Pengajian Ustadz Muda (1)

Wednesday, 1 September 2010 15:42 | Cerpen,Puisi & Sajak | 0 Comment | Read 759 Times

Tanbihun.com -wajah bersih dengan dihiasi jenggot tipis sedang memberikan pelajaran tentang ikhlas dan membersihkan niat. Sebuah kitab kuning yang terbuka dihadapannya semakin menambah wibawa sang ustadz muda tersebut.

” Ikhlas adalah ruh dari sebuah ibadah, tanpa ikhlas ibadah hanyalah seperti jasad tanpa nyawa..!!!” Demikian paparnya, dengan suara khas disertai semangat yang menggebu.

“Wah..kalau begitu kayak bangkai dong pak Ustadz….???” celetuk Pak Yusuf yang ada di sudut ruangan yang disambut gelak tawa para jamaah.

“Tepat apa yang dikatakan pak Yusuf…oleh karena itu ibadah yang kita lakukan harus benar-benar ikhlas karena Alloh.” Jawab sang Ustadz dengan senyuman.

“pak Ustadz mau nanya nihhh…katanya orang ikhlas itu seperti orang buang air besar ya..??? biarpun semalam habis makan sate, pagi hari dibuang ngga akan menyesal..betul ngga pak ?” Tanya Pak Kusnadi dengan serius.

” Wah pak Kus ada-ada aje…masa ikhlas disamain sama kotoran..yang bener donk pak kalo nanya..??? Sergah pak Yusuf dengan candaan khasnya.

“hehehehe……pak Kus yang cakep…setau saya dalam kitab Mahabbatullah Karangan Syaikh Ahmad ar Rifa’i diterangkan bahwa ikhlas itu harus ada syaratnya…!” jawab sang Ustadz.

” Apaan tuh syaratnya pak Ustadz…kayak mau calon DPR aja, pake persyaratan segala…? ” tanya Pak baginda.

” syaratnya ada dua pak…..pertama Ibadah yang dilakukan harus memenuhi rukun dan syarat atau sesuai dengan petunjuk Nabi, yang kedua harus bener-bener niatnya karena Alloh semata..”! jawab sang ustadz disertai anggukan para jamaah.

” Sebenarnya para ulama mengklasifikasikan Ikhlas menjadi tiga kelompok, berdasarkan tingkatan orangnya…ada Ikhlasnya orang awwam yaitu beribadah karena mengharapkan balasan surga..kedua ikhlasnya orang Khowas yaitu beribadah sebagai wujud ketaatan semata..yang ketiga adalah ikhlasnya orang Khowasul khowas yaitu mereka yang mendedikasikan ibadahnya sebagai bentuk kesyukurannya kepada Alloh.”

” kalau sya beribadah karena ngarep bidadari termasuk yang mana pak Ustadz..??? Tanya pak Andri.

” Masuk yang kategori Ikhlasnya orang awwam pak….jawab pak Yusuf dengan semangat.

hehehehehehee………….” gelak tawa renyah kembali memenuhi ruangan kecil itu. Begitu lepas dan begitu bersahaja. tawa khas orang-orang yang tanpa pamrih dan keinginan.

Share on :

About

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: ,

Anda mungkin juga menyukaiclose

Switch to our mobile site