Hikmah Allah Tidak Tampak Di Dunia Ini | Media Dakwah Rifaiyah

Hikmah Allah Tidak Tampak Di Dunia Ini

April 29th 2009 | Posted by rifai

Kadang terbersit dalam pikiran kita,kenapa Allah tidak menampakkan zat-Nya di dunia ini ? dengan begitu, orang tentu akan lebih rajin ibadah dan tidak berani ingkar kepadanya. Mungkin sebagian orang akan langsung mengecam kita dengan sebutan Bani Israel atau zindiq atau apalah sebab pikiran kita tersebut. Akan tetapi di akui atau tidak, pertanyaan model itu akan selalu menggelayuti jiwa seseorang dan akan selalu hadir, bila alasan yang dikemukakan tidak masuk akal.Untuk itu, mari kita simak uraian lugas, logis, menarik KH.Ahmad Rifa’i dalam kitab Syarikh Al Iman berkaitan dengan pertanyaan di atas.Dengan sangat sederhana namun rasional beliau memaparkan hikmah Allah tidak terlihat di dunia fana ini. “anapun hikmahe Allah ning dunyo tan katingalan * mongko iku faedah limang perkoro kinaweruhan.” Lima alasan logis kenapa Allah tak terlihat di dunia ini kata beliau :

  • Pertama : Dunia tempat musuh Allah, dan merupakan surga bagi orang kafir Ad Dunya Sijnul Mukminin wa jannatul kaafirin “ ( dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir ). Jadi tidak layak bagi Allah untuk di ru’yat di surga orang kafir .
  • kedua : Allah hendak membuat maslahah, sebab apabila orang kafir juga dapat melihat Allah, maka bathallah kelebihan dan keutamaan bagi orang mukmin. Dan apabila yang diberi kesempatan ru’yah hanyalah orang mukmin saja, maka orang kafir akan berkata,” seandaianya aku juga dapat melihat Allah, pastilah aku akan beribadah dengan sebaik-baiknya.” akan tetapi, seandainya orang kafir dan orang mukmin sama-sama dapat rukyah kepada Allah di dunia, maka hilanglah perbedaan antara mukmin dengan kafir serta lenyaplah keluhuran orang mukmin.
  • Ketiga : Dunia adalah tempat yang hina, sedangkan rukyah kepada Allah itu sangat mulia.
  • Keempat : Dunia adalah tempat bekerja. Seandainya Allah menampakkan DzatNya di dunia, pastilah manusia tidak akan mau bekerja, sebab mereka terkesima kepada Allah sehingga mereka sehari-harinya hanya memandang Allah tanpa makan dan minum.
  • Kelima : Rahmat Allah yang luar biasa kepada Manusia, sebab apabila Allah menampakkan DzatNya di dunia, maka manusia tidak akan kuat untuk melihatnya. Ingat kasus Nabi Musa AS ?. Ketika beliau mengutarakan niatnya untuk melihat Allah, maka Allah berfirman,” Wahai musa engkau tidak akan kuat melihatKu, maka lihatlah kamu gunung itu, aku akan menampakkan DzatKu kepadanya.” Dan ketika Musa As melihat gunung itu runtuh, pingsan lah Nabi Musa As.

Lima Alasan yang dikemukakan oleh syaikh Ahmad Rifa’i di atas memang sederhana, akan tetapi logis dan rasional. Ketika pikiran kita sudah dapat mendalami dan memahami hikmah Allah Ghaib di dunia, maka pasti kita akan bersyukur kepadaNya. Sebab Allah dengan ilmuNya yang Maha sempurna telah mengetahui apa yang terbaik bagi makhlukNya. sehingga Ru’yah tidak dapat dilakukan di dunia namun kelak nanti di akherat dan hanya terbatas bagi kalangan orang-orang yang beriman.

Wallahu A’lam

Artikel Terkait

Mengenal Ilmu Tauhid bag;2

Oleh: Tahta Najib Adz in KSA Sesungguhnya pengertian dalam ilmu tauhid adalah sesuatu yang asasi dan prinsipil sekali dalam setiap kehidupan manusia sebab tauhid bisa menjadi landasan bagi setiap amal yang di kerjakan  manusia baik muamalah maupun munakhahah.Hanya amal yang di landasi dengan tauhidlah, menurut tuntunan islam yang akan [...]

Aqidah Ahlussunah dalam Ilmu Ushuluddin

AQIDAH AHLUSSUNNAH DALAM ILMU USHULUDDIN A. Latar Belakang Sejarah Ahlussunah Kemunculan I'tiqad Ahlussunah merupakan jawaban terhadap gejolak yang tumbuh dari berbagai paham keagamaan, antara lain paham Mu'tazilah yang mendapat dukungan dari tiga khalifah Abbasiyah pada abad ke-3 H. yaitu al-Makmun bin Harun al-Rasyid (198-218 [...]

Mengenal Ilmu Tauhid

Oleh : Najib Tahta Adz ( Saudi Arabia ) Ada tiga macam yang perlu kita ketahui tentang ilmu ini.Pertama Tauhid Rububiyah yaitu pengakuan akan perbuatan-perbuatan Alloh yang mengatur dan menata jagat raya ini,inilah yang di namakan Tauhid rububiyah yang berarti eksistensi seseorang di paksa  untuk mengakui bahwa hanya alloh semata yang [...]

Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah Tentang Syahadat

Oleh: Mufid Bani Adam Penggiat Thoriqot Al-Dusuqiyah. Kepala Madrasah Diniyah Al- Huda Menjangan Bojong Pekalongan Tulisan yang akan hadir ini sesungguhnya telah familiar dalam ranah pemahaman dan pemikiran pembaca muslim Indonesia. Karena tulisan ini adalah tentang paham (ajaran). Paham dari golongan ulama ahlussunnah wal jamaah yang [...]

Tiga Ilmu Yang Wajib Dipelajari

Oleh : KH. AHMAD SYADZIRIN AMIN IMAN, ISLAM DAN IHSAN Pada saat Malaikat Jibril bertanya tentang konsep Iman, Islam dan Ihsan, Rasulullah SAW menjawab :"Bahwa Iman ialah hendaklah Engkau mengimankan Allah, Malaikat Allah, Kitab kitab Allah, para Uusan Allah, Hari Qiyamat, dan mengimankan Taqdir, baik dan buruknya adalah ketentuan Allah. [...]

Leave a Reply:

Name (required):
Mail (will not be published) (required):
Website:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Jangan Lupa Jawab Ini:

Copyright @ 2010 Media Dakwah Rifaiyah | Tegakkan | Syariat | Tharikat | Hakikat | Hubungi Kami | fbkcl twt