3:40 pm - Wednesday April 10, 2013

SHALATLAH KAMU SEBELUM KAMU DISHALATI

Thursday, 26 November 2009 13:09 | Kajian | 1 Comment | Read 818 Times


Oleh    : Ahmad Rifa’i

” Pembeda antara orang mukmin dan orang kafir adalah Shalat ” H.R Bukhori

solat_mayitCuplikan hadits diatas seolah menegaskan kepada kita bahwa orang yang meninggalkan shalat adalah KAFIR, pendapat ini dikemukakan oleh para sahabat utama diantaranya adalah Syayyidina Umar bin khottob, Abu Hurairoh, Ibnu Mas’ud R.A.dan lain-lain.

Shalat adalah ibadah ritual yang bersifat vertical ( langsung komunikasi kepada Allah ) namun mempunyai dampak horizontal ( social kemasyarakatan). Oleh sebab itu shalat yang berkualitas akan berimbas pada pribadi yang berkualitas begitupun sebaliknya. Allah SWT berfirman ” sesungguhnya shalat itu bisa menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar “. Ironis memang Negara kita yang mayoritas muslim namun menduduki peringkat nomor dua dalam bidang pornografi setelah Rusia dan memperoleh prediket lima besar Negara terkorup sedunia. Kenapa demikian? Jawabnya sedarhana SHALAT KITA BERMASALAH.

Shalat adalah alat pengontrol terbaik karena kita harus menghadap serta melaporkan semua perbuatan kita kepada Allah minimal lima kali dalam sehari. Kalau shalat kita rusak maka tidak ada yang menjadi pengontrol terhadap nafsu kita, nafsu kita akan terlepas tanpa kendali dan berbuat sesukanya tanpa kita punya kekuatan sedikitpun untuk membendungnya, yang terjadi kemudian adalah kehancuran.

Kita sering dengan sengaja melewatkan shalat kita hanya karena alasan-alasan yang bersifat duniawi, sibuk, capek, ketiduran dan beribu alasan pembenaran terhadap nafsu kita, kita remehkan panggilan Allah Pencipta kita dan kita pentingkan nafsu syetan kita. Ingatlah Syetan selalu mengajak keneraka sedang Allah selalu mengajak kepada ampunanNya. Layakkah kita hidup dibumi Allah, menghirup udara Allah, makan rizki Allah namun kita malah mengacuhkan panggilanNya serta lebih suka berteman kepada syetan yang terlaknat ?.

Maka tidak terlalu berlebihan kalau kemudian Imam Ahmad Bin hanbal menghukumi kafir bagi orang yang meninggalkan shalat sekali saja dengan sengaja dan memerintahkannya untuk membunuhnya sebagai bentuk hukuman atas kelalaiannya. Beliau mengambil dasar dari sabda Nabi yang berbunyi ” barangsiapa meninggalkan shalat sekali saja dengan sengaja maka ia telah kafir secara nyata “. H.R Ahmad. Sementara Imam Assyafii berpendapat bahwa Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka hukumnya Fasiq dan setelah disuruh taubat tetap dalam pendiriannya maka ia harus dibunuh.

Terlepas dari perdebatan diatas shalat adalah ibadah penentu dari seluruh amalan kita kelak di yaumul hisab kepada Allah kalau shalat kita baik, baik pulalah seluruh amal kita. Kalau shalat kita rusak, rusaklah seluruh amalan kita H.R Bukhori. Mari kita mulai hari ini berjanji akan selalu menjaga shalat kita selama hayat masih dikandung badan agar kita kelak bisa tersenyum ketika nyawa kita meninggalkan dunia yang fana ini untuk menghadap Allah yang Maha Mulia. Amin . Wallohu A’lam.

Share on :

About

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

shalatlah sebelum dishalatkan,ayat shalatlah sebelum dishalatkan,hadist shalat sebelum dishalatkan,shalatlah kamu,shalatlah sblm dishalati

Anda mungkin juga menyukaiclose