TANBIHUN ONLINE

Tentang Hukum Walimah Dalam Pernikahan

 Breaking News
  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Tanbihun.com- Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan...
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Tanbihun.com- “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri...
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com- Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa...
  • Petunjuk Nabi saw Tentang Konflik Yaman (antara hijrah dan iqomah) Tanbihun.com- al iimaanu Yamaanun wal hikmatu Yamaniyyatun, Yaman adalah poros dan gambaran kuatnya iman dan hikmah.. Hingga Nabi saw pun menegaskannya Ditengah konflik perang “saudara seislam”, banyak ijtihad ulama dalam...
  • Kartini apa ‘Aisyah? Tanbihun.com- Jika Kartini dianggap mendobrak kejumudan berpikir wanita, Aisyah yg jauh-jauh hari melawan mainstream Jahiliah yang mendiskreditkan wanita. sampai beliau mengatakan: وقالت عائشة نعم النساء نساء الأنصار لم يمنعهن الحياء...
December 17
18:19 2010

Pasal 61 Tentang Hukum Walimah

Bahwa hukum sedekah walimah atas pengantin adalah sunnah, dan hukum menepati undangan walimah itu wajib ain, kecuali ada udzur, dan tidak wajib datang untuk makan dari makanan walimah.

Pasal 62 Tentang Uzur Walimah

Tidak wajib mendatangi sedekah walimah sebab diketahui terdapat udzur, malah kadang terjadi haram, karena di tempat tersebut terdapat salah satu munkar.

Adapaun sebagian halangan walimah ialah sebagai berikut:

1.      Terdapat arak untuk minum-minuman.

2.      Terdapat seperangkat alat musik.

3.      Terdapat wanita sama membuka aurat.

4.      Terdapat bentuk (rupan) binatang sempurna terletak di atas.

5.      Dan sebagainya.

Apabila ditempat (majelis) terdapat salah satu bentuk munkar tidak dihilangkan ketika hadir, maka tidaklah wajib menghadiri undangan itu. Tetapi haram bagi orang yang sengaja datang, karena datang ke tempat munkar hukumnya haram, kecuali ada kemampuan melarang munkar tersebut hingga hilang. Ketika datang mampu menghilangkan munkar, maka hadirnya ke majelis tersebut wajib.

(Al Bajuri: II/138).

Pasal 63 Tentang Haram Hadlir Dalam Majelis

Terhukum haram bagi seseorang datang dengan sengaja bila mengerti di tempat itu terdapat munkar seperti orang meminum arak, memakai pakaian haram, sutera (murni) dan cincin emas dan terdapat bentuk binatang yang terletak dia atas dan (atau) pagar, kalau memang tidak dihilangkan dengan kehadirannya. (Al Bajuri: II/128-129).

diambil dari Kitab Tabyinal Islah karya Syaikh Haji Ahmad Rifa’i

Artikel Terkait

3 Comments

  1. Monex
    Monex December 17, 20:39

    Ahmad Syadirin Amin yang berjudul Pemikiran Kiai Haji Ahmad Rifai Tentang Rukun Islam Satu terbitan Jama ah Masjid Baiturrahman Jakarta Pusat Tahun H dengan harapan akan membantu anda mengenal siapa Kiai Haji Ahmad Rifai sehingga diketahui asal muasal Rifa iyah. Ahmad Rifa i yang harus saya lestarikan adalah beliau selalu mengawali setiap tulisan beliau dengan bacaan Bismillah dan Hamdallah dan Solawat setelah membaca Bismillah dan Hamdallah serta solawat maka mari Kita mulai membaca uraian dibawah ini.

    Reply to this comment
  2. nibrosulj
    nibrosulj December 19, 08:29

    1.Kalo tdk salah walimah yg sunnah itu walimah yg diadakan ba’da duhul sdangkan skarang walimah diadakan ba’da akad tp belum trjd duhul apakah walimah skrng msh dlm kategori sunnah?? 2.Apabila kt dapat calon pasangan dr luar daerah dgn kebudayaan berbeda dan trdpt mungkar disana,tp rombongan terlanjur sampai d daerah trsebut sdngkn trhukum haram mendatanginya, apa yg sbaiknya kt lakukan? apakah tetap di mobil? tp scr moral bisa menyakiti hati shohibul bait, gmn solusinya?

    Reply to this comment
    • Zuhdi
      Zuhdi February 21, 03:32

      kalau begitu pertimbangannya,bolehnya menghadirinya,namanya “nolak fitnah”,tp dlm hati ttp mengingkari(tidak suka) dengan munkar tersebut.jangn malah senyam-senyum,ikut goyang kaki menikmati goyangan penyanyinya ya?

      Reply to this comment

Write a Comment

Latest Comments

Maaf, link downloadnya koq kosong. keterangannya file deleted.. . ...