Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam

Oleh Pada Monday, 27 July, 2009 7:15 AM. Under Pendidikan  

I’LAM WERUHO SIRO WAJIBE NAFAQAHAN # ING WONG ‘ALIM MEMURU’ NING SYARA’ KABENERAN

LAN NAFAQOHE WONG KANG PODHO ‘ILMU INGULATAN.

( Ketahuilah. Wajib Hukumnya memberikan Nafkah kepada orang Alim yang mengajar dan belajar ilmu syariat).

Sepenggal bait tersebut dapat kita jumpai dengan mudah pada kitab Tabyiinal Ishlah karya KH Ahmad Rifa’i. Sebuah bentuk kepedulian yang luar biasa dari ulama’ fenomenal ini pada dunia pendidikan. Beliau sadar bahwa pendidikan yang mapan akan membuat masyarakat menjadi lebih tertata, dinamis dan harmonis, akan tetapi untuk membuat masyarakat yang sadar akan pendidikan tersebut bukanlah suatu urusan yang mudah, hal ini karena banyak faktor. Faktor utama yang mempengaruhi rendahnya minat belajar di Negara Indonesia adalah karena biaya pendidikan yang melambung tinggi dan tidak terjangkau oleh masyarakat kelas bawah.

Oleh sebab itu, supaya proses belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal maka harus diciptakan suatu kondisi dimana sang guru dan murid hanya memiliki satu aktifitas yaitu mengajar dan belajar, tanpa harus memikirkan hal-hal lain yang dapat mengganggu konsentrasinya dalam menuntut ilmu, seperti kecukupan hidup bagi guru dan muridnya. Mungkin saja pemikiran beliau ini merupakan buah dari pengembaraan beliau ke Timur Tengah, beliau melihat keberhasilan proses belajar mengajar disana sangat tinggi hal ini karena pemerintah dan para agniya’ disana menjamin biaya hidup para penuntut ilmu.

Kesejahteraan guru yang mencukupi serta b iaya pendidikan gratis ini ternyata jauh-jauh hari telah di gagas oleh KH Ahmad Rifa’i, beliau dengan berani melontarkan kritik kepada kolonial waktu itu yang mengebiri pendidikan anak pribumi terutama pendidikan agama mereka.

Setelah lebih dari setengah abad negara ini merdeka ternyata cita-cita luhur KH Ahmad Rifa’i ini belum  juga dapat di wujudkan. Saat ini disamping kesejahteraaan guru-guru madrasah dan pesantren yang tidak pernah diperhatikan, juga biaya pendidikan bagi anak-anak yang ingin memperoleh pendidikan yang layakpun sangat tidak terjangkau, sehingga sangat wajar apabila mutu pendidikan kita semakin hari semakin merosot bahkan dilihat dari peringkat dikawasan asia, mutu pendidikan di Indonesia masih di bawah Vietnam. Rendahnya kualitas pendidikan terutama pendidikan agama, sangat berpotensi untuk menciptakan kejahatan-kejahatan di masyarakat seperti pencurian, perzinahan, korupsi dan lain sebagainya.

Mari Beramal Dengan Menyebarkan Artikel Ini :

About Rifai Ahmad

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :