11:10 am - Wednesday May 15, 2013

Kisah Nyata:Aku Ditinggal Nikah Lagi Oleh Istriku

Tuesday, 30 October 2012 10:26 | Cerpen,Puisi & Sajak | 8 Comments | Read 243 Times

Tanbihun.com- Mat Sani hanya bisa pasrah da tertunduk lesu, capek seharian mencangkul di sawah belum apa-apa jika dibandingkan dengan letih yang mendera pikirannya. Mata berkunang-kunang, persendian seakan copot, nafas tiba-tiba saja tersengal, sms itu nyaris menghentikan detak jantung Mat sani.

“Mas, nikahlah lagi mas, saya disini sudah mempunyai suami lagi, entah kapan bisa pulang kampung, yatun pamit tidak bisa lagi menjadi istrimu” begitu isi sms di hape mungil milik Mat Sani, pengirmnya tidak lain adalah Mayatun istrinya Mat Sani yang sudah hampir 5 tahun menjadi TKW di Arad Saudi.

Tiga tahun terakhir Mat sani sudah mendengar desas-desus tetangga kiri-kanan terutama mereka yang mempunyai famili kerja di Saudi, apalagi yang model kerjanya sama dengan Mayatun, entah dari mana asal-usul istilah ‘UMROH’, yaitu tenaga kerja wanita yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT), system harian atau mingguan, tidak seperti PRT konvensional yang makan dan tidurnya ikut majikan, model UMROH makan dan tidur tidak ikut majikan, ia bebas menentukan pekerjaan dan membiayai kehidupannya sendiri.

Hidup bebas di kontrakan inilah yang memicu hubungan ‘gelap’ antara TKW dan TKI yang kebanyakan di negaranya (kampung halamannya) sebenarnya sudah berkeluarga, bahkan ada yang sudah mempunyai cucu, tapi fitrah manusia mudah tertipu oleh kebutuhan biologisnya, sehingga istilah “Tak Ada Rotan Akar pun Jadi” di salah persepsikan menjadi “Tak Ada suami/istri karena jauh, Yang Dekat Pun Jadi”.

Demikian pula Mayatun dikabarkan sudah mempunyai suami lagi yang entah bagaimana prosesi pernikahannya koq demikian mudahnya memproklamirkan diri sudah menikah sedangkan status Mayatun masih istri sah Mat Sani.

Susah payah Mat sani mencoba menampik kabar miring tersebut, bukan hanya kepada orang lain, tapi ia juga mati-matian berusaha tidak mempercayai rumor, meskipun keyakinan akan kesetiaan istrinya kadang menipis saat ia menyadari sudah 2 tahun sejak keberangkatan Mayatun baru 2 kali ia bisa menghubunginya, itupun sebatas sms, nomer hapenya selalu ganti-ganti. Namun demikian Mat Sani masih melawan rasa was-wasnya.

Tahun ke 3, 4, 5 pun dilalui Mat Sani dengan hati kadang bimbang kadang yakin, kabar pun semakin liar berhembus kemana-mana, konon Mayatun sudah mempunyai anak dari perkawinannya di saudi dengan seorang TKI asal Indonesia juga. Anehnya si laki-laki itu jauh lebih tua dari Mat Sani.

SMS yang baru saja di terima Mat sani menghancurkan keyakinan akan kesetiaan istrinya yang dengan susah payah di jaganya. Pamitnya Mayatun melengkapi penderitaan Mat Sani, Uang hasil kerja Mayatun belum pernah Mat sani rasakan karena memang belum pernah dikirim oleh Mayatun, kini Mayatun pun raib direbut orang.

Mata Mat Sani berkaca-kaca, tangannya gemetar, ia tak mampu untuk membalas SMS Mayatun apalagi menelponnya, membaca SMSnya saja sudah membuatnya lunglai.

Cepokomulyo, 30 Oktober 2012     10:04

Em.Yazid

* Ditulis dari kisah-kisah nyata seperti dituturkan oleh para sumber kepada penulis
bersambung …………..
Share on :

About

Blogger yang selamanya jadi murid ... ... ... ...

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: ,

pengakuan seorang istri,cerita hubungan suami istri,cerita hubungan gelap,kisah nyata,Cerpen kisah nyata,cerita nyata,Kisah nyata pernikahan,kisah nyata suami istri,kisah suami istri

Anda mungkin juga menyukaiclose

Switch to our mobile site