TANBIHUN ONLINE

Belajar Ilmu Usul Fikih Online: Klasifikasi Hukum(Hukum Taklifi)

 Breaking News
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com- Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa...
  • Petunjuk Nabi saw Tentang Konflik Yaman (antara hijrah dan iqomah) Tanbihun.com- al iimaanu Yamaanun wal hikmatu Yamaniyyatun, Yaman adalah poros dan gambaran kuatnya iman dan hikmah.. Hingga Nabi saw pun menegaskannya Ditengah konflik perang “saudara seislam”, banyak ijtihad ulama dalam...
  • Kartini apa ‘Aisyah? Tanbihun.com- Jika Kartini dianggap mendobrak kejumudan berpikir wanita, Aisyah yg jauh-jauh hari melawan mainstream Jahiliah yang mendiskreditkan wanita. sampai beliau mengatakan: وقالت عائشة نعم النساء نساء الأنصار لم يمنعهن الحياء...
  • Pengajian Bab Nikah ...
  • Video: Rebana Sifate Murid ...
October 05
08:25 2011
B.2.c Klasifikasi Hukum

Berdasarkan dari definisi di atas, hukum menurut ahli usul (hukum syarak) terbagi menjadi dua, yaitu hukum taklifi (pembebanan) dan hukum wadh’i (peletakan/keterangan tentang sesuatu). Perhatikan bagan singkat berikut:

a)     Hukum Taklifi

Hukum taklifi adalah:

ما اقتضى طلبَ فعلٍ من المكلفِ، أو طلبَ كفٍّ، أوخيِّرَ فيه بين الفعلِ والتَّرك

“Firman Allah swt. yang menuntut orang mukallaf untuk mengerjakan (sesuatu), atau meninggalkan (sesuatu), atau membolehkan mereka untuk mengerjakan dan meninggalkan (sesuatu tersebut)”.[1]

Hukum taklifi ini mencakup lima hukum, yaitu: ijab, nadbu, tahrim, karohah, dan ibahah.

Peringatan:

Perlu dibedakan antara hukum ijab dan wajib, ijab adalah istilah ahli usul yang berari firman yang menunjukkan kewajiban, sedangkan wajib adalah istilah ahli fikih yang berarti perbuatan yang harus dilaksanakan. Namun ada kesamaan di antara kedua hukum tersebut, yaitu dalam pengambilan dalil-dalilnya, begitu juga dengan hukum-hukum lainnya.[2]

Oleh karena itu, ada perbedaan dalam membagi hukum di antara dua istilah, menurut ahli usul fikih hukum taklifi ada lima, yaitu ijab, nadb, karohah, tahrim, dan ibahah. Sedangkan pembagian hukum menurut ahli fikih adalah wajib, sunah, makruh, haram, dan mubah. Hanafi menambahi dua hukum lagi, yaitu fardhu dan makruh tahrim.[3]

M. A. Zuhurul Fuqohak

 


[1]  Abdullah bin Yusuf al-Jadik. t.t. Taisiru Usul al-Fikih. t.tp.: t.pn. Maktabah: Syamilah isdar 3,5. hlm. 08.

[2]  Ahmad bin Abdullatif. Ibid.

[3] Iyyad bin Nami as-Silmi. t.t. Usul Fikih al-Ladzi La Yasau li al-Fakihi Jahluh. t.pn.: t.tp. Maktabah: Syamilah isdar 3,5. hlm. 20.

Tags
Share

Artikel Terkait

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Latest Comments

Maaf, link downloadnya koq kosong. keterangannya file deleted.. . ...