10:27 am - Tuesday April 9, 2013

Soal-soal Mudzakarah di Pemalang

Wednesday, 20 April 2011 21:25 | Agenda Kegiatan | 8 Comments | Read 1050 Times

Tanbihun – Hiruk-pikuk acara mudzakarah di Pemalang mendekati hari “H” kian nampak. Dilihat dari sisi kegiatan ini sangat bagus,ormas rifaiayah jadi punya gawe,menggeliat hidup tidak mati suri.

Yang membuat penasaran banyak orang  bukan acara itu,tapi “apa yang mau dibahas?” apakah tentang ahmadiyah ? yang sebenarnya sudah jelas. Atau soal-soal amaliyah yang sampai saat ini masih diperdebatkan soal kebid’ahannya. Berikut akan kami sampaikan bocoran soal-soal (materi) yang akan diperdebatkan nantinya :

Soal-soal bahtsul Masa’il :

H

U

K

U

M

H

U

K

U

M

  • do’a qunut
  • sodaqoh mendak pisan,pindo dst
  • maulid Nabi
  • tahlilan
  • peringatan rojabiyyah
  • pembacaan manaqib syaikh Abdul Qodir al-Jailani
  • ziarah kubur
  • acara haul
  • membaca khusushon ila ruhi (arwahi)
  • istighotsah
  • membaca alqur’an pahalanya dihadiahkan mayit
  • adzan jum’ah 2 kali
  • wiridan jahar (suara keras)
  • tinggeban membaca surat maryam&yusuf
  • sodaqoh turun tanah bagi anak bayi (ngedonke anak)
  • walimah safar haji
  • fidyah tinggal sholat pendapat imam siapa?

Masalah-masalah ini adalah masalah yang sudah dari dulu dibahas,dan jawabannya pun sudah banyak beredar,dibuku-buku,rekaman dalm format video &mp3,di internet,maupun diacara-acara dialog agama dikampus atau tempat lain. Baik dari pendapat yang pro maupun kontra.

Jadi menurut penulis masalah-masalah itu bukan masalah yang sensasional,biasa saja,namun masalah-masalah tersebut menjadi menarik manakala dibungkus dengan label Pemurnian Ajaran Syaikh Ahmad Rifa’i”. konon sang penanya menghendaki jawaban/dalil-dalil dari kitab-kitab Syaikhina Ahmad Rifa’i, singkatnya ; amaliyah-amaliyah diatas itu ada landasannya tidak dikitab-kitab rifaiyah ?

Secara pribadi penulis menyambut baik ide ini, paling tidak kita semua menjadi “sadar” untuk mengaji dan mengkaji kembali kitab-kitab guru besar kita. Berangkat dari niat meluruskan ajaran syaikhina ini, hendaknya dibarengi dengan  menjadikan kitab-kitab syaikhina menjadi rujukan utama dalam mencari landasan/dalil.kalau tidak diketemukan barulah mencari ke kitab-kitab lainnya. Jika kitab-kitab syaikhina di “kiwa’ke” (dikesampingkan),maka akan semakin kuatlah opini dimasayarakat yang sudah kadung berkembang, kalau semboyan pemurnian itu hanya embel-embel,tujuan aslinya adalah untuk melegitimasi paham wahaby sang penanya (siapa sang penanya? silahkan datang ke acara).Bagi yang  bersangkutan hendaknya ini dijadikan masukan,dari awal niat kami adalah menyampaikan kabar yang berkembang dimasyarakat bukan gosip. kami pribadi tidak peduli atau tidak mempersoalkan paham wahaby yang diusung, ini urusan hak pribadi masing-masing.namun mencoba “urun rembug” sebagai respons atas “kegaduhan” dimasyarakat yang diakibatkan oleh acara yang  oleh sebagian orang dianggap penuh keganjilan-keganjilan. Semoga ini disikapi dengan bijak,jangan dianggap menyebarkan isu,karena kami berusaha mengabarkan berdasarkan data dan fakta.

Mengenai benar tidaknya soal-soal diatas yang akan diajukan,silahkan dibuktikan pada tangga 23 Aril 2011 di Pemalang. Semoga acaranya lancar sukses dan menghasilkan rumusan yang bukan saja “bener,tapi dadi benere” (bukan hanya baik,tapi menjadi sebuah kebaikan untuk kemashlahatan ummat). zid

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: ,

Anda mungkin juga menyukaiclose