Tanbihun.com – Ini kelanjutan dari 4 Faktor Penyebab Berbagai Macam Dosa, Tidak diragukan lagi bagi kaum ahli sunnah waljama’ah bahwa dosa itu terbagi menjadi dua yakni dosa besar dan dosa kecil. Berbeda dengan paham khawarij,mereka memfatwakan bahwa semua dosa itu adalah besar,hal demikian ditentang oleh kaum ahli sunnah waljama’ah, karena didalam al-Qur’an surah annisa’ ayat 31 disebutkan
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).
Dari ayat ini sudah terang ada dua macam dosa yaitu dosa besar dan kecil (sai-yiat).
Jumlah dosa-dosa besar
Para sahabat dan tabi’in berbeda pendapat tentang jumlah dosa-dosa besar, dari yang mengatakan ada empat sampai tujuh,Sembilan,sebelas dan seterusnya. Menurut ibnu mas’ud, jumlahnya empat. Sementara menurut ibnu umar, tujuh. Sedangkan Abdullah bin ‘amr mengatakan Sembilan. Sedangkan ibnu ‘Abbas, bila dikonfirmasikan kepadanya ucapan ibnu ‘Umar bahwa dosa-dosa besar berjumlah tujuh, ia malah berkomentar: ” jumlahnya lebih mendekati tujuh puluh daripada tujuh.
Memang tidak ada batasan pasti mengenai jumlah dosa-dosa besar, hikmahnya adalah kita harus selalu kwatir dan berhati-hati agar tidak terjerumus kelubang dosa besar.
Sedangkan menurut Syaikihina Haji Ahmad Rifa’I sebagian dari dosa-dosa besar itu ada empat puluh, beliau berkata :
Satengah maksiat dosa gede warnane
Ora dadi kafir wong gawe temah ngaine
Tetapi dadi fasiq ilang keadilane
Gawe dosa gede warna salah sijine
Yoiku patang puluh papat wilangane
Sebagian maksiat dosa besar
Tidak jadi kafir bagi pelakunya
Tetapi dihukumi fasiq hilang kehormatannya
Dengan melakukan salah satu dosa besar
Yaitu ada empat puluh jumlahnya
Sangat jelas disini Syaikh Haji Ahmad Rifa’I menggaris bawahi,kalau si pelaku dosa besar tidak dihukumi kafir,yang mana itu bertentangan dengan I’tiqad kaum kwarij yang menghukumi kafir bagi pelaku dosa besar, jadi sangat salah jika dikatakan syaikh Haji Ahmad Rifa’I adalah neo kwarij karena mengkafirkan pelaku dosa besar, karena sudah sangat gambling dipaparkan oleh beliau melakukan dosa besar tidak menjadi kafir,tapi ia menjadi fasiq hilang keadilan / kehormatannya.
Sebagai mukaddimah kiranya cukup sekian, Insya Alloh akan dilanjutkan dengan pembahasan dosa-dosa besar yang empat puluh itu satu demi satu.
Kepada masyayikh dan asatidz mohon dikoreksi tulisan saya,sekiranya ada kesalahan itu karena kebodohan kami. Dan akan lebih baik lagi jika kawan-kawan mau meneruskan pembahasan ini.
selanjutnya ; Membunuh Orang Islam



bagaimana caranya supaya kita terhindar dari dosa2 besar yang tanpa kita sadari kita lakukan sehari-hari?…
mohon pencerehannya bapak ustads…..
@hery,
Salah satu cara adalah dengan mengetahui macam2 dosa itu, karena ” Barang siapa tidak mengetahui keburukan.besar kemungkinannya akan terperosok didalamnya”
Selamat idul fitri.
Semoga kita semua keluar sebagai pemenang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Mohon maaf jika selama ini ada salah dan khilaf.
Taqobballahu minna wa minkum Wa ja’alana minal aidin wal faidzin
Jangan lupa zakat fitrahnya!