TANBIHUN ONLINE

3 Tingkatan Wali Allah

 Breaking News
  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Tanbihun.com- Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan...
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Tanbihun.com- “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri...
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com- Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa...
  • Petunjuk Nabi saw Tentang Konflik Yaman (antara hijrah dan iqomah) Tanbihun.com- al iimaanu Yamaanun wal hikmatu Yamaniyyatun, Yaman adalah poros dan gambaran kuatnya iman dan hikmah.. Hingga Nabi saw pun menegaskannya Ditengah konflik perang “saudara seislam”, banyak ijtihad ulama dalam...
  • Kartini apa ‘Aisyah? Tanbihun.com- Jika Kartini dianggap mendobrak kejumudan berpikir wanita, Aisyah yg jauh-jauh hari melawan mainstream Jahiliah yang mendiskreditkan wanita. sampai beliau mengatakan: وقالت عائشة نعم النساء نساء الأنصار لم يمنعهن الحياء...
October 09
16:03 2010

Tanbihun.com – Kekasih Allah (waliyullah) adalah orang yang menuruti perintah-perintah dan meninggalkan larangan-larangan yang telah di tetapkan Allah dan utusan Nya dan  segera bertaubat ketika tergelincir berbuat dosa.

Dalam kitab-kitab Syaikh Haji Ahmad Rifa’, para wali mempunyai tiga tingkatan ialah: Wali Awam, Wali Khusus, Wali Sangat Khusus.

  1. Wali tingkat yang pertama, adalah orang mukmin yang jujur dalam keimanannya dan fasiq dalam perbuatannya dan akan masuk surga setelah di hisab /siksa sesuai dosa yang dilakukannya tatkala didunia.
  2. Tingkat kedua, adalah orang mukmin yang adil yang tampak keadilannya dalam melanggengkan ibadah yang benar sesuai aturan syar’I berdasarkan petunjuk Nabi, meninggalkan dosa-dosa besar dan tidak merasa nyaman tatkala melakukan dosa kecil serta selalu melakukan amar ma’ruf nahi munkar.
  3. Adapun tingkatan yang ketiga adalah manusia sempurna (Insan Kamil), yakni oramg yang adil dan berpengetahuan (agama) yang luas yang selalu menuruti perintah-perintah dan meninggalkan larangan-larangan Allah dengan segala macam bentuk dan kesulitannya. Dialah yang mampu meninggalkan dosa-dosa besar dan dosa kecil, baik lahir maupun bathin. Tidak disertai cinta pada kenikmatan dunia, tapi dia benar-benar berusaha dalam jalan ma’rifat kepada Allah SWT. Yaitu dia selalu berusaha Amar makruf Nahi Mungkar/ memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, dan yang demikian itu adalah termasuk orang yang menghidup- hidupkan ilmu Allah dan Rasulnya di tengah-tengah umat. Dia selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmatnya dan bersyukur atas segala karunia Nya. Sedang apapun yang terjadi, termasuk tekanan para orang kafir, adalah memang sudah merupakan Sunnatullah dan tak menyebabkan kurang syukurnya kepada Allah.

Tingkatan yang terendah atau yang lemah dari para waliyullah adalah mereka menyingkir (Uzlah), menyendiri dari riuh rendah aktivitas masyarakat, karena mereka merasa tidak mampu dan tidak ada kekuatan untuk dakwah agama dan mengajarkan ilmu-ilmunya. Wali seperti ini tidak tergolong berpengetahuan (luas) tetapi dianggap adil dalam menuruti perintah-perintah Allah dan meninggalakan larangan-larangannya. Dan karena kelemahannya dia di anggap sebagai wali yang dimaafkan.

Tags
Share

Artikel Terkait

1 Comment

  1. ghufron
    ghufron July 23, 07:10

    Seorang wali allah yg menyingkir, menyendiri dari riuh rendah aktivitas masyarakat bukan berarti dia wali allah yg paling rebndah tingkatanya, kalau di anggap begitu bagaimana dg wali “ABDAL”, dan bagaimana dg always al qarna’i?? Silahkan baca.kitab futu hatul makkiyah karangan ibnu arobi

    Reply to this comment

Write a Comment

Latest Comments

Semoga allah me ridhoi saya untuk mengamalkan jurus jurus itu, thangks ...

disebut juga ketujuh benua...setahu saya hanya 5 benua.. ...

mongolia kalah juga ...