TANBIHUN ONLINE

Berkat Zam-Zam, Rendra Berhenti Minum Alkohol

 Breaking News
  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Tanbihun.com- Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan...
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Tanbihun.com- “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri...
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com- Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa...
  • Petunjuk Nabi saw Tentang Konflik Yaman (antara hijrah dan iqomah) Tanbihun.com- al iimaanu Yamaanun wal hikmatu Yamaniyyatun, Yaman adalah poros dan gambaran kuatnya iman dan hikmah.. Hingga Nabi saw pun menegaskannya Ditengah konflik perang “saudara seislam”, banyak ijtihad ulama dalam...
  • Kartini apa ‘Aisyah? Tanbihun.com- Jika Kartini dianggap mendobrak kejumudan berpikir wanita, Aisyah yg jauh-jauh hari melawan mainstream Jahiliah yang mendiskreditkan wanita. sampai beliau mengatakan: وقالت عائشة نعم النساء نساء الأنصار لم يمنعهن الحياء...
August 12
02:40 2009

Dilahirkan dalam keluarga Katolik, almarhum penyair sekaligus budayawan W.S Rendra di tengah perjalanan hidupnya memutuskan untuk menjadi mualaf. Ia pindah keyakinan pada 1971.

Menurut Rachel, salah satu anak Rendra ada dua versi cerita mengenai perpindahan keyakinan ayahnya. “Ini versi saya yah. Dia pernah cerita ke saya, katanya, waktu itu dia sedang di Parangtritis (salah satu pantai di Jogya, red), kemudian ada angin besar, dia langsung menunjuk tangannya ke atas. Nah di situ ia langsung membaca syahadat,” ungkap Rachel.

Pada versi lainnya diceritakan oleh Rachel, Rendra berpindah keyakinan karena menikah dengan ibunya (istri kedua, red), maka Rendra pun menjadi mualaf sejak saat itu. Rendra pun sempat menunaikan ibadah haji selepas memutuskan jadi mualaf. Saat itu ia berangkat ke tanah suci bersama Setiawan Djodi. Menurut penuturan Rachel, papanya ketika meminum air zam-zam yang dirasakan malah seperti minum wiski. Sejak saat itu Rendra pun tak pernah menyentuh minuman keras lagi.

Sejak menunaikan ibadah haji, perlahan tapi pasti Rendra menjadi sosok yang cukup religius. Bahkan selalu berpesan pada anak-anaknya untuk menunaikan sholat. “Dia benar-benar sholat sama meditasi. Semua anaknya pun dilatih untuk melakukan itu. Malah dia berpesan, ‘saat kita marah atau emosi, kamu harus meditasi’. Bahkan kalau ada yang susah tidur disuruh meditasi aja,” jelas Rachel. (kpl/hen/riz)

sumber : yahoo news/kapanlagi.com

Tags
Share

Artikel Terkait

0 Comments

  1. rifai
    rifai August 12, 06:36

    hemmm…manusia emang punya kisah spiritual masing2 kok……

    Reply to this comment
  2. Herdoni Wahyono
    Herdoni Wahyono August 13, 14:07

    Semoga kita dapat mengambil hikmahnya sehubungan dengan adanya air zam zam itu.
    Baik makna yang tersurat maupun yang tersirat.

    Reply to this comment

Write a Comment

Latest Comments

Melu nimbrung... amber Olih tambah ilmu ...

Assalamu'alaikum W W Kepada Admin Yth. ini sangat bagus sekali karena masyarakat luas bisa menikmati hasil karya...

maaf izin share, terima kasih :) ...