Semarak MUKERNAS Rifaiyah baru saja usai, setumpuk program dan agenda PP Rifaiyah telah terumuskan dengan baik, terlepas itu muluk-muluk atau bukan yang penting keputusan tersebut sudah diketok palu dalam sebuah sidang pleno yang dihadiri oleh para punggawa Rifaiyah dari berbagai daerah.
Ada sebuah pertanyaan yang selalu menggelayut di hati warga Rifaiyah yang kebetulan berhalangan hadir di pentas demokrasi tersebut. Apa yang dihasilkan oleh Mukernas Rifaiyah kemarin ?. Ketika pertanyaan apa ini di ajukan dihadapan setiap utusan yang hadir pada waktu itu, mungkin yang terlintas dalam benak dan pikiran mereka beraneka ragam. Namun sebagian besar dari mereka akan menunjuk kepada tumpukan draft yang telah di rumuskan dalam sidang pleno kemarin. Akan tetapi bagi penulis, disamping menghasilkan program kerja PP Rifaiyah untuk lima tahun ke depan, Mukernas Rifaiyah di Temanggung kemarin telah menghasilkan sesuatu hal yang luar biasa meskipun hal itu tidak tertuang dalam draft keputusan, namun penulis merasa bahwa hal itulah nanti yang akan menjadi modal dalam menggerakkan roda Rifaiyah menuju kearah yang lebih baik. Hal yang sangat urgent tersebut adalah tumbuhnya semangat perubahan di dada kaum mudanya serta terjalinnya ukhuwah yang kental tanpa sedikitpun terkotori oleh faktor kepentingan, semuanya punya satu misi yaitu MEMAJUKAN RIFAIYAH.
Penulis menganggap bahwa Mukernas Temanggung kemarin berlangsung dengan sukses, dalam artian mampu mengobarkan kembali semangat kawula muda Rifaiyah untuk menunjukkan potensi dan kemampuannya dalam membawa Rifaiyah menuju pada cita-cita KH Ahmad Rifa’i. Mungkin riak semangat yang terbangun belum sedahsyat gelombang, akan tetapi setidaknya hal ini akan menjadi modal awal yang sangat berharga bagi sebuah Organisasi yang baru belajar berjalan.
Yang terpenting sekarang, setidaknya menurut penulis adalah mensinergiskan seluruh potensi yang ada menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa dan mampu membentuk mentalitas kaum muda Rifaiyah menjadi seperti Maha Gurunya yaitu Syaikh Ahmad Rifa’i, baik dalam ibadah, muamalah, sikap maupun kekritisannya dalam menentang kedzoliman. selalu menjadi yang terdepan dalam menjalankan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar dan rela mengorbankan seluruh jiwa raga demi tegaknya Islam di bumi ini.
Meskipun sebagian kalangan meragukan kemampuan PP Rifaiyah dalam menjalankan amanat organisasi yaitu pelaksanan hasil mukernas kemarin, namun penulis yakin, apabila semua elemen masyarakat terlibat dalam pelaksanaan program tersebut maka itu bukan sebuah pekerjaan yang susah apalagi mustahil untuk dilaksanakan. Penghambat utama dalam setiap ide ataupun pikiran brilian adalah munculnya sekelompok orang yang entah dengan mulut ataupun sikapnya berusaha untuk menggembosi serta menggagalkannya. padahal semestinya sebagai warga Rifaiyah yang baik, mereka hendaknya membantu menyukseskan seluruh program yang telah diputuskan tersebut meskipun hanya dengan doa .
Penulis berharap, agar gelora semangat yang sudah mulai meletup ini tidak akan menjadi padam atau sengaja dipadamkan oleh pihak lain. Biarkan yang muda berkreasi sesuai dengan alam serta kapasitas mereka masing-masing.
Wallahu Alam



Terlepas dari kekurangan yang ada, sebagaimana yang telah dipaparkan oleh saudara kita (Said) mengenai tata tertib diskusi. Namun hal itu tidak mengurangi nilai yang ada pada mukernas lalu…….Sebagai follow up dari apa yang telah terjadi pada mukernas lalu……sebagai generasi muda, pasti berharap adanya dorongan dan sikap keterbukaan dari para sesepuh, agar tidak ada rasa canggung dan ewuh pekewuh dalam melontarkan gagasan-gagasan yang ada dalam benak pemuda. Selain itu perlu juga kelapangan dada dadi para sesepuh, karena kadang banyak dari kaula muda yang berpikiran nyeleneh2, dan kalau itu langsung di pangkas akan menghancurkan mereka…..syukron
lo…lho
namaku kok..kok…dibawa-bawa.
ah…program-programnya terlalu materialistik.
program yang baik dan berguna menurut Said cukup MEMBACA, DISKUSI/MENGAJI, MENULIS DAN ADVOKASI MASYARAKAT YANG MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN.
dah itu saja, pasti akan jaya. he…he. DAN GA MEMBUTHKAN BIAYA.cuma membutuhkan Pikiran. yah…. hitung-hitung melatih otak kanan dan otak kiri
[...] sama, tergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Tapi gimana yah cara agar semangat belajar nggak [...]
[...] sama, tergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Tapi gimana yah cara agar semangat belajar nggak [...]