Istiqamah...Engkau Begitu Sulit Kuraih | Media Dakwah Rifaiyah

Istiqamah…Engkau Begitu Sulit Kuraih

Oktober 21st 2009 | Posted by em.yazid

Betapa barat dan sulitnya untuk istiqomah (konsisten). Pergerakan iman tidak dapat diprediksi, kadang begitu kuat mendorong manusia untuk berlaku baik, tak jarang mereka mampu menunaikan kewajiban-kewajiban yang lumayan tidak ringan, seperti qiyamul lail. Namun dilain waktu iman seakan surut sedikit demi sedikit, sehingga jangankan menunaikan yang sunnah, yang wajib saja kadang kedodoran.

Maka pantaslah Syaikh Ahmad Rifa’i menggolongkan istiqomah adalah karomah ( kemuliaan ) yang hakiki. mengingat sangat sulitnya medan yang harus ditempuh.

Seorang insomnia, yang sulit tidur diwaktu malam akan bahagia ketika ia bisa terlelap ketika malam mulai beranjak larut, ia pun akhirnya menemukan matahari pagi yang sudah sekian lama hilang dari pandangannya. Ia ingin sekali menjaga pola hidupnya kini, namun kembali lagi “penyakit ” lamanya kambuh.

Setiap orang pastilah mempunyai sesuatu yang sebenarnya tidak diinginkan kehadirannya, dia bisa berupa kebiasaan buruk, malas, dan bermacam tabiat-tabiat jelek lainnya. dan ia sudah mencoba menghilangkan dari dirinya, kadang berhasil , namun kadang juga kembali “kumat”, begitulah terus menerus, datang silih berganti, hari ini sukses mengalahkan ego dan malasnya, besoknya datang lagi dengan warna dan alasan yang berbeda.

Entah, …….. tip’s apa yang ampuh untuk menyiasatinya? mungkin ada cara untuk kita agar istiqomah senantiasa melekat dan menjadi bagian dari pribadi kita. Alangkah indahnya bila kita bisa berbagi.

Semoga kealpaan dan kelalaian ini Engkau ampuni Ya Robb…

Petunjuk dan Pertolongan-Mu senantiasa kunanti ………..

Biarpun jatuh bangun hamba akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا خَيْراً مِّمَّا يَظُنُّوْنَ ، وَلاَ تُؤَاخِذْناَ بِمَا يَقُوْلُوْنَ ، وَاغْفِرْ لَنَا مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ

” Ya Allah ! jadikanlah kami lebih baik dari apa yang mereka kira, janganlah Engkau hukum kami karena apa yang dikatakan oleh orang-orang itu, Dan ampunilah kami dari apa yang tidak mereka ketahui “

Artikel Terkait

Amar Munkar Nahi Thoat

Jelang magrib tiba, anak-anak, ramaja, dan orang dewasa bergegas menuju masjid. Sebelum maghrib datang menyapa, anak-anak yang belum genap berusia belasan tahun itu telah berebut tabuh kentongan. Mereka merasa bangga kalau seandainya mendahului menabuh kentongan, sebelum mereka saling mendahului meraih micropon untuk mengumandangkan adzan. [...]

Batas Antara Asmara & Cinta

Seorang lelaki dengan rambut terjuntai dipundaknya, duduk dipinggir sungai, sesekali ia ketuk-ketukkan kakinya bak seorang penari, tapi sesekali gerahamnya menahan gemlethuk giginya. Sesekali cahaya matanya berbinar seperti bintang, sesekali matanya sayu tak menentu, seperti awan tebal yang tak mau menurunkan curah hujannya. Bibirnya mulai [...]

Kado Untuk Suamiku

Kupersembahkan kado sederhana ini untukmu suamiku tercinta. Tiada kata yang pantas kuucapkan dari lidahku yang mungil ini, selain"Terimakasih atas segala apa yang kau berikan padaku, semoga Allah memberikan rahmat dan ridhaNya selalu kepadamu, dengan segenap ragaku, sepanjang jantungku masih berdetak, maka aku tetap " Mencintaimu" , melalui [...]

Ucapin Salam Lebaran Disini !

Tanbihun.com -- Mari kita restart niat, dan amaliyah dengan saling memaafkan segala kesalahan baik yang terucap, terketik atapun terbersit. Mari kita refresh tujuan hidup dengan saling mendo'akan. Semoga jiwa raga kita tidak error, apalagi hang. Kami segenap jajaran tanbihun.com menghaturkan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya,kepada [...]

Leave a Reply:

Name (required):
Mail (will not be published) (required):
Website:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Jangan Lupa Jawab Ini:

Copyright @ 2010 Media Dakwah Rifaiyah | Tegakkan | Syariat | Tharikat | Hakikat | Hubungi Kami | fbkcl twt