2:32 am - Friday July 18, 2014

Fadhlilah Sya’ban Dalam Perspektif Hadist

Thursday, 23 July 2009 12:12 | Analisis | 11 Comments | Read 2333 Times

Tanbihun.com- Alhamdulillah sekarang sudah memasuki bulan Sya’ban. Dan sebentar lagi Bulan Ramadhon, bulan yang sangat mulia itu akan segera datang. Bulan Sya’ban disinyalir oleh para ulama memiliki banyak keutamaan. Mulai dari perintah memperbanyak puasa hingga malam nisfu Sya’ban.

Melihat banyaknya keutamaan-keutamaan Sya’ban yang ditulis oleh ulama dalam kitab-kitabnya, maka penulis merasa tergelitik untuk melihat otensitas keutamaan Sya’ban tersebut dalam perspektif hadits. Setelah mencoba menelaah beberapa kitab hadits, maka kami berkesimpulan bahwa hadits yang bercerita tentang fadhilah Sya’ban itu variatif, ada yang shohih, hasan, dhoif dan adapula yang maudhlu’. Berikut ini kami sampaikan beberapa hadits yang berkenaan dengan Sya’ban beserta takhrijnya.

1. fadhlu syahri sya’baana ‘ala saairisy syuhuuri ka fadhlii ‘ala saairil anbiyaa’i. wa fadhlur romadhoona ‘ala saairisy syuhuuri ka fadhlillahi ‘ala ibaadihi. ( Keutamaan bulan Sya’ban atas semua bulan adalah seperti keutamaanku atas seluruh Nabi, dan keutamaan Romadhon atas semua bulan seperti keutamaan Alloh atas hambaNya )

Hadits ini Maudhlu atau palsu sebab dalam rawinya ada nama As Saqthi yang menurut Ibnu Hajjar dihukumi sebagai pemalsu hadist ( Lihat Tabyinul ajab hal 25 )

2. Yarfa’ullohu a’mala ‘ibaadihi kullaha fi hadzasy syahri. ( Allah akan mengangkat semua amalan hambanya pada bulan ini ). Hadist ini shahih. Diriwayatkan oleh Nasai hadis nomor 2357, Imam Ahmad dalm musnadnya jilid 5 hlm 201 dan Imam baihaqi  Dalam Fadhoilul auqot dan dinyatakan Shahih.

3. Man Shoma tsalaatsata Ayyaamin min awwali sya’baana wa tsalatsatan min ausathihi wa tsalatsatan min akhiirihi, kataballohu lahu tsawaba sab’iina nabiyyan. ( Barang siapa puasa 3 hari diawal sya’ban, 3 hari ditengahnya dan 3 hari di akhitnya, maka ia akan memperoleh pahala 70 nabi ). Hadits ini palsu, karena tidak diketemukan sanadnya. Dan indeks kepalsuannya juga dapat diketahui dari adanya pahala yang luar biasa yaitu 70 Nabi dengan hanya melakukan amaliah yang biasa.

4. Man ahya lailatal ‘idaini wa lailatannishfi min sya’baana lam yamut qolbuhu hiina tamuutul quluub. ( barang siapa menghidupkan malam ied, dan malam nishfu sya’ban maka hatinya tidak akan mati ketika semua hati kelak menjadi mati ). Hadits ini Munkar. Sebab dalam sanadnya terdapat nama Isa  Bin Ibrahim al Hasyimi yang dihukumi matruk olehImam Nasai dan dihukumi Munkarul hadits oleh Imam Bukhori. Adapun amaliah nishfu sya’ban menjadi sunnah apabila menngunakan dalil hadits yang lain yang kualitasnya Hasan Li ghorihi dan itu akan kita bahas dalam bab tersendiri tentang nishfu sya’ban.

Sebenarnya masih hadits yang dhoif ataupun munkar bahkan maudhlu dalam fadhilah sya’ban, namun karena keterbatasan waktu maka pembahasan kami cukupkan dulu. Insya Alloh akan segera terbit tentang nishfu sya’ban dalam pandangan hadist.

Wallohu a’lam

Share on :

About

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: ,

keutamaan syaban,hadist tentang nisfu syaban,hadits nisfu syaban,hadits tentang nisfu syaban

Anda mungkin juga menyukaiclose