Tentang Hukum Walimah Dalam Pernikahan

Hosting Unlimited Indonesia


Pasal 61 Tentang Hukum Walimah

Bahwa hukum sedekah walimah atas pengantin adalah sunnah, dan hukum menepati undangan walimah itu wajib ain, kecuali ada udzur, dan tidak wajib datang untuk makan dari makanan walimah.

Pasal 62 Tentang Uzur Walimah

Tidak wajib mendatangi sedekah walimah sebab diketahui terdapat udzur, malah kadang terjadi haram, karena di tempat tersebut terdapat salah satu munkar.

Adapaun sebagian halangan walimah ialah sebagai berikut:

1.      Terdapat arak untuk minum-minuman.

2.      Terdapat seperangkat alat musik.

3.      Terdapat wanita sama membuka aurat.

4.      Terdapat bentuk (rupan) binatang sempurna terletak di atas.

5.      Dan sebagainya.

Apabila ditempat (majelis) terdapat salah satu bentuk munkar tidak dihilangkan ketika hadir, maka tidaklah wajib menghadiri undangan itu. Tetapi haram bagi orang yang sengaja datang, karena datang ke tempat munkar hukumnya haram, kecuali ada kemampuan melarang munkar tersebut hingga hilang. Ketika datang mampu menghilangkan munkar, maka hadirnya ke majelis tersebut wajib.

(Al Bajuri: II/138).

Pasal 63 Tentang Haram Hadlir Dalam Majelis

Terhukum haram bagi seseorang datang dengan sengaja bila mengerti di tempat itu terdapat munkar seperti orang meminum arak, memakai pakaian haram, sutera (murni) dan cincin emas dan terdapat bentuk binatang yang terletak dia atas dan (atau) pagar, kalau memang tidak dihilangkan dengan kehadirannya. (Al Bajuri: II/128-129).

diambil dari Kitab Tabyinal Islah karya Syaikh Haji Ahmad Rifa’i

3 Comments on Tentang Hukum Walimah Dalam Pernikahan

  1. Ahmad Syadirin Amin yang berjudul Pemikiran Kiai Haji Ahmad Rifai Tentang Rukun Islam Satu terbitan Jama ah Masjid Baiturrahman Jakarta Pusat Tahun H dengan harapan akan membantu anda mengenal siapa Kiai Haji Ahmad Rifai sehingga diketahui asal muasal Rifa iyah. Ahmad Rifa i yang harus saya lestarikan adalah beliau selalu mengawali setiap tulisan beliau dengan bacaan Bismillah dan Hamdallah dan Solawat setelah membaca Bismillah dan Hamdallah serta solawat maka mari Kita mulai membaca uraian dibawah ini.

  2. 1.Kalo tdk salah walimah yg sunnah itu walimah yg diadakan ba’da duhul sdangkan skarang walimah diadakan ba’da akad tp belum trjd duhul apakah walimah skrng msh dlm kategori sunnah?? 2.Apabila kt dapat calon pasangan dr luar daerah dgn kebudayaan berbeda dan trdpt mungkar disana,tp rombongan terlanjur sampai d daerah trsebut sdngkn trhukum haram mendatanginya, apa yg sbaiknya kt lakukan? apakah tetap di mobil? tp scr moral bisa menyakiti hati shohibul bait, gmn solusinya?

    • kalau begitu pertimbangannya,bolehnya menghadirinya,namanya “nolak fitnah”,tp dlm hati ttp mengingkari(tidak suka) dengan munkar tersebut.jangn malah senyam-senyum,ikut goyang kaki menikmati goyangan penyanyinya ya?

Leave a comment

Your email address will not be published.

*