2:05 pm - Friday July 16, 6247

Dunia Dalam Pandangan Mukmin,Munafik Dan Kafir

Wednesday, 10 August 2011 1:26 | Usulidin | 2 Comments | Read 1168 Times

peta poraTanbihun – Seorang kawan lama mengirimkan email kepada saya, yang isinya berikut : “Bukankah harta, tahta dan wanita semua tipu daya dunia ? lalu apa manfaatnya? Entah apa dia sedang mengingatkan atau bertanya kepada saya?

Demi membalas email sahabat saya ini, saya sempatkan untuk membuka kitabSyarihul Iman” karya Syaikhina Ahmad Rifa’i rahimahullohu. Sebuah kitab yang membahas tentang iman (aqidah). Beliau mengutip kalam Sayyidina ‘Abdulloh Abnu ‘Abbas  Rodhiyallahu ‘anhuma ;

ان الله تعالي جعل الدنيا ثلاثة اجزاء جزء للمؤمن وجزء للمنافق و جزء للكافر فاالمؤمن يتزود  والمنافق يتزين والكافر يتمتع

 “Sesungguhnya Allah Ta’ala menjadikan dunia menjadi tiga bagian, bagian pertama untuk mukmin, bagian kedua untuk orang munafik, bagian ketiga untuk orang kafir. Maka, seorang mukmin menjadikan dunia sebagai bekal untuk akhiratnya, dan orang munafik menjadikan dunia sebagai perhiasan, dan orang kafir menjadikan dunia sebagai kesenangan”

(Syarikul Iman:kurasan 15)

Allah Menjadikan Dunia Menjadi 3 Bagian :

  1. Untuk orang mukmin. Mereka menjadikan dunia sebagai ladang amal untuk bekal dikehidupan kekal kelak diakhirat. harta-benda,makanan,minuman,pakaian, semua yang mereka makan,mereka pakai semata-mata untuk menolong tegaknya ibadah kepada Allah SWT. Anak Istri yang dititipkan Allah kepadanya juga dididik dan diarahkan untuk hanya menyembah kepada Allah.

  2. Untuk Orang Munafik. Dunia ditangan orang munafik dijadikan sebagai hiasan, sepertinya mereka beramal, namun hanya sebatas lahirnya saja. Meskipun lahirnya beribadah, tapi tujuan utamanya tetap dunia juga. Beramal kesana-kemari tujuannya supaya menang pemilu. na’udzu billah min dzalik.
  3. Untuk orang kafir. Orang kafir menjadikan dunia hanya untuk kesenangan atau kenikmatan yang sifatnya ragawi. Allah menyamakan mereka ini dengan hewan. Dalam otaknya hanya ada mencari dan menikmati. dalam bahasa jawa kasar “jenggelek melek,nyekek,nelek,nggolek” (bangun tidur,trus makan,buang hajat,lalu bekerja).

Allah berfirman :

يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الأنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ

“Mereka bersenang-senang dan makan layaknya hewan-hewan, dan neraka adalah tempat tinggal mereka.” (Muhammad: 12).

Semoga Allah menolong kita semua agar tetap dianugerahi iman yang sah sampai ajal menjemput nanti.amin.(zid)

Share on :

About

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

 

EBOOK GRATIS UNTUK ANDA !

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda, Jangan Lupa Cek Email Anda Untuk Aktifasinya !

 
Tagged with:

dunia dalam pandangan islam,pandangan islam terhadap orang yang munafik,nelek artinya bahasa jawa,perbedaan mukmin kafir fasik dan munafik,Tanbihun com dunia orang mumin

Anda mungkin juga menyukaiclose