Tanbihun.com- Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun, KH Abdullah Faqih, pengasuh Pondok Pesantren Langitan, Tuban, telah wafat pada Rabu (29/2/2012). Beliau meninggalkan seorang istri bernama Nyai Khunainah dan 10 putra. Di antaranya Ubaidillah, Muhammad, Mujib, Hanifah, Mujab, Ma’shum, Abdullah, Abdurrahman, dan Amirah.
Berpulangnya ulama kharismatik, KH Abdullah Faqih, pengasuh Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Rabu (29/2) karena sakit yang dialami beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi umat. “Tidak saja bagi kami warga pesantren, tapi juga warga NU dan bangsa ini. Karena beliau adalah ulama yang sangat jujur, santun, dan toleran,” ujar KH Zaim Ma’shoem, pengasuh pesantren Kauman, Lasem, Rembang, kepada Republika, Rabu (29/2).
Jenazah KH Abdullah Faqih direncanakan akan dimakamkan besok siang (1/3) di lingkungan komplek Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur.
Kami atas nama seluruh kru Tanbihun Online Ikut Berbela sungkawa, semoga segala kekhilafan beliau diampuni dan semua amal diterima oleh Alloh SWT.amiin.
sumber: republika.co.id
pondok pesantren langitan,KH Abdullah Faqih,kh abdullah faqih langitan,biografi kh abdullah faqih,langitan tuban,abdullah faqih,ponpes langitan tuban,langitan,madrasah aliyah pondok pesantren langitan






Beliau tidak hanya milik NU atau milik pesantren Langitan, tapi sudah menjadi milik ummat Islam seluruhnya. “Alloohummaghfirlahuu- warhamhuu- wa ‘aafihii- wa’fu anhu- wa akrim nuzulahuu. Semoga amal jariyahnya mencetak kader- kader ulama’ terus mengalir dan terus bertambah, dan manfaat keilmuannya berbuah sepanjang zaman. Aamiiin ya mujiibas saa iliin.
semoga tenang disisinya