Aktifitas Terbaru

Penulis Topik: Sari Tauladan  (Dibaca 723 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Abd.Majid

  • Global Moderator
  • Khowasul Khowas
  • *****
  • Tulisan: 227
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Forum Tanbihun
Sari Tauladan
« pada: Oktober 30, 2011, 03:04:16 PM »
Pada suatu hari Rasulullah saw duduk- duduk bersama seorang fakir miskin, lalu datang orang kaya menemuinya. Kebetulan dia tidak mendapat tempat lain, kecuali tempat di sebelah fakir miskin yang masih kosong. Namun kemudian dia menarik- narik ujung kainnya agar jangan sampai menyentuh pakainan dan badan si fakir miskin. Melihat tingkah laku yang demikian, rasulullah bertanya,"Kenapa kamu menarik-narik ujung-ujung kainmu? Apakah kamu khawatir kekayaanmu sampai menyentuh si fakir ini?"

Orang kaya itu benar-benar terpukul dengan teguran rasulullah, lalu katanya dengan nada menyesal,'Ya Rasullah, sebagau kifarat atas dosa-dosaku, aku akan memberikan setengah dari hartaku kepada orang fakir ini."

Rasulullah bertanya kepada si fakir,"Ya abdallah, maukah kau menerima hibahnya?"

Namun si fakir menjawab," tidak ya Rasulullah."

Rasulullah bertanya dengan nada heran," Mengapa?"

Dia menjawab," Aku tidak ingin kaya ya Rasulullah. Aku takut menjadi sombong kepada makhluk Allah seperti yang tadi dilakukan orang ini."



Puncak gunung, 30 Oktober 2011

Offline empeduhitam

  • Khowasul Khowas
  • ***
  • Tulisan: 152
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Sari Tauladan
« Jawab #1 pada: Oktober 30, 2011, 03:28:51 PM »
     gue heran, orang-orang kaya yang banyak hartanya kok diindentikkan dengan kesombongan ... padahal tidak sedikit juga lho orang berduit yang tetap rendah hati, seperti mas saputra nanank itu tuch ..... .... ... .. .
   
« Edit Terakhir: Oktober 30, 2011, 03:31:44 PM by empeduhitam »

Offline saputra nanank

  • Global Moderator
  • Khowasul Khowas
  • *****
  • Tulisan: 391
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • saputra19.wordpress.com
Re:Sari Tauladan
« Jawab #2 pada: Oktober 30, 2011, 04:03:23 PM »
     gue heran, orang-orang kaya yang banyak hartanya kok diindentikkan dengan kesombongan ... padahal tidak sedikit juga lho orang berduit yang tetap rendah hati, seperti mas saputra nanank itu tuch ..... .... ... .. .
   
sebelum baca komen si empedu aku gak sombong tapi gara gara pujianya aku jadi melayang tinggi sampai lupa diri

Offline Abd.Majid

  • Global Moderator
  • Khowasul Khowas
  • *****
  • Tulisan: 227
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Forum Tanbihun
Re:Sari Tauladan
« Jawab #3 pada: Oktober 30, 2011, 04:09:06 PM »
     gue heran, orang-orang kaya yang banyak hartanya kok diindentikkan dengan kesombongan ... padahal tidak sedikit juga lho orang berduit yang tetap rendah hati, seperti mas saputra nanank itu tuch ..... .... ... .. .
 

gak usah heran nda...kalo miskin sombong namanya sembung
wah kalo bos nanank sih banyak harta tapi baik hati nda, perlu dibuatkan bab tersendiri nanti...kakaka...koment ente jenius nda.. 8)

Offline k1n4w3ruh4n

  • Global Moderator
  • Khowasul Khowas
  • *****
  • Tulisan: 386
  • Reputasi: 20
  • Jenis kelamin: Pria
  • Aku bukan mereka, mereka juga bukan aku
    • Lihat Profil
Re:Sari Tauladan
« Jawab #4 pada: November 01, 2011, 07:13:04 PM »
     gue heran, orang-orang kaya yang banyak hartanya kok diindentikkan dengan kesombongan ... padahal tidak sedikit juga lho orang berduit yang tetap rendah hati, seperti mas saputra nanank itu tuch ..... .... ... .. .
 

gak usah heran nda...kalo miskin sombong namanya sembung
wah kalo bos nanank sih banyak harta tapi baik hati nda, perlu dibuatkan bab tersendiri nanti...kakaka...koment ente jenius nda.. 8)

SEMBUNG ki nama desa di Pekalongan nda...
Ojo dadi wongkang rumongso biso,
Dadiyo wong kang biso rumongso