Aktifitas Terbaru

Penulis Topik: Mencukur Dan Menyambung Rambut  (Dibaca 723 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Datuak Manjo

  • Awam
  • *
  • Tulisan: 9
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Mencukur Dan Menyambung Rambut
« pada: Desember 03, 2011, 10:55:06 AM »
Emansipasi wanita yang menuntut persamaan gender telah membawa wanita kembali pada masa jahiliyah. Mereka berlomba mempercantik diri dengan bermacam-macam polesan dan gaya. Tanpa mereka sadari mereka semakin jauh dari ajaran Allah dan lupa pada kodratnya sebagai wanita.   :D

Mencukur rambut dan menyambung rambut bagi wanita di zaman yang sudah tua tapi semakin mempesona ini, merupakan hal yang sudah tidak aneh lagi kita temui. kita lihat sekarang wanita bangga dengan berbagai macam potongan rambutnya, bahkan ada yang mencukur rambutnya seperti laki-laki. Dan ada yang menyambung rambutnya dengan rambut denga rambut yang lain agar terkesan sebagai wanita modern. Ini terjadi tidak saja di kota-kota besar tapi sudah merambah ke desa-desa. Para wanita demi kecantikan semu sanggup mengeluarkan uang ratusan ribu untuk mempercantik dirinya, agar terlihat menarik di hadapan laki-laki yang bukan muhrimnya. ???

Kalau wanita non Islam melakukan hal itu mungkin kita bisa maklumi karena mungkin atau memang tidak ada hukumnya mencukur atau menyambung rambut di dalam ajaran mereka. Tapi bagaimana dengan muslimah kita …? Yang melakukan hal itu…? yang merasa nyaman dan syah-syah saja melakukan ini…? sungguh sangat ironis sekali dan  sangat menyedihkan hati.  :'(

Wahai  para muslimah, ketahuilah bahwa tidak diperbolehkan bagi seorang wanita mencukur rambutnya kecuali karena suatu hal yang mengharuskan untuk itu, dan tidak juga tidak diperbolehkan menyambung rambuntnya, baik dengan rambut sendiri, rambut orang lain, rambut hewan maupun yang lainnya.

Dari Ali bin Abi Thalib Radhiyatullahu Anhu, dia berkata:
“Rasulullah  Shallallahu  Alaihi wa Sallam telah melarang wanita mencukur rambutnya.”
(HR. Tirmidzi dan An-Nsa’i)

Dari Asma’ binti Abu Bakar Al-Shiddiq, dia menceritakan, pernah ada seorang wanita datang kepada Rasulullah seraya bertanya: “Wahai Rasulullah aku mempunyai seorang putrid yang terserang penyakit,  sehingga rambutnya rontok, apakah dosa jisa menyambungnya?” Beliau menjawab: Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang meminta disambungkan rambutnya.”(HR. Muttafaqun ‘Alaih)
 
Dari Mu’awiyah Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melarang tipu daya, dan tipu daya wanita adalah menyambung rambutnya.”
 
Dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melaknat wanita yang menyambung rambutnya.

Muslimah marilah kita segera perbaiki diri kita, kembali menjadi muslimah sejati, menjadi hamba Allah yang sesungguhnya, bukan hanya sekedar menjadi insan.
 :-*

"Berusaha Untuk Kembali jadi hamba Allah"

Offline Abd.Majid

  • Global Moderator
  • Khowasul Khowas
  • *****
  • Tulisan: 227
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Forum Tanbihun
Re:Mencukur Dan Menyambung Rambut
« Jawab #1 pada: Desember 03, 2011, 01:04:06 PM »
emansipasi, persama'an gender, kesetaraan hak dan kedudukan, kartini...halah!!  propaganda kaum orientalis...  :) :) :)  makanya saya gk mau mengalah tempat duduk dg wanita jika didalam bis kota, lho kan kita sama dan setara..buat apa iba... :( :( :(

Offline Datuak Manjo

  • Awam
  • *
  • Tulisan: 9
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Mencukur Dan Menyambung Rambut
« Jawab #2 pada: Desember 03, 2011, 08:20:57 PM »
emansipasi, persama'an gender, kesetaraan hak dan kedudukan, kartini...halah!!  propaganda kaum orientalis...  :) :) :)  makanya saya gk mau mengalah tempat duduk dg wanita jika didalam bis kota, lho kan kita sama dan setara..buat apa iba... :( :( :(


Termasuk ga mau ngalah ma wanita yang lagi hamil dan nenek2 ya gan ... ?  :-\
agan ....  8) kalau begitu....   :) :) :)
"Berusaha Untuk Kembali jadi hamba Allah"