Saat sedih melanda
aku pernah mengadu padamu
saat sepi menerpa
aku pernah mengharap hadirnya mereka
tapi ternyata itu SALAH !!!!
saat jiwaku menggigil,bukan selimut yang kuharap
melainkan pemahamanmu akan kerapuhanku ini
ketika jiwaku tergelepar menahan demam,
bukan es yang kubutuhkan
namun pengertianmu akan kekuranganku
Kini aku benar-benar yakin
hanya DIA yang sanggup memahami
tanpa harus aku berkeluh-kesah
masa bodoh kalian menuntunku ke satu arah
awalnya aku tak tahu jalan ini akan membwaku kemana?
Samar-samar kudengar ada suara
“saat orang-orang disekelilingmu memutuskan dan meninggalkanmu,
maka itu petunjuk awal,untuk dirimu,segeralah berpaling,tinggalkanlah
mereka yang lemah,yang fana,yang menghitung untung rugi saat bersanding,
satukan tujuan dan perhatiamu, kepada Dzat Yang Maha Abadi,
Dzat yang ikhlash mengasihi dan menyayangimu jauh sebelum kamu ada.”
aku tertegun,aku mencari-cari sumber suara itu
di kanan-kiriku tak kujumpai satu pun makhluk
ternyata suara itu datang dari qalbuku sendiri.
“apakah ini yang dinamakan ruhul ‘ilmi?
dulu guruku berwasiat “sesesat-sesatnya orang berilmu, berkah ilmunya akan memanggil-manggilnya agar kembali kejalan-Nya”.“Ya robb………….
Engkau terlebih dulu mengasihiku jauh sebelum aku wujud
dulu saat aku masih bayi saja engkau beri makan dan minum
apakah disaat hamba sudah dewasa begini,akan Engkau biarkan?
Subhanalloh …………….
Jangan biarkan kepapaanku menjadi celah bagi musuh-musuhku
untuk menjatuhkan dan menginjak-injak martabat hamba.
jangan jadikan kesulitanku menjadi pendorong
untuk mencoba jalan-jalan yang Engkau murkai
Semoga ditengah-tengah segala yang mendera hamba
takkan menyururtkan langkah yang hamba
dalam menjemput maghfiroh dan ridho-Mu.
Sukorejo, 10 Agustus ’11 22:22 pm
by : debu jalanan
Guru Online
berkahnya ilmu (1),foto saat sedih (1)





