TANBIHUN ONLINE

Nasehat K.H Maimoen Zubair “Banyak Jalan Untuk Mendekati Allah”

 Breaking News
  • Sesungguhnya Do’a-Do’a Yang Dipanjatkan Pada 5 Malam Ini Akan Di Kabulkan Oleh Alloh SWT Tanbihun.com- Selamat datang Bulan Mulia (haram) Rojab 1436 H. وقال الإمام الشافعي رضي الله عنه: “بلغنا أنه كان يقال: إن الدعاء يُستجاب في خمس ليال: في ليلة الجمعة، وليلة الأضحى،...
  • Inilah Do’a Malam 1 Rojab (Lengkap) Doa Syeikh Abdul Qodir Al-Jilani radhiyallaahu ‘anhu إِلَهِيْ تَعَرَّضَ لَكَ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ الْمُتَعَرِّضُوْنَ، وَقَصَدَكَ الْقَاصِدُوْنَ، وَأَمَّلَ فَضْلَكَ وَمَعْرُوْفَكَ الطَّالِبُوْنَ؛ وَلَكَ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ نَفَحَاتٌ وَجَوَائِزُ، وَعَطَايَا وَمَوَاهِبُ، تَمُنُّ بِهَا...
  • Kisah Kang Santri (True Story Bag.2) TANBIHUN.COM- Setahun berselang aku pulang ke rumah. Kisahnya berawal ketika aku menelpon salah satu saudaraku di Jakarta, lalu saudaraku itu memberikan nomer telponku kepada ayahku Allohu yarhamuh. Girang luar biasa...
  • Tetaplah Semangat Dalam Segala Kondisi TANBIHUN.COM- Kenapa Aku selalu merasa sedih? Kamu tidak sedih, hanya kurang semangat.dan itu bisa mencair lagi seiring dengan pikiranmu yang lebih positif. Tapi Aku belum bisa mencapai hal yang aku...
  • Masihkah Kau Meratap Didinding facebook? TANBIHUN.COM- Mark Zuckerberg, seorang anak muda Yahudi ingin membawa tradisi Yahudi dengan Tembok Ratapan nya ke ranah dunia maya dengan menciptakan Facebook. Disana setiap orang bisa meratap dan mengungkapkan uneg-unegnya,...
December 04
08:56 2012

Tanbihun.com – Tausiyah ini ditulis kembali oleh Abu Naqie Usamah yang disarikan dari mauidloh hasanah, KH. Maimun Zubair Pengasuh PP. Al Anwar Sarang Rembang pada haul al Habib Abdul Qodir Bil Faqih dan al Habib Abdullah Ibn Abdul Qodir Bil Faqih PP. Darul Hadits Malang. Tausiyah ini bukan murni transkrip lengkap pidato beliau, hanya berdasar pendengaran, maka dalam tausiyah ini ditemui penambahan kata atau kalimat untuk mendukung pembaca memahami tausiyah beliau.

Manusia hidup hanyalah untuk beribadah sebagaimana disampaikan dalam al Quran:

Wamaa Kholaqtul Jinna Wal Insa Illa Li Ya’buduun.

Esensi dari ibadah itu sendiri adalah bagaimana seorang manusia melakukan pendekatan kepada Allah atau dalam bahasa arab disebut taqarrub.

Proses pendekatan diri kepada Allah tidak hanya diwujudkan dengan bentuk ibadah murni seperti wirid, sholat, puasa atau bentuk ibadah murni yang lain. Taqarrub bisa diwujudkan dengan menyesuaikan status sosial masing-masing orang. Kejujuran, keadilan dan kemampuan menghidarkan diri dari berbuat dzalim termasuk korupsi seorang pemimpin, pegawai pemerintah atau anggota DPR juga merupakan bentuk taqarrub.

Pemahaman seperti ini penting sekali disosialisasikan agar tidak ada orang yang setiap hari ibadah murni dijalani, tetapi perilaku kemasyarakatannya tidak sesuai dengan koridor agama. Kemampuan seorang politisi dalam membedakan posisi diri dalam bergaul dengan sesama muslim juga bentuk kemasan taqarrub yang lain. Ketika berada diluar koridor politik, seorang politisi harus mampu membangun ukhuwah Islamiyah dengan sesamanya meski berbeda jalur politiknya dengan dirinya. Seorang politisi PKB harus mampu bergaul erat dengan sesama muslim yang lain dari partai lain baik Golkar, PDIP atau PPP seperti saya ini.

Kemampuan melihat diri inilah yang penting sekali kita tanamkan kepada generasi muda kita agar tidak memandang sesama muslim yang berbeda jalur politiknya seperti orang berbeda agama. Betapa indahnya kehidupan ini bila hal ini bisa kita wujudkan bersama.

Bila kita seorang pegawai pemerintahan menemui hadits yang menyatakan:

“Shirooru al ulama, alladzina ya’tuuna al umara wa khiyaaru al umara alladzina ya’tuuna al ulama.”

Seburuk-buruk ulama adalah mereka yang (sibuk) mendatangi pemerintah atau penguasa dan sebaik-baik pemerintah atau penguasa adalah mereka yang mendatangi ulama.

Maka perhatikan kalimat terakhir, jangan membahas bagian awal. Artinya bagian proses pendekatan diri seorang pegawai pemerintahan adalah mendekati ulama, untuk mendapatkan penyegaran diri agar terselamatkan dari tindakan yang tidak terpuji atau keluar dari syariat agama kita.

Wal hasil, untuk menjalani salah satu kewajiban kita yaitu mendekat kepada Allah, kita harus faham bahwa jalan menuju ke sana bukan dari satu pintu. Namun hal itu dapat kita aplikasikan dalam bentuk amal perbuatan yang lain menyesuaikan profesi kita masing-masing yang sejalur dengan konteks syariat Islam. Wallahu A’lam

Sumber: infopesantren.web.id

 

 

Related Articles

2 Comments

  1. qiroprabowo
    qiroprabowo January 09, 08:34

    Tak kenal maka tak sayang Beliau

    Reply to this comment
  2. khoirul huda
    khoirul huda March 21, 14:55

    jazzakumulloh kastiro

    Reply to this comment

Write a Comment

Latest Comments

ya ditunggu,semoga tidak lupa ..... hehehhe.... :) ...

menunggu sambungannya :) ...

Al-Faqir mohon halalnya MP3 manaqib dan doa yang sy unduh, terima kasih semoga bermanfaat JAZAKUMULLAH...