2:05 pm - Saturday July 16, 4777

Jangan Tertipu Dengan Fadhilah Rajab

Saturday, 18 July 2009 7:08 | Analisis | 42 Comments | Read 6326 Times

Selama bulan Rajab ini, banyak ustadz maupun kyai baik yang berasal dari kota maupun dari pelosok desa semua menyeru agar banyak melakukan puasa sunnah karena fadhlilahnya yang luar biasa. Bahkan tak segan-segan mereka mengutip apa yang mereka yakini sebagai hadits.

Pertama kali mereka mengatakan bahwa Rajab adalah bulan Alloh, sya’ban adalah bulan Nabi dan Romadhon adalah bulan umatnya. Sepintas ungkapan tersebut sungguh indah dan mempesona sehingga banyak orang yang menisbahkannya kepada Nabi. Namun setelah di teliti melalui laboratorium hadits, maka ungkapan tersebut terbukti bukan sabda Nabi alias haditsnya palsu. Hal ini disebabkan di dalam sanadnya terdapat nama Ali Bin Abdullah bib Jahdam As Sudai yang di tuduh pendusta oleh Ibnu Qayyim, Ibnul Jauzi, Ibnu Hajjar dan As Suyuti ( lihat Al Manarul Munif hal 95-96, tabyinul ajab hal 19-21, la alil masnu’ah juz 2 hal 55-56 ). Dengan penelitian tersebut maka kehujjahan hadits tersebut langsung gugur secara ilmiah.

Kedua, mereka banyak menyitir riwayat-riwayat yang ditulis oleh Al Khubawiy dalam Durratun Nasihinnya yang banyak menyebutkan tentang fadhilah saum, sholat dan sholawat di bulan Rajab yang otensitasnya masih diragukan itu. memang kalau kita lihat riwayat-riwayat dalam Durratun Nashihin tersebut sangat menggiurkan dan menggugah keinginan untuk melakukan amal kebajikan, akan tetapi sebagaimana yang diungkapkan oleh Yusuf Qaradhawi bahwa apapun alasannya penggunaan hadits-hadits bermasalah dalam masalah ibadah adalah terlarang dan terancam masuk neraka bagi pelakunya.

Ibnu Hajjar Al Asqalaniy dalam kitabnya Tabyinul Ajab bi Ma Wurida Fi Fadhli Rajab menegaskan ” Tidak dijumpai hadits shahih yang dapat dijadikan sebagai hujjah mengenai keutamaan bulan Rajab, puasa Rajab, puasa tertentu pada bulan Rajab dan beribadah tertentu pada malam Rajab. Ketetapan itu telah dikemukakan sebelumnya oleh Al Hafigz Abu Ismail al Harawi, beliau berkata :” Adapun hadits-hadits mengenai keutamaan bulan Rajab dan keutamaan puasa Rajab atau puasa pada hari-hari tertentu dibulan Rajab cukuplah jelas dan terbagi menjadi dua yaitu Dhaif dan Maudhlu’.”

Setelah semuanya menjadi jelas dihadapan kita, maka sekali lagi jangan tertipu dengan ungkapan-ungkapan yang dinisbahkan kepada Nabi yang menjelaskan tentang  Fadhilah bulan Rajab, lebih-lebih bila sumbernya adalah Durratun Nasihin.

Share on :

About

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

fadilah bulan rajab,Fadilah puasa rajab,apakah istighfar rojab bisa di amalkan selain di bulan rojab,Dalil dalam durotun nasihin tentang puasa rajab

Anda mungkin juga menyukaiclose