11:24 am - Tuesday April 9, 2013

Al-Qur’an Dan Hadits Tentang I’tikaf

Saturday, 28 July 2012 17:18 | al qur'an, hadits | 0 Comment | Read 233 Times

Al-Qur'an Dan Hadits Tentang I'tikafTanbihun.com -Ibadah yang hanya  sah  dilakukan  di    dalam  masjid adalah  i’tikaf.  I’tikaf  adalah  ibadah  dengan  cara menyerahkan  diri  kepada  Allah  SWT,  dengan  cara memenjarakan (berdiam)  diri  di  dalam  masjid, dan  menyibukkan diri dengan  berbagai  bentuk  ibadah yang  layak  dilakukan  di dalamnya.  Ibadah  i’tikaf  disyariatkan  lewat  Al-Quran  dan  Al-Hadits.  Di  antara  ayat  Quran  yang membicarakan  i’tikaf adalah :

وَعَهِدْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ

Dan  telah  Kami  perintahkan  kepada  Ibrahim  dan  Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud”.(QS. Al Baqarah : 125)

Selain  itu  juga  ada  ayat  lain  yang  mengaitkan  i’tikaf  dengan masjid.

وَلاَ تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللّهِ فَلاَ تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ

Janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam  mesjid. tulah  larangan  Allah, maka  janganlah  kamu mendekatinya. (QS. Al-Baqarah : 187)

Sedangkan  hadits  nabawi  cukup  banyak  menyebutkan tentang i’tikaf ini, di antaranya :

و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ أَنَّ نَافِعًا حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ قَالَ نَافِعٌ وَقَدْ أَرَانِي عَبْدُ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ الْمَكَانَ الَّذِي كَانَ يَعْتَكِفُ فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْمَسْجِدِ

Dan telah menceritakan kepadaku Abu Thahir telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus bin Yazid bahwa Nafi telah menceritakan kepadanya dari Abdullah bin Umar radliallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan I’tikaf pada sepuluh terakhir dari bulan Ramadlan. Nafi’ berkata, “Dan Abdullah bin Umar telah memperlihatkan kepadaku tempat yang terdapat dalam ruangan Masjid, tempat yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pergunakan untuk melakukan I’tikaf.”

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَعْتَكِفُ اَلْعَشْرَ اَلْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ, حَتَّى تَوَفَّاهُ اَللَّهُ, ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ )  مُتَّفَقٌ عَلَيْه

 

Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian istri-istri beliau beri’tikaf sepeninggalnya. (Muttafaq Alaihi)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصْغِي إِلَيَّ رَأْسَهُ وَهُوَ مُجَاوِرٌ فِي الْمَسْجِدِ فَأُرَجِّلُهُ وَأَنَا حَائِضٌ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam berkata, telah mengabarkan kepada saya bapakku dari ‘Aisyah radliallahu ‘anhu berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjulurkan kepala Beliau kepadaku ketika sedang beri’tikaf di masjid lalu aku menyisir rambut Beliau sedangkan aku saat itu sedang haidh”.(H.R. Bukhari)

*Pintu ruangan Aisyah mepet dengan Masjid Nabawi

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: ,

Ayat & hadist tentang ibadah,ayat itikaf,Dalil itiqaf quran dan hadis,doa ihtikaf masjid hadits,doa itikaf,Doa itikaf di masjid,hadist i\tikaf di bulan Ramadhan,Hadist tentang beritikaf di masjid

Anda mungkin juga menyukaiclose