Tanbihun Online

3 Tingkatan Wali Allah

3 Tingkatan Wali Allah

3 Tingkatan Wali Allah
October 09
16:03 2010

Tanbihun.com – Kekasih Allah (waliyullah) adalah orang yang menuruti perintah-perintah dan meninggalkan larangan-larangan yang telah di tetapkan Allah dan utusan Nya dan  segera bertaubat ketika tergelincir berbuat dosa.

Dalam kitab-kitab Syaikh Haji Ahmad Rifa’, para wali mempunyai tiga tingkatan ialah: Wali Awam, Wali Khusus, Wali Sangat Khusus.

  1. Wali tingkat yang pertama, adalah orang mukmin yang jujur dalam keimanannya dan fasiq dalam perbuatannya dan akan masuk surga setelah di hisab /siksa sesuai dosa yang dilakukannya tatkala didunia.
  2. Tingkat kedua, adalah orang mukmin yang adil yang tampak keadilannya dalam melanggengkan ibadah yang benar sesuai aturan syar’I berdasarkan petunjuk Nabi, meninggalkan dosa-dosa besar dan tidak merasa nyaman tatkala melakukan dosa kecil serta selalu melakukan amar ma’ruf nahi munkar.
  3. Adapun tingkatan yang ketiga adalah manusia sempurna (Insan Kamil), yakni oramg yang adil dan berpengetahuan (agama) yang luas yang selalu menuruti perintah-perintah dan meninggalkan larangan-larangan Allah dengan segala macam bentuk dan kesulitannya. Dialah yang mampu meninggalkan dosa-dosa besar dan dosa kecil, baik lahir maupun bathin. Tidak disertai cinta pada kenikmatan dunia, tapi dia benar-benar berusaha dalam jalan ma’rifat kepada Allah SWT. Yaitu dia selalu berusaha Amar makruf Nahi Mungkar/ memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, dan yang demikian itu adalah termasuk orang yang menghidup- hidupkan ilmu Allah dan Rasulnya di tengah-tengah umat. Dia selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmatnya dan bersyukur atas segala karunia Nya. Sedang apapun yang terjadi, termasuk tekanan para orang kafir, adalah memang sudah merupakan Sunnatullah dan tak menyebabkan kurang syukurnya kepada Allah.

Tingkatan yang terendah atau yang lemah dari para waliyullah adalah mereka menyingkir (Uzlah), menyendiri dari riuh rendah aktivitas masyarakat, karena mereka merasa tidak mampu dan tidak ada kekuatan untuk dakwah agama dan mengajarkan ilmu-ilmunya. Wali seperti ini tidak tergolong berpengetahuan (luas) tetapi dianggap adil dalam menuruti perintah-perintah Allah dan meninggalakan larangan-larangannya. Dan karena kelemahannya dia di anggap sebagai wali yang dimaafkan.

Tags
Share

About Author

admin

admin

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

Related Articles

Hubungi Kami:

Admin1:
Admin2:
Admin3:
Admin4:
Admin5:
Admin6:

Home Office :
Jl.Napak Tilas No.2 Cepokomulyo Gemuh
Kendal Jawa Tengah 51356
Email: admin@tanbihun.com
Phone: +62 85781738844

Who's Online

27 visitors online now
Anda mungkin juga menyukaiclose

Switch to our mobile site