Tanbihun – Masa pendidikan anak menurut ajaran Islam itu dapat dibagi 2 ; Yaitu (1) Masa persiapan pendidikan, dan (2) masa aktif pendidikan. Pendapat demikian didukung oleh pendapat Dr. H. Baihaqi A.K (Ahmad Tafsir 1996:11). Masa persiapan mendidik anak dimulai sejak pemilihan jodoh. Masa aktif mendidik anak dimulai sejak istri diketahui sudah positif hamil dan terus menerus berlangsung sepanjang hidupnya (sampai mati).
Berikut ini akan diterangkan fase-fase yang harus dilalui dan pola-pola pendidikan yang harus dilakukan.
1. Fase memilih Jodoh
Menurut ajaran islam, persiapan mendidik anak dimulai sejak pemilihan jodoh, yaitu pemilihan istri/suami. Seperti tergambar jelas dalam petunjuk Al-Qur’an dan Hadits. Diantaranya yang paling pokok adalah pilihan atas dasar agamanya.
وَلاَ تَنكِحُواْ الْمُشْرِكَاتِ حَتَّى يُؤْمِنَّ وَلأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ وَلاَ تُنكِحُواْ الْمُشِرِكِينَ حَتَّى يُؤْمِنُواْ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُوْلَـئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ وَاللّهُ يَدْعُوَ إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mu’min lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu’min) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu’min lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
(Al-Baqarah ayat: 221)
عن أبي هريره رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال:
تنكح المرأة لأربع: لمالها ولحسبها وجمالها ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك
“Wanita dinikahi karena empat alasan. Hartanya, keturunannya, kecantikannya,atau agamanya. Pilihlah karena agamanya, niscaya selamatlah engkau.”
(HR:Muslim)
وقد قال صلى الله عليه وسلم: ” إذا جاءكم من ترضون دينه وخلقه فزوجوه إلا تفعلوه تكن فتنة في الأرض وفساد كبير ” رواه الترمذي وغيره
“Apabila kamu didatangi oleh seseorang yang agamanya dan akhlaqnya kamu sukai, maka kawinkanlah dia. jika kamu tidak mau melaksanakannya, maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.
(HR: At-Tirmidzi )
Rasulullah SAW mengintruksikan dalam mencari istri untuk mengutamakan pilihan atas dasar ketaatan dalam agama. Demikian pula dalm hal memilih menantu (calon suami untuk anak-anak gadisnya). pilihan utamanya adalah karena bagus agama dan akhlaqnya.
Tujuan pernikahan adalah bahagia, sejahtera dan selamat dunia akhirat, maka landasan utama di dalam membina rumah tangga adalah iman dan akhlaq mulia. Demikian pula anak yang kelak dikandungnya dan dilahirkan oleh ibu yang taat beragama, serta diasuh dan dididik oleh suami-istri yang taat beragama, kemungkinannya untuk menjadi anak yang baik dan shalih sangatlah besar.
Peran Ibu Dalam Pendidikan Anak-anaknya
Hafidz Ibrohim, seorang penyair yang terkenal didunia Islam berkata dalam sebuah sya’irnya (Abu Tauhid, 1990:67) ;
الأُمُّ مَـدْرَسَــةٌ إِذَا أَعْـدَدْتَـهَـا أَعْـدَدْتَ شَعْبـاً طَيِّـبَ الأَعْـرَاقِ
“Ibu itu ibarat madrasah, jika engkau persiapkan dia (dengan sebaik-baiknya),berarti engkau telah mempersiapkan suatu generasi yang kuat dan kokoh”.
ليس البنت ينبت في جنان # كمثل النبت ينبت في الفلاة
وهل يرجى لأطفال كمال # إذا ارتضعوا ثدي الناقصات
Anak yang tumbuh di taman
tak sama dengan anak
yang tumbuh di lapangan
Bisakah diharap kesempurnaan pada anak-anak
Jika mereka menyusu dari
ibu yang tak berakhlak
Demikian penting dan vitalnya fase pemilihan jodoh ini,karena dari sinilah kehidupan anak-anak kita dimulai.(zid)
keluarga islami,persiapan kehamilan menurut islam,pasangan islami,???? ????? ??? ???????,fase kehamilan menurut islam,Gambar keluarga islami,mendidik anak menurut ajaran islam



