8:04 am - Saturday July 19, 2014

Belajar Ilmu Falak Bagian-13

Saturday, 9 June 2012 6:31 | Ilmu Falak Online | 1 Comment | Read 828 Times

Diasuh Oleh: Ibn Khasbullah

3Gerak Synodish  ( حركة الأقترانية ). Yaitu gerak bulan mengelili bumi sampai posisinya segaris antara Bulan, Bumi dan Matahari. Jadi bulan sudah mengelilingi bumi lebih dari 3600. gerak ini dilalukan bulan selama 29 hari, 12 jam, 44’2,5″.

Ilmu Falak Online

4.  Ijtima’ dan Istiqbal

 

Bila posisi Bulan dan Matahari sejajar dengan Dairoh Urudl maka saat tersebut terjadi Ijtima’. Pada saat tersebut Taqwim Bulan bertepatan dengan Taqwim Matahari. Saat tersebut posisi bulan berada diantara matahari dan bumi. Karena yang terkena sinar matahari adalah bagian bulan yang berhadapan dengan matahari, maka dari bumi kita tidak bisa melihat bulan, karena sinarnya memantul ke arah berlawanan bumi.

Belajar ilmu falak

5.  Istiqbal

Pada separuh gerakan Synodisch bulan akan berada segaris dengan bumi dan matahari, tetapi posisi Bumi berada diantara Bulan dan Matahari, sehingga sinar permukaan bulan secara penuh dapat dilihat oleh bagian bumi waktu malam. Kejadian ini di sebut Bulan Purnama. Permukaan yang bercahaya berhadapan (Istiqbal) dengan matahari.

6.  Hilal dan Tarbi’

Seperti telah kita ketahui pelajari, pada saat Ijtima’ bulan tidak nampak oleh kita. Tetapi satu dua hari kemudian posisi bulan telah bergeser dari posisi semula sehingga pantulan matahari yang mengenai permukaan bulan akan nampak sedikit oleh mata kita. kejadian ini kita sebut Hilal. Yaitu bulan yang nampak sedikit tepat saat matahari terbenam, yang dijadikan perhitungan awal bulan Islam.

Tujuh hari kemudian bulan akan nampak separuh oleh kita. Bulan pada saat tersebut kita sebut Tarbi ’ Awal .

Kurang lebih tujuh hari kemudian terjadi Istiqbal (Purnama). Dan kurang lebih tujuh hari setelahnya bulan akan kembali nampak separuh. Ini disebut Tarbi’ Akhir.

Kemudian bulan makin nampak mengecil dan akhirnya suatu malam tak nampak oleh kita. Daur ini selalu berulang tiap 29h121244’2.

Hilal dan Tarbi’

7.  Uqdah Jauzahar  dan Uqdah Naubahar

Seperti kita ketahui bahwa garis edar bulan miring 508’48″ dari Lingkaran Ecleptica (Dairoh Buruj/Mail). Dengan demikian garis edar bulan (Falak Mail) tidak selalu bertemu dengan garis edar matahari pada lingkaran Ecleptica. (Dari bumi kita anggap matahari mengelilingi bumi walau sebenarnya bumi kita inilah yang mengelilingi matahari). Suatu saat garis edar bulan tersebut akan bertemu juga dengan Dairoh Buruj tersebut. Titik pertemuan didekat titik Haml disebut Uqdah Jauzahar (Ascending Node). Sedang titik pertemuan didekat titik Mizan disebut Uqdah Naubahar (Discending Node). Bila Ijtima’ atau Istiqbal bulan terjadi dekat dengan Uqdah Jauzahar atau Uqdah Naubahar, maka akan terjadilah Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari.

Belajar Ilmu falak Online

Keterangan :    H    =  Titik HAML

M    =  Titik MIZAN

JZ   =  UQDAH  JAUZAHAR

NB  =  UQDAH  NAUBAHAR

Baca Edisi Sebelumnya:

Belajar Ilmu Falak Bagian-12

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: , ,

ilmu falak,bumi sejajar,download ilmu hisab praktis

Anda mungkin juga menyukaiclose