5:20 am - Saturday July 19, 2014

Orang Bijak Selalu Menulis

Monday, 5 October 2009 9:32 | Sejarah | 7 Comments | Read 1208 Times

menulisTanbihun.com – Ibnu Bathutah berkeliling dunia pada usia tiga puluh tahun. Dalam perjalanannya, ia menemukan berbagai keajaiban yang kemudian ditulis dalam sebuah buku yang membuatnya terkenal dimasanya sampai sekarang.

Ibnu khaldun menyendiri di kastil selama bertahun-tahun ketika menulis buku sejarahnya. Dan setelah itu, bukunya pun menjadi rujukan banyak kalangan.

Ibnu Asakir al-Hafizh menulis buku sejarah damaskus pada usia enam puluh tahun. Hebatnya lagi, tidak seorang pun dari kalangan ulama, sastrawan, atau penyair Damaskus yang luput dari rekamannya.

Ibnu Taimiyah menulis empat buku tipis dalam sehari, satu diantaranya disempurnakannya dalam satu minggu. Ia menulis satu buku lengkap dalam sekali duduk. Lalu, lebih dari seribu pengarang menulis tentang dirinya.

Ibnu Jarir menulis seratus ribu halaman. Ibnu al-Jauzi menulis seribu buku. Dan Ibnu al-Anbari menghafal empat ratus buku tafsir.

Kh. Ahmad Rifa’i menulis ratusan kitab dalam bentuk nadhom yang bernilai sastra tinggi,bukan hanya kedalam bahasa jawa,tapi juga kedalam bahasa melayu.

Kita ????

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

bisyaroh adalah

Anda mungkin juga menyukaiclose