
Jakarta – Ada dua foto Jenazah Noordin yang diperoleh detikcom, Kamis (17/9/2009). Foto pertama, jenazah gembong teroris itu tampak dimasukkan ke dalam kantong jenazah berwarna oranye.
Lain dengan Ibrohim alias Boim yang tewas dengan kondisi mata terbuka, Noordin M Top menghembuskan nafas terakhirnya dengan kondisi mata tertutup. Persamaan keduanya adalah mulut sama-sama terbuka.
Gambar ini diambil saat Noordin baru saja dievakuasi dari dalam rumah yang digerebek Densus 88. Sementara foto lainnya, jenazah Noordin tampak sedang diperiksa oleh tim forensik. Gigi Noordin tampak dipegang oleh seseorang.
Di foto itu, sosok Noordin tampak berbeda dengan gambar-gambar yang selama ini beredar. Noordin memiliki cambang dan jenggot yang lebat. Demikian juga kumis hitam yang melintang di bawah hidungnya.
Di bawah kumis, mulut Noordin setengah menganga, menampilkan deretan gigi putih yang cukup rapi. Kedua mata Noordin tertutup rapat di bawah naungan alis hitam yang lebat.
Noordin tewas tertembak setelah sekitar 9 jam terlibat baku tembak dengan Densus 88 di sebuah rumah di Desa Kepuhsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah. Turut tewas bersamanya 3 teroris lain, yakni Urwah alias Bagus Budi Pranoto, Ario Sudarso alias Aji, dan Hadi Susilo alias Adib. detikNews(sho/ken)

Semoga dengan tewasnya noordin m top akan mengurangi aksi-aksi sejenis yang meresahkan masyarakat.
Kita acungkan jempol buat pak kapolri, dan lebih khusus lagi buat densus 88 yg telah berhasil membunuh nurdin m top.
Semoga Allah swt masih mau menerima arwah biang teroris di asia tenggara ini di sisiNya …amin.Kpd pak kapolri jangan tanggung2, kejar terus dan babat habis para pengacau di bumi pertiwi yang cinta damai ini !
Bravo for DENSUS 88…..!!!!!
Sebuah akhir yang gemilang bagi korps kepolisian. Kerja kerasnya selama ini dalam melacak gembong teroris tersohor di negeri ini akhirnya membuahkan hasil. Sebuah keberhasilan yang pantas diacungi jempol oleh segenap bangsa Indonesia. Walaupun ada sedikit kekecewaan, karena para teroris tersebut tidak dapat ditangkap hidup-hidup. Akan tetapi kepolisian juga harus tetap waspada dengan sel-sel teroris lainnya yang diyakini masih ada.
Sebaliknya apa yang terjadi pada para teroris, terutama Noordin M. Top yang pada akhir hidupnya harus dilalui dengan cara yang mengenaskan. Semoga saja tidak akan ada lagi Noordin-noordin baru yang akan kembali meneror bangsa ini.
Mudah-mudahan ini bisa menjadi pertanda baik bagi stabilitas keamanan negeri ini. Sesuatu yang sangat didambakan oleh siapapun selama ini. Damailah Indonesiaku!.
Iklan Gratis
apakah dengan kematian Noordin berarti selesai masalah terorisme di Indonesia? aku pribadi pesimis dengan hal itu. masalah teroris bukan masalah individu Noordin, sehingga dengan kematiannya semua akan berakhir. masalah terorisme adalah masalah sistem, oleh karenanya yang harus dihentikan adalah sistem tersebut.
banyak dari kita yang mengutuk mereka, menempatkan mereka dalam sudut gelap pikiran kita. tapi sesungguhnya para teroris sendiri adalah korban dari sistem yang salah yang sedan terjadi.
liberalisme dan kapitalisme telah sendirian berjalan menguasai dunia. penguatan liberalisme gagal diimbangi oleh kekuatan paham lainnya. mereka yang menyebut dirinya sebagai kelompok islam modernis, alih-alih berusaha menjadi penyeimbang, mereka dengan berbagai dalih malah berselingkuh dengan imam liberalis, Amerika. sedangkan Amerika adalah pendukung utama zionis Israel, musuh nomor satu ummat Islam; jika mereka menyadarinya.
hal demikian menimbulkan kekecewaan pada sebagian orang Islam, dan menyebabkan mereka tidak lagi percaya pada kelompok islam “modernis” semisal NU dan Muhammadiyah.
kemudian lagi, birokrat dan politisi Islam sibuk dengan syahwat kekuasaan, perselingkuhan dalam arti yang sebenarnya. dan sungguh mereka sangat jauh dari akhlak Islam.
hal demikian menimbulkan “keputusasaan” bagi sebagian ummat Islam. dan oleh karena mereka merasa jalan “resmi’ tidak memberikan merekan harapan, pada akhirnya sebagian mereka memilih jalan perjuangan bawah tanah. tujuan mereka boleh jadi ingin mengatakan kepada kaum liberalis-kapitalis kuffar: masih ada kelompok lain yang tidak mau membebek mereka.
satu lagi, penamaan teroris secara serampangan oleh media barat yang kemudian diikuti oleh media nasional menjadikan Noordin cs bangga dengan dirinya. bagaimana mungkin mereka yang berjuang membebaskan dirinya dari penjajahan Israel disebut teroris, bagaimana bisa orang-orang afganistan dikatakan teroris, begitupun mereka yang di Iraq, Somalia, Poso dan setiap yang tidak sejalan dengan Amerika dikatakan teroris? maka jika saja musuh Zionis dan para pejuan itu adalah teroris, setiap yang tidak sejalan dengan Amerika adalah teroris, maka akan ada jutaan umat Islam yang menyeru: AKU BANGGA DISEBUT TERORIS!
komentar ini tidak hendak membenarkan peledakan bom di berbagai tempat belakangan ini, oleh siapapun dan motif apapun. tetapi (1) benarkah yang melakukan adalah mereka kelompok yang selama ini di sebut, (2) jika toh benar, siapa di atas mereka, benarkah Noordin yang tertinggi, (3) saatnya kelompok Islam modernis, para politisi dan akademisi islam mulai kembali sedikit idealis. berhentilah (terutama politisi dan akademisi) menjadi pelacur intelektual atas dien yang mulia ini.
terakhir, aku sebenarnya ingin juga mengucapkan selamat kepada polisi seandainya aku tahu kenapa mereka menggunakan nama DENSUS 88.
whatever lah…pokok Noordin MAMPUS!!!!! kalo ayam dah kehilangan induk ya pasti kocar-kacir…yao siapa yg mau nyusul noodin ke Neraka???!!!!Hidup pak SBY dan POLRI,Densus 88…LANJUTKAN!!!!
Tindakan mereka sudah menyeret ummat islam di cap radikal,sepantasnya paham semacam ini diberantas.
Tapi walau bagaimana,mereka adalah saudara kita,meski mungkin caranya yang salah,tapi niatnya insya Alloh benar,semoga semua dosanya diampuni Alloh.
Ayo Pak densus 88,berantas semua sampai ke akar2nya !
@dedy anwar,
Namanya teroris,ya tetap teroris !
kalau masalahnya apakan mereka salah atau tidak, mereka salah. tapi apa untungnya mengatakan Noordin MAMPUS!!! paling-paling itu akan memuaskan nafsu misuh kita. dan bahwa Noordin cs telah menyeret umat Islam pada cap radikal, maka bukankah sebuah ketidakadilan bahwa sementara media tidak menyeret Israel dalam porsi yang cukup dalam cap yang lebih dari sekedar radikal dan teroris.
dengan tidak bermaksud meremehkan korban jw marriot, mengapa untuk korban yang lebih besar kita tidak mengatakan hal yang sama kepada pemilik lapindo, newmont. sedangkan sekian puluh bahkan ratus kali lipat korban yang diakibatkan oleh kejahatan mereka. kenapa juga kita mengatakan bahwa muslim yang datang ke poso sebagai teroris dan di sisi lain membiarkan tibo cs menerima rosario (atau apalah namanya) dari vatikan.
komentar ini tidak menafikan bahwa ideologi radikal Noordin cs sebagai sebuah kesalahan dan kebodohan beragama. tapi sekali lagi, perselingkuhan sebagian elit agama (dan negara) dengan zaionis laknatullah alaihim sangat menyakiti perasaan umat islam.
barangkali apa yang disampaikan Imam Ali kw. kepada kelompok radikal khawarij patut kita renungkan: mereka adalah orang-orang yang mencari kebenaran tetapi tidak menemukannya, tapi toh mereka lebih baik dari orang-orang yang mencari kesesatan dan kemudian menemukannya.
barangkali permasalahan ini terlalu kompleks untu sekedar disederhanakan menjadi: namanya teroris, ya tetap teroris!
piss, damai, salam!
@maspeem, maspeem lu banyak cakap sdh jelas pula si Noordin anjing teroris lu tetap bela dia.
dasar laknat lu ni.
kekerasan tak hrs dilawan kekerasan, dodol.
lu sakit hati ye lihat jagoan lu tewas.
kelompok radikal tsb tdk cari kebenaraan tapi kehancuran atas diri nya dan orang2 lain.
udeh lu jadi pengikut Noordin aje ye .
@jaim, bersama kami melawan mereka atau bersama mereka melawan kami, begitulah george w. bush memulai perang ini sebenarnya. apakah aku membela noordin? aku tidak punya hubungan apapun dengan noordin. mungkin aku menyampaikannya dengan cara yang salah atau orang orang terlalu bodoh untuk memahami bahasa indonesia aku.
sudah jelas bagi kita bahwa noordin melakukan kesalahan, kejahatan dan kesesatan berfikir. namun apakah dengan mengatakan noordin sebagai anjing teroris menyelesaikan masalah terorisme. orang arif selalu memilih menyalakan penerang daripada mengumpat kegelapan.
aku hanya mengajak untuk berfikir secara adil terkait masalah ini. noordin seorang yang oleh media disebut teroris, tetapi mengapa juga media tidak mengatakan hal yang sama kepada george w. bush, zionis israel, dan setiap orang yang melakukan kejahatan kemanusiaan lain dengan skala yang jauh lebih besar. apakah dengan demikian berarti aku membela noordin, sama sekali tidak!
kalau ada yang lebih layak disebut anjing adalah mereka yang dibayar dengan uang rakyat tapi berselingku menilep uang rakyat sampai 6.7 trilyun.
selamat idul fitri!
kok berbeze dg wajahnya dari potret lama om?
kale aje bukan Si Top tapi itu rekayasa polisi.
semoga dengan tewasnya noordin bisa membuat semangat juang teroris lebih besar. spik spik pissss. . . just kidding just 4 fun . . .hehehe