April Fool

Oleh Pada Thursday, 8 April, 2010 11:16 AM. Under Hikayah, Sejarah, Warta  

Masuk pada hari kedua bulan ini: April 2010, di Indonesia bertepatan dengan wafatnya Yesus Kritus, semua orang apapun background agamanya sama-sama ‘merayakan’(baca:libur), di hari yang kalau dalam Islam di kenal dengan sayyidu al-ayyam, yang bertepatan pula dengan Hari Jumat Kliwon (dalam tradisi Jawa adalah jumat yang paling bertuah). Seperti yang kita ketahui, selain Valentine’s Day yang biasa di sambut pada 14 Februari, ada satu lagi budaya barat yang meresap dalam diri umat Islam, khususnya golongan remaja yang biasa menyambut awal bulan ini dengan nama Fool’s Day atau April Fool. Mereka menganggap tidak akan lengkap apabila melewatkan begitu saja tanpa membuat gurauan, lelucon dan komedi yang tujuannya tiada lain untuk memalukan orang lain. Masyarakat pada hari ini sebenarnya tidak mengetahui tentang asal usul April fool’s ini, bagi mereka 1 april merupakan hari kejutan dengan berbagai perkara menarik, lucu dan menghebohkan. Namun apa yang dilihat hari ini ternyata banyak membawa unsur yang dapat memalukan orang lain, yang secara tegas dapat menjatuhkan harkat dan martabat seseorang, dan pada akhirnya bagi orang-orang yang tidak menerima ejekan dan gurauan itu, akan menyimpan perasaan negatif dalam dirinya sehingga timbul menjadi pribadi pendendam bahkan sanggup menjadi pembunuh untuk kawannya sendiri.

Kalau dilihat dari akar katanya, dengan jelas bahwa Fool itu mempunyai arti yang bermaksud bodoh atau tolol, maknanya suatu perbuatan bodoh yang pastinya akan membawa dampak negatif kepada siapa saja yang melakukan perbuatan tersebut. Dan ini merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima oleh landasan syara’, kita tidak wajar berkiblatkan budaya barat apalagi mengagungkannya, karena Islam agama yang tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi darinya. Itu semua karena Islam mempunyai adab dalam bersenda gurau tanpa harus menyakiti perasaan orang lain apalagi sampai menganiaya,

karena dalam Islam selain menghormati orang lain, kita juga diwajibkan untuk menutup kekurangan dan keaiban orang lain.

Bagi mereka yang tidak memahami sejarah, tidak akan merasakan apa-apa tentang budaya April fool’s tanpa menyadari bahwa budaya ini merupakan satu penghinaan halus kepada umat Islam. Sebagaimana Baginda Nabi SAW pernah bersabda yang artinya:

“Kamu pasti akan mengikuti jejak-jejak orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sehingga mereka masuk ke dalam lubang biawak sekalipun, pasti kamu akan tetap mengikuti mereka” Kami(sahabat) bertanya:”Wahai Rasulullah, Yahudi dan Nasrani? Baginda menjawab: Lalu siapa lagi (kalau bukan mereka)”.[HR.Bukhori Muslim].

Dalam sejarah muslim Spanyol, April Fool’s berawal pada tahun 1487 atau 892 Hijriah. Perayaan April Fool’s diawali dengan peristiwa penyerangan besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang waktu itu masih berada di bawah kekuasaan kekhalifahan Islam.

Beberapa kota di Spanyol yang dikuasai pasukan Islam seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota berhasil dikuasai tentara Salib.

Granada adalah kota pelabuhan yang merupakan kota terakhir yang ditaklukkan pasukan Salib. Penduduk Islam di Spanyol yang juga disebut orang Moor terpaksa berlindung dalam rumah. Pasukan Salib pun terus mengejar mereka. Mereka tahu orang Moor itu bersembunyi di rumah. Pasukan Salib meneriakkan pengumuman dengan lantang bahwa para Muslim Granada dapat keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol.

Namun, orang-orang Muslim masih curiga dengan tawaran tersebut. Beberapa dari mereka diperkenankan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang telah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah mereka yakin bahwa kapal-kapal itu disediakan, maka bersiaplah mereka untuk berangkat meninggalkan Granada.

Pasukan Salib berjanji memberikan kebebasan serta menjamin keselamatan para Muslim jika mereka meninggalkan Spanyol serta persenjataan mereka.

Ketika ribuan orang-orang Muslim telah berkumpul di pelabuhan, kapal-kapal yang bersandar dan sedianya untuk mengangkut mereka langsung dibakar dan orang-orang Muslim itu dibantai hingga air laut menjadi merah kehitam-hitaman bersimbah darah. Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji itu terjadi pada 1 April 1487 dan dikenang sebagai ‘The April Fool Day’.

Untuk itu, di hari yang mulia ini bagi kita umat Islam, akankah terbawa arus mudharat yang berakibat fatal dalam entire of our life di saat kita ‘merayakan’ perbuatan bodoh itu, atau justru sebaliknya, dengan satu hari kita dapat tambahan libur yang bertepatan dengan hari yang agung ini, ke depan kita bisa mengisi aktifitas yang lebih manfaat, dan kelak akan menjadi pribadi yang Fool’s atau Winner-kah kita???

Sholli ‘Ala Muhammad

Ibnu Dahlan El-Madary

PG.Othman 2.7

09:45,020410

Selangor

Mari Beramal Dengan Menyebarkan Artikel Ini :

About Rifai Ahmad

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
Tags: