Dialog Dengan Akal

Oleh Pada Friday, 1 January, 2010 9:22 PM. Under Tasawuf  

mawar-berduriJika engkau melihat setiap bunga mawar segar

yang menjadi mutiara taman ini,

maka itulah sekuntum kumbang

jika engkau memetiknya, maka itulah duri

pandanglah lilin dari kejauhan, jangan mendekat,

sebab, meski kelihatan seperti cahaya,

sesungguhnya ia adalah api.

( Baha’uddin Amuli )

Berikut adalah dialog antara ‘Umar Khayyam dan akal yang sangat menarik :

Kemarin aku berbincang-bincang dengan akal, sebagian kebenaran terungkap dalam kalbuku. kukatakan kepadanya,

” Wahai engkau gudang kebijakan, Apakah kehidupan dunia ini ?”

Katanya, ” Bukan mimpi atau khayalan belaka ”

Kataku, ” katakan padaku, apa yang diperoleh dengannya?”

Katanya, ” Sakit kepala dan kemalangan.”

Kataku, ” Kapan diri ini tertundukkan?”

Katanya, ” Manakala telinganya didentam beberapa kali”.

Kataku, ” Siapakah orang-orang yang kejam dan bengis?”

Katanya, ” Mereka itulah serigala dan anjing”.

Kataku, ” Apakah pembicaraan para penghuni dunia?”

Katanya, ” Semua omong kosong dan tak bermakna ”

Kataku, ” Apa yang dilakukan para penghuni dunia?”

Katanya, ” Menumpuk-numpuk harta dan kekayaan”.

Kataku, ” Apa itu ikatan perkawinan?”

Katanya, ” Kemewahan sesaat dan kesedihan bertahun-tahun.”

Kataku, ” Dengan apa dunia bisa dibandingkan?”

Katanya, ” Dengan seorang wanita tua yang berdandan”.

Kataku, ” Bagaimana pendapatmu tentang ucapan Khayyam?”

Katanya, ” Nasihat yang cocok dalam keadaan tertentu untuk sebagian orang”.mdr/zid/10

__________________________________________________

Sumber : Dr.Mir Valiuddin_ Zikir dan kontemplasi dalam tasawuf

Mari Beramal Dengan Menyebarkan Artikel Ini :

About


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :