITIK BARAT TEPAT.

(Jawa Tengah +/- 24,5 derajat, Jawa Timur +/- 24 derajat. Lihat gambar).

Sesuai Sabda Rasulullah:

الكعبة قبلتكم أحياء وأمواتا

- Dalamnya kurang lebih 1,5 meter.

- Panjang = Panjang mayat + 30 cm.

- Lebar = kurang lebih 80 cm ~ 1 meter.

- Pada bagian hadapan mayat digali lagi +/- 50 cm menjorok

kedepan. (Lihat Gambar

- Siapkan bilah bambu atau papan kayu.

- Siapkan BANTALAN TANAH  sebesar +/- satu kepal, masing-

masing untuk kepala pundak, dsb, agar Janazah bisa miring

dengan wajah menghadap Qiblat.

B. CARA MEMASUKKAN JANAZAH KE LIANG LAHAD.

  • Janazah di luncurkan dari arah SELATAN/ kepala dulu – ( Untuk daerah Indonesia). …597 + Suulus Salam II/ 109 hadist no 41). KEPALA janazah di UTARA.
  • Direngkuh oleh para petugas yang sudah siap didalam liang dengan mengucapkan: “Bismillah Wa Alaa Millati Rasuulillaah”…597).

( بِسْمِ الَله ِوَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ )

  • Letakkan Janazah secara miring, dengan wajah menghadap Qiblat.
  • Tali Kepala dan kaki dibuka agar PIPI dan UJUNG KAKI menempel ketanah. ويحل أربطة الكفن ( فقه السنة 1\290 )

Tapi tidak harus.

  • Ganjal badan dan kepalanya dengan Ganjal tanah yang sudah disiapkan.
  • Tutup dengan bilah bambu atau kayu.
  • Ditimbun dengan tanah/ pasir yang ada. Padatkan
  • Tinggikan urugan sedikit, KIRA- KIRA SEJENGKAL…602) dan ditandai dengan batu (nisan).
  • Menganjurkan kepada yang hadir agar memintakan keteguhan hati pada mayat tatkala menghadapi Malaikat Munkar dan Nakir, seraya memohonkan ampunan kepada Allah untuknya, sebagaimana Sabda Nabi:

إِسْتَغْفِرُوْا لأَخِيْكُمْ وَاسْئَلُوْا لَهُ التَّثْبِيْتَ فَإِنَّهُ اْلأَنَ يُسْئَلُ – رواه ابو داود وصححه الحاكم عن عثمان بن عفان

Artinya: “Mohonkanlah ampun bagi si mayat dan mintalah dia agar teguh hati karena sekarang ia sedang ditanyai”. Hadist riwayat Abu Dawud dan dinilai shohih oleh Imam Al- Hakim….605 + 606)

  • Menaburkan tanah 3 (tiga) kali diatas kuburan, seraya mengucapkan: “ Minhaa kholaqnaakum – Wa fiiha Nu’iidukum – Wa minhaa nukhrijukum taarotan ukhroo”….604 + (Q.S. Toha 55)
  • Memasangkan batu nisannya.

Referensi:

  • Ibnu Hajar Al- Asqolany:        Fatkhul Bari
  • Bulughul Marom.
  • An- Nawawi Ad- Dimasyqy : Syarh Muslim
  • Al- Adzkaar.
  • Riyadhus Sholihin.
  • As- Shon’ani   : Subulus Salam.
  • Sayid Sabiq     : Fiqhus Sunnah…. Dll.

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

tata cara pengurusan jenazah,tata cara mengurus jenazah,tata cara memandikan jenazah lengkap dengan gambarnya,tatacara pengurusan jenazah,jumlah tali pocong,cara mengurus jenazah,ada berapa lapiskah kain kafan untuk perempuan,kain kafan wanita

Anda mungkin juga menyukaiclose