Hati-Hati dengan Hati !

Thursday, 11 March 2010 7:32 | Cerpen,Puisi & Sajak | 0 Comment | Read 745 Times

Tanbihun- mungkin kau tidak akan pernah mengerti arti pedih, jika engkau belum pernah dikhianati. Kebahagiaan hanya bisa dirasakan oleh yang pernah sengsara, kesengsaraan cuma dirasakan orang yang pernah bahagia. Sedangkan orang yang sudah terbiasa dengan kepayahan, meski tiap hari didera kekurangan ia akan tegak melanjutkan hidup.

” Aku bahagia berada diawal, walau tidak berada di akhirnya”

Memiliki idealisme itu bagus,tapi jangan sampai itu menjadi hijab bagi penerimaan hati kita dengan keadaan dan kenyataan yang ada saat ini

Berusaha mencintai orang yang belum dikenal itu jauh lebih mudah, ketimbang harus membenci orang yang pernah kita sayangi

Hati selamanya akan senantiasa bergerak dinamis, ia akan terus berubah-ubah setiap waktu, maka tak ada jaminan bagi kelanggengan perasaan kita, saat ini boleh cinta,tapi diwaktu lain bisa saja membencinya setengah mati,atau pun sebaliknya. Berbahagialah orang yang tidak terjebak oleh cinta.

Ketika masih kecil,ingin cepat jadi orang dewasa, biar bebas tidak diatur oleh orang dewasa,bisa main kesan-kemari,dan akhirnya kawin dan punya anak,barulah terasa,betapa enaknya jadi anak kecil. Itulah manusia, selalu mengharapkan sesuatau yang bukan haknya.

by, debu jalanan

Share on :

About

Tugas kita mengabdi, sifat kita taslim wal inqiyad, istiqomah menjadi manusia biasa.

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

Anda mungkin juga menyukaiclose

Switch to our mobile site