Alasan Syeikhina Haji Ahmad Rifa’i menterjemahkan kitab Arab atau kitab kuning kebahasa jawa dan melayu
Syekhina Haji Ahmad Rifa’I dalam menterjemahkan kitab arab ke kitab bahasa jawa dan melayu tidak asal -asalan, beliau punya dasar yang kuat, yaitu firman allah dalam kitab Alqur’an surat Ibrahim ayat 4 berikut ini:
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلاَّ بِلِسَانِ قَوْمِهِ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ فَيُضِلُّ اللّهُ مَن يَشَاءُ
وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
” Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan [780] siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana “.
Dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya: ” Berbicaralah kamu kepada manusia-manusia dengan bahasa ( tutur kata ) yang dapat dipahami akal fikiran mereka”. Dan juga dalam hadits lagi yang artinya: ” Berbicaralah kamu kepada manusia-manusia dengan kadar kemampuan akal fikiran mereka”.
Dengan dasar Alqur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW maka Kyai Haji Ahmad Rifa’i merasa berkewajiban untuk menterjemahkan kitab -kitab berbahsa arab kebahasa jawa dan melayu. Kyai Haji Ahmad Rifa’i adalah putra jawa asli yang pertama menterjemahkan kitab arab dipulau jawa dengan metode yang tertib dan menarik, baik susunan, isi maupun bahasanya. Dalam waktu yang relatif singkat,Beliau dapat menyelesaikan karya yang bermutu tinggi sebanyak 53 buah kitab, didalamnya ada 5000 tanbih bahsa jawa,700 nadzom do’a dan jawabnya,dan beberapa tanbih ” Rejeng ” dipulau jawa.60 tanbih bahasa melayu diselesaikan di Ambon.
alqur`an surat ibrahim dan tarjamah (1),download kitab hikmah melayu (1),Kitab arab bahasa jawa (1),nadzam kitab (1)





