2:05 pm - Tuesday July 15, 3186

Asal Api Neraka

Thursday, 17 September 2009 18:30 | Hikayah | 0 Comment | Read 996 Times

Tanbihun – Bahlul, sufi pandir tapi bijaksana, suatu hari bertemu dengan khalifah Harun Al-Rasyid, raja akbar Dinasti Abbassiyah.”Habis dari mana kau, Bahlul?” tanya sang penguasa dengan nada selidik.
“Dari neraka,!” jawab sufi cuek ini dengan enteng.
“Apa yang kau lakukan disana?”, tanya khalifah dengan penuh keheranan, “Cepat jelaskan padaku!” desak Harun memaksa.

Bahlul dengan ringan kemudian menjelaskan, “Saya sedang membutuhkan api, tuan. Jadi saya pikir lebih baik saya pergi ke neraka untuk meminta sedikit percikan api.
Tapi hampir semua penjaga neraka berkata: “Kami tak punya api disini.!”
Tentu saja saya bertanya: “Lho, kok begitu? Bukankah neraka tempat yang penuh dengan api?”
Penjaga neraka menjawab, “Begini, sebenarnya disini tak ada api sedikitpun. Setiap orang yang datang kesini membawa apinya masing-masing.”

Menurut Sayyid Haidar Amuli dan para ulama ruhani, bahwa segala ‘amal (baik atau buruk) kita di dunia ini kelak di alam kubur akan mewujud menjadi nyata. Amal baik akan berubah menjadi seorang pemuda tampan yang menemani dan menghibur kita sambil menunggu hingga hari kebangkitan, sedangkan amal buruk akan menjadi seorang yang berwajak buruk, berbau busuk, penyiksa serta memberi kesengsaraan, serta di akhirat menjadi api yang membakar diri kita sendiri. Jadi api neraka (an-nar) bukan tempat yang sudah disediakan akan tetapi sebenarnya adalah wujud dari segala perbuatan dosa kita sendiri yang kita lakukan di dunia ini.
Jadi jangan bawa api ke neraka..!

Share on :

About

Hamba Allah, yang selalu mencari kemilau hikmah disetiap kejadian yang ditangkap oleh panca indra dan hati. Untuk mengenal saya lebih jauh, silahkan kunjungi blog saya; MurtakibudzDzunub.com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with: ,

asal usul neraka,asal mula neraka,asal usul api,api neraka,asal usul api neraka

Anda mungkin juga menyukaiclose